Home » Kucing Lucu » Apakah Kucing Saya Sedang Hamil? Tanda-tanda Kucing Hamil

Apakah Kucing Saya Sedang Hamil? Tanda-tanda Kucing Hamil

Awalnya memang sulit untuk mengetahui apakah kucing lucu Anda sedang mengandung bayi kucing atau tidak. Dalam beberapa minggu pertama setelah pembuahan, hanya ada sedikit tanda-tanda kehamilan. Tetapi Anda tidak perlu bertanya-tanya dan menunggu lama karena kucing hamil berlangsung cepat dan akan menjadi semakin jelas seiring berjalannya waktu.

Kucing Hamil

Di bawah ini kami uraikan beberapa tips sederhana untuk menentukan apakah kucing Anda hamil atau tidak. Jika Anda mengalami kesulitan mengonfirmasi kehamilan sendiri, tanyakan ke orang yang lebih berpengalaman atau bawa ke dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan cepat. Namun, sebelum Anda pergi ke dokter hewan, panduan berikut pasti akan berguna untuk Anda.

Baca juga : Begini Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir

Tanda-tanda kehamilan

Kucing tidak menghabiskan banyak waktu untuk bereproduksi. Kucing betina bisa birahi dan hamil ketika mereka masih berumur empat bulan dan mereka bisa melahirkan sembilan minggu setelah pembuahan. Jika Anda memiliki kucing birahi dan berada di sekitar kucing jantan yang tidak dikebiri (baik di rumah maupun di luar rumah), sangat mungkin kucing Anda akan hamil dan rumah Anda akan dipenuhi anak-anak kucing yang imut dalam beberapa bulan.

Segera setelah pembuahan (1-2 minggu), kucing Anda tidak akan menunjukkan tanda-tanda kehamilan yang jelas. Segala sesuatunya menjadi sedikit lebih terlihat pada minggu ketiga. Kucing Anda tidak akan lagi menjadi birahi dan tubuhnya mulai berubah. Anda akan melihat putingnya bengkak dan berwarna merah muda dan perutnya menjadi lebih besar.

Nafsu makan dan muntah yang meningkat (kucing juga bisa mual di pagi hari) juga merupakan tanda-tanda kehamilan. Kucing hamil seringkali menjadi manja dari biasanya, jadi pastikan Anda memberi perhatian ekstra padanya.

Ke dokter hewan, jika perlu

Kucing mengandung

Jika Anda curiga teman berbulu Anda akan memiliki bayi, Anda bisa mengunjungi dokter hewan jika mau untuk memastikan kehamilan dan memastikan kucing Anda sehat dan berkembang secara normal. Dokter hewan akan memeriksa perut kucing Anda dan mencari embrionya. Jangan coba lakukan ini sendiri di rumah karena Anda dapat membahayakan janin kucing dalam kandungan dan bahkan dapat menyebabkan keguguran.

Jika dokter hewan kesulitan memastikan kehamilan dengan metode ini, mereka akan melakukan USG. Anda harus menunda vaksinasi atau obat apa pun sampai kucing Anda melahirkan. Seperti biasa, berkonsultasilah dengan dokter hewan jika ada kekhawatiran atau pertanyaan yang ingin Anda sampaikan.

Proses melahirkan

Sesaat sebelum kucing Anda melahirkan, dia akan mulai menyiapkan tempat untuk melahirkan anaknya. Ini disebut membuat sarang dan Anda bisa memperhatikan dia mengatur selimut atau sering mengujungi tempat kain. Jaga kucing tetap berada di dalam rumah selama waktu ini sehingga anak-anak kucing baru akan lahir di tempat yang aman.

Anda bisa membuat kotak melahirkan sendiri dengan mudah di rumah, cukup buat lubang di sisi kotak kardus besar, masukkan handuk atau selimut, dan letakkan kotak itu di area rumah Anda yang tidak terlalu berisik atau terang.

Penting bagi kucing Anda untuk memiliki akses yang mudah ke makanan dan air selama proses kehamilannya, jadi letakkan banyak makanan dan minuman di dekatnya. Setelah kucing Anda melahirkan, dia dapat mengeong dengan keras dan muntah. Jangan panik, ini adalah hal normal. Untungnya, kucing umumnya melahirkan dalam waktu singkat.

Anda harus mengawasi kucing Anda selama proses persalinan, tetapi jangan terlalu dekat atau ikut membantu prosesnya. Kebanyakan kelahiran berjalan lancar, tetapi jika ada masalah, pastikan untuk menghubungi dokter hewan Anda. Sesudah semua ini berlalu, selamat, Anda kini punya beberapa kucing ekor kucing baru!

Komentar