Home » Burung Kicau » Segala Sesuatu Tentang Burung Cockatiel Alias Falk

Segala Sesuatu Tentang Burung Cockatiel Alias Falk

Burung Cockatiel, dikenal juga sebagai burung falk, adalah salah satu burung peliharaan yang paling populer di dunia. Parrot alias bayan kecil ini memiliki berbagai pola warna dan jambul. Mereka sangat atraktif serta ramah dan mudah dijinakkan. Karena ukurannya yang kecil, perawatan dan penjinakan cockatiel lebih mudah daripada banyak spesies parrot lainnya. Mereka mampu meniru suara, meskipun bisa sulit dimengerti. Namun, mereka cukup pandai bersiul dan sering bisa diajarkan untuk bersiul atau bahkan bernyanyi.

Burung Falk

Burung Falk

Sekilas tentang burung cockatiel

Nama umum: Cockatiel, falk, tiel, quarrion, weiro, kakatua mini, parkit Australia

Nama ilmiah: Nymphicus hollandicus

Ukuran dewasa: 30-33 cm, berat 70-120 gram

Harapan hidup: 15 sampai 20 tahun jika perawatannya baik, dan bahkan bisa sampai 30 tahun namun sangat jarang

Asal-usul burung cockatiel

Di tempat asli mereka di Australia, cockatiel dikenal sebagai quarrion atau weiro dan mereka biasanya tinggal di daerah pedalaman. Mereka ditemukan pada tahun 1770 dan merupakan anggota keluarga kakatua karena mereka menunjukkan banyak ciri dan kebiasaan yang sama dengan burung yang lebih besar itu. Di alam liar, mereka hidup dalam kawanan besar.

Cockatiel menjadi populer sebagai hewan peliharaan di tahun 1900-an. Mereka mudah berkembang biak di penangkaran dan kepribadian mereka yang patuh dan ramah membuat mereka cocok untuk kehidupan rumahan. Burung-burung ini, bersama dengan semua hewan asli, tidak bisa lagi dijebak dan diekspor dari Australia.

Temperamen

Temperamen

Burung kecil ini memiliki reputasi sebagai burung yang lembut dan jinak. Mereka sangat sayang dan sering suka dibelai dan dipegang, meskipun mereka tidak selalu suka dipeluk. Sebaliknya, mereka hanya ingin berada di dekat pemiliknya dan akan sangat senang melihat Anda.

Anda juga akan melihat cockatiel sebagai burung yang menyenangkan dan aktif. Meski mereka bisa bersuara dan bersiul, suaranya tidak sekeras dan sejelas parrot lainnya. Pejantan dianggap lebih baik dalam meniru pembicaraan dan siulan. Cockatiel betina cukup bagus dalam mimikri. Kedua jenis kelamin dapat mengingat dan mengulangi aneka suara dari rumah Anda, termasuk jam alarm, telepon, dan bahkan burung liar di luar.

Meskipun mereka umumnya bersahabat, seekor cockatiel liar dapat menggigit. Kebiasaan ini bisa dicegah sejak usia dini dengan mengabaikan perilaku buruknya. Jangan pernah memarahi burung itu karena ini bisa menyebabkan dia menjadi terlalu grogi di sekitar orang. Mereka ingin menyenangkan orang, jadi beri penghargaan pada perilaku yang baik dan abaikan yang buruk.

Warna dan marking burung cockatiel

Cockatiel liar memiliki tubuh abu-abu dengan wajah dan jambul kuning serta pipi oranye. Warna pada wajah lebih cerah dan lebih jelas pada jantan, dan betina memiliki garis-garis pada bagian bawah bulu ekor.

Karena mereka dibesarkan di penangkaran untuk dijadikan hewan peliharaan, sejumlah mutasi warna telah terbentuk selama bertahun-tahun. Variasi yang paling umum meliputi:

Albino: Kurangnya pigmentasi bulu.

Lutino: Berwarna putih dengan muka kuning, pipi oranye, dan mata merah.

Pied: Warna khas cockatiel liar diganti dengan warna kuning atau off-white atau pastel putih.

Pearl, laced, atau opaline: Sebaran berbagai warna yang menciptakan “mutiara” kecil di sepanjang bulu.

Cinnamon, fawn, atau Isabelle: Bulu abu-abunya memiliki lebih banyak warna cokelat atau cokelat hangat.

Silver: Ada mutasi perak resesif dan mutasi perak dominan. Pada mutasi resesif, bulu memiliki warna abu-abu ringan dan burung memiliki mata merah. Cockatiel perak yang dominan akan memiliki warna yang lebih tegas dan mata yang gelap.

Mutasi lainnya meliputi emerald, creamface, pastelface, whiteface, dan yellow cheek cockatiels (cockatiel pipi kuning). Perbedaan antara pejantan dan betina terletak pada variasi warna yang berbeda. Terkadang mereka sulit dibedakan, terutama pada burung muda.

Perawatan burung cockatiel

Perawatan burung cockatiel

Memelihara sepasang burung baik untuk dijadikan teman satu sama lain, tetapi mereka biasanya tidak akan menjalin ikatan yang kuat dengan pemiliknya atau meniru ucapan dan suara. Seekor burung tunggal baik-baik saja selama Anda menghabiskan banyak waktu berinteraksi dengan cockatiel Anda setiap hari. Jika itu tidak memungkinkan, maka memelihara sepasang burung akan mencegah burung ini kesepian dan menghindari perilaku merusak diri sendiri.

Burung ini secara alami berantakan dan menghasilkan bubuk pada bulunya. Ini digunakan dalam perawatan dan dapat meninggalkan lapisan tepung pada kandang dan aksesori. Membersihkan kandang secara teratur diperlukan dan banyak kandang cockatiel dilengkapi dengan nampan bawah yang bisa dilepas untuk memudahkan tugas bersih-bersih.

Cockatiel aktif dan menyenangkan dan harus memiliki kandang yang besar. Pendapat tentang ukuran minimum bervariasi, tetapi aturan praktis yang baik setidaknya 50 cm persegi dan tinggi 65 cm. Jarak antar jeruji kandang harus tidak lebih dari 7-8 cm untuk alasan keselamatan. Jeruji kandang horisontal memberikan kesempatan terbaik bagi burung ini untuk memanjat dan berolahraga yang sangat dibutuhkannya. Harus ada ruang untuk menempatkan setidaknya beberapa tempat bertengger di tingkat yang berbeda dengan ruang yang cukup untuk bergerak dengan nyaman di antaranya.

Anda harus memotong sayap dan kuku cockatiel Anda setidaknya dua kali setahun. Sangat penting bagi Anda untuk belajar melakukannya dengan benar karena burung-burung kecil ini dapat mati kehabisan darah. Jika Anda tidak nyaman dengan hal ini, dokter hewan atau peternak burung berpengalaman dapat melakukannya untuk Anda.

Cockatiel tak lepas dari beberapa bahaya rumah. Hindari menempatkan sangkar burung di daerah berangin atau di mana dia dapat terkena asap memasak. Kedua hal ini diketahui dapat membuat cockatiel sakit.

Makanan sehat

Makanan sehat

Variasi adalah kunci diet sehat untuk burung paruh bengkok mana pun, termasuk cockatiel. Biji-bijian bisa menjadi bagian makanan yang bergizi tetapi biji-bijian biasanya tinggi lemak sehingga hanya menjadi bagian dari makanan saja. Beberapa ahli merekomendasikan untuk memberikan tidak lebih dari sekitar 30 persen biji pada burung parrot.

Diet pellet biasanya merupakan pilihan yang baik untuk burung paruh bengkok karena bergizi seimbang dan burung tidak dapat memilih-milih biji favorit mereka dan meninggalkan sisanya. Namun, selain biji dan pelet, beragam makanan lain harus melengkapi pola makan.

Agar cockatiel Anda tetap sehat, berikan berbagai sayuran dan buah segar. Ketekunan mungkin diperlukan sebelum burung Anda mau mencoba makanan baru, terutama jika mereka terbiasa dengan makanan serba biji. Protein seperti telur rebus, kacang-kacangan, dan daging yang dimasak dapat ditawarkan dalam jumlah sedang. Biji kecambah juga merupakan cara terbaik untuk menambah variasi pada makanan burung Anda. Hindari alpukat, cokelat, kopi, dan garam karena dapat meracuni burung.

Olahraga

Seperti burung beo mana pun, olahraga akan membuat seekor cockatiel bahagia dan membantu menjaga kesehatan fisik dan mentalnya. Jika burung Anda menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam kandang, pastikan kandang itu cukup besar untuk terbang dan memiliki banyak rangsangan untuk membuatnya tetap aktif. Tenggeran, tangga, dan mainan harus berlimpah sambil menyisakan banyak ruang untuk bergerak.

Meskipun tidak wajib, Anda bisa memberikan waktu untuk cockatiel Anda ke luar dari kandang dan bermain. Ini penting untuk sosialisasi dan memungkinkannya bisa merentangkan sayapnya. Cockatiel dapat mempelajari berbagai trik dari waktu ke waktu. Dari melambaikan sayap dan bersiul hingga bernyanyi, mereka adalah burung kecil yang cerdas yang akan menikmati tantangan baru. Banyak cockatiel bahkan akan membuat diri mereka sibuk selama berjam-jam berbicara dengan “burung lain” di cermin.

Adopsi

Saat memilih burung, sebaiknya pilihlah yang masih anakan yang bisa diberi makan dengan tangan (handfeeding) atau setidaknya burung muda yang telah dipegang tangan secara teratur. Harga bervariasi sesuai warna dan Anda bisa mencari harga terbaik langsung dari peternak yang punya reputasi. Seekor burung muda yang sudah sangat jinak bisa lebih tinggi harganya.

Cockatiel banyak tersedia di toko hewan peliharaan, tetapi burung-burung ini mungkin memiliki riwayat yang tidak diketahui. Mereka bisa saja sudah berumur, tidak terbiasa dipegang tangan, dan lebih sulit dijinakkan.

Carilah burung yang cerah, waspada, dan aktif. Seekor burung yang duduk dengan tenang dengan bulu mengembung kemungkinan sedang sakit dan sebaiknya dihindari. Bulu burung harus halus dan berkilau dan berbaring rata di tubuh. Bulu di sekitar vent/kloaka harus bersih, kering, dan bebas dari kotoran. Sisik pada kaki harus halus, kuku dalam kondisi baik, paruh halus dan berbentuk baik, serta lubang hidung bening dan bersih.

Spesies lainnya

Jika Anda tertarik pada spesies serupa, Anda dapat mempertimbangkan budgerigar (parkit), lovebird, atau pacific parrotlet. Semua burung dari ras burung parrot (paruh bengkok) adalah burung cerdas yang bisa menjadi hewan peliharaan yang menyenangkan untuk Anda.

Komentar