Home » Ikan Hias » Memelihara Ikan Auratus Cichlid alias Ikan Niasa

Memelihara Ikan Auratus Cichlid alias Ikan Niasa

Auratus cichlid (Melanochromis auratus) atau kita kenal sebagai ikan niasa adalah ikan yang sangat berkarakter. Ikan siklid Afrika ini cantik namun juga galak. Mereka biasa dipelihara oleh para penghobi ikan hias yang sudah berpengalaman. Ikan ini berukuran sampai 12 cm dan bisa hidup antara 8 sampai 10 tahun. Nama lain ikan ini adalah golden mbuna.

Ikan Niasa

Makanan ikan niasa

Di alam liar, spesies ini adalah herbivora. Terkadang dalam kasus yang jarang terjadi, mereka juga bisa menjadi karnivora. Di sisi lain, di akuarium ikan niasa bisa menyantap semua jenis makanan sampai menjadi gemuk! Berhati-hatilah untuk tidak membuatnya makan berlebihan.

Anda bisa memberinya makanan flaky (ada produk yang dirancang khusus untuk siklid yang berbahan spirulina), pelet, atau cacing kering. Anda juga bisa melengkapi menunya dengan menambahkan sayuran segar setiap hari (bayam, brokoli, dan lainnya). Hati-hati, sangat penting untuk menghindari semua produk makanan yang mengandung hemoglobin (seperti cacing darah).

Ikan ini juga akan memakan alga yang menutupi bebatuan. Kadang-kadang mereka bahkan dapat menyerang tanaman (hati-hati terhadap tanaman rapuh yang bisa dirusak oleh ikan niasa yang rakus).

Perilaku ikan niasa

Gambar ikan Niasa

Niasa jantan (bawah) punya dua garis horizontal.

Ikan niasa cukup aktif atau bahkan kadang-kadang agresif. Mereka memiliki karakter kuat yang membuat banyak orang menyukainya. Hal ini terutama berlaku selama musim kawin, di mana niasa akan menunjukkan karakter yang sangat teritorial.

Mereka suka ditemani ikan sejenisnya. Buat kawanan dengan satu pejantan dan tiga betina. Niasa jantan adalah ikan poligami. Anda akan sangat sering melihat ikan ini menggali bagian bawah akuarium, sehingga dapat mengubah lingkungannya dengan cara yang cukup signifikan.

Ikan yang cocok dengan ikan niasa

Berhati-hatilah dalam memilih teman ikan karena Melanochromis auratus memiliki karakter yang kuat. Ikan niasa akan cenderung mendominasi penghuni akuarium lainnya. Bahkan ikan besar tidak akan diberi kesempatan karena mereka cepat, lincah, dan agresif!

Jangan memelihara dua pejantan di akuarium kecil karena bisa memicu sengketa wilayah antar-spesies. Semakin besar akuarium Anda, semakin besar peluang Anda untuk memelihara lebih dari satu jantan tanpa masalah. Jika ragu, cukup buat satu kawanan yang terdiri atas satu pejantan dan tiga betina di akuarium Anda.

Mengingat karakter ikan ini yang agresif dan teritorial, jangan mencampurnya dengan spesies ikan yang pemalu, kalem, atau rentan stres. Jangan pula memasukkan spesies ikan teritorial lainnya karena mereka pasti akan bertarung. Melanochromis auratus sedikit lebih toleran dengan ikan non-teritorial. Pelihara ikan niasa dengan ikan lain yang berukuran sama dengannya.

Pembiakan ikan niasa

Kondisi air harus sedekat mungkin dengan kondisi lingkungan alaminya sesuai dengan parameter berikut: 26 °C, pH 7,5, dan gH 16 °dGH. Dalam akuarium komunitas, kecil kemungkinan burayak akan bisa hidup. Jika Anda ingin membiakkan spesies ini, buatlah akuarium yang didedikasikan khusus untuk pengembangbiakan.

Pasangan terbentuk hanya untuk berkembang biak dan pejantan adalah ikan poligami. Setelah kawin, betina akan mengumpulkan telurnya di mulutnya dan menyimpannya selama sekitar tiga minggu. Ambil betina ini setelah satu minggu inkubasi untuk meletakkannya di akuarium khusus. Selama periode di mana betina menyimpan telur di mulutnya, dia tidak akan makan (perilaku ini normal).

Ketika burayak mencapai ukuran 1 sentimeter (0,4 inci), mereka akan dikeluarkan dari mulut ibu mereka. Setelah keluar, mereka akan ditolak di seluruh akuarium. Setelah itu, mereka akan mencari tempat persembunyian, terutama di dekat bebatuan. Pembiakan ini bisa menghasilkan 10 hingga 40 ekor.

Akuarium ikan niasa

Ikan niasa menyukai ruang terbuka sama seperti lingkungan aslinya. Pilih akuarium dengan area yang panjang (setidaknya 120 cm) dengan filtrasi yang kuat. Habitat alaminya terutama terdiri atas bebatuan dan sangat sedikit tanaman (atau tidak sama sekali). Ciptakan pemandangan berbatu ini dengan menumpuk batu (siapkan tempat persembunyian di tumpukan ini agar betina dapat beristirahat di sana).

Di sisi vegetasi, hindari tanaman yang rapuh karena Melanochromis auratus dengan senang hati akan menghancurkannya dan mencabutnya. Sebaliknya, pilih tanaman yang kuat seperti Anubias yang bisa Anda ikat di antara dua batu. Lakukan penggantian air sekitar 20% setiap minggunya karena kebiasaan menggali tanah ikan niasa akan mencemari akuarium.

Komentar