Home » Ikan Hias » Tips Memelihara Red Eye Tetra alias Tetra Mata Merah

Tips Memelihara Red Eye Tetra alias Tetra Mata Merah

Red eye tetra alias tetra mata merah akan menambahkan sentuhan glamor pada akuarium komunitas Anda di rumah. Paduan warna metalik, sifat dinamis, dan mata merahnya yang khas menciptakan pemandangan elegan saat dipelihara dalam kawanan yang beranggotakan enam ekor atau lebih. Jika dipelihara dengan baik, ikan berukuran 7 cm ini bisa hidup sampai 5 tahun lamanya.

Ikan tetra mata merah

Ikan ini merupakan pilihan yang baik untuk hobbyist pemula. Kondisi air idealnya banyak berfluktuasi di habitat aslinya, karena itulah ikan ini dapat menolerir berbagai perbedaan dan perubahan parameter air. Tetra mata merah adalah tetra yang relatif besar dan idealnya ditempatkan di akuarium berukuran 75 liter atau lebih besar.

Asal-usul dan sebaran

Tetra mata merah ditemukan di Amerika Selatan, tepatnya di Paraguay, Bolivia timur, Peru timur, dan Brasil barat. Di alam liar, mereka mendiami sungai yang jernih, tetapi kadang-kadang dapat ditemukan hidup di vegetasi Amazon yang keruh. Spesimen akuarium sekarang dibiakkan secara luas di Asia.

Warna dan marking

Ciri khas tetra ini adalah tubuh perak cerah dengan ekor hitam dan mata merah. Tetra berukuran sedang yang damai ini tersedia di mana-mana dan cocok untuk sebagian besar akuarium komunitas.

Membedakan jenis kelamin

Perbedaan jenis kelamin tidak tampak jelas di sebagian besar tetra. Secara umum, betina memiliki perut yang lebih bulat dan lebih besar daripada pejantan. Perut betina terisi telur saat dewasa secara seksual. Pejantan menjadi sangat berwarna saat siap untuk kawin. Pilihlah pejantan yang berwarna paling cerah untuk dikawinkan.

Teman satu akuarium

Ikan Red eye tetra

Tetra mata merah sangat damai; mereka paling baik dipelihara dalam kawanan enam ekor atau lebih dan akan menguasai bagian tengah akuarium. Meskipun perawatannya mudah, beberapa pemilik melaporkan bahwa kadang-kadang mereka bisa menggigiti sirip ikan lain yang bergerak lambat dan bersirip panjang.

Tetra mata merah sangat aktif di bagian tengah akuarium dan dapat mengganggu ikan yang tinggal di bagian atas akuarium yang kurang aktif. Selain itu, tetra lain bisa membully mereka, jadi awasi perilaku ikan-ikan ini di akuarium.

Tetra ini cocok dipelihara di akuarium komunitas dengan berbagai jenis ikan. Ikan yang cocok dengan mereka adalah tetra jenis lain, ikan pelangi, barb, rasbora besar, dan danio. Sebagian besar ikan penghuni bawah akuarium yang damai juga akan menjadi teman yang ideal untuk tetra mata merah.

Habitat dan perawatan

Tetra mata merah bisa tahan degan berbagai tingkat kesadahan air, dari yang keras hingga lunak. Di alam, ikan-ikan ini berasal dari daerah berhutan lebat dengan sedikit penetrasi cahaya, jadi jagalah akuarim mereka tetap remang-remang dan gunakan substrat gelap serta tanaman penaung di sepanjang sisi dan belakang akuarium.

Ikan-ikan ini tidak suka arus deras, jadi pastikan untuk memiringkan filter agar tidak mengganggu mereka. Setup ideal akuarium mereka mencakup tanaman hidup, kayu apung, dan bebatuan yang menciptakan kembali habitat alami mereka dan memberikan ruang untuk bersembunyi.

Karena tetra ini relatif besar, usahakan memelihara mereka dalam akuarium berkapasitas 75 liter atau lebih. Air harus diganti secara teratur, terutama jika akuariumnya padat penghuni. Setidaknya 25 hingga 50 persen air harus diganti setiap minggu.

Makanan

Tetra mata merah adalah omnivora, artinya mereka akan makan berbagai makanan. Di alam liar, mereka memakan cacing, krustasea, dan serangga. Di akuarium, Anda dapat memberi mereka pakan serpih halus, pelet butiran kecil, udang air asin hidup atau beku, daphnia, tubifex, dan cacing darah beku atau kering. Berikan berbagai makanan, termasuk makanan hidup, untuk memastikan kesehatan mereka tetap prima.

Sayuran harus diberikan secara teratur untuk menghasilkan warna dan penampilan terbaik. Bayam adalah pilihan tepat untuk ikan ini. Berikan makanan yang bisa mereka habiskan dalam tiga menit, beberapa kali dalam sehari.

Komentar