Home » Budidaya » 10 Jenis Pakan Alami ini Bisa Mempercepat Masa Panen Ikan Nila

10 Jenis Pakan Alami ini Bisa Mempercepat Masa Panen Ikan Nila

Ikan nila merupakan salah satu jenis ikan omnivora, atau ikan yang memakan segala jenis tumbuhan maupun hewan. Banyak orang yang tertarik untuk membudidayakan ikan ini karena memiliki prospek yang baik dan memberikan keuntungan yang besar. Selain itu, rasa dari daging ikan nila memiliki cita rasa yang lezat jika dikonsumsi.

Salah satu cara agar mendapatkan keuntungan yang besar dari bisnis ikan nila adalah pemilihan pakan yang baik bagi nila tersebut. Semakin baik pakan yang diberikan, maka kualitas ikan juga akan baik. Pakan alami menjadi alternatif para pembudidaya, pasalnya pakan tersebut dapat tumbuh secara alami sehingga dapat menekan biaya produksi terutama biaya pakan.

Di sisi lain, penggunaan pelet sebagai pakan dinilai memiliki efek samping dan juga harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan pakan alami. Pakan berupa pelet dapat menyebabkan kolam menjadi kotor karena endapan yang dihasilkan. Untuk itulah mengapa pakan alami lebih disukai dari pakan buatan seperti pelet.

Jenis Pakan Alami bagi Ikan Nila

  1. Kangkung

Kangkung dapat dijadikan sebagai pakan ikan nila organik. Cara pemberiannya adalah dengan cara dipotong menjadi bagian kecil-kecil untuk memudahkan ikan memakannya. Akan tetapi, ada juga yang langsung menanam kangkung langsung di dalam kolam agar ikan dapat makan kapan saja. Jika anda membeli kangkung di pasar, biasanya kangkung tersebut sudah banyak tersemprot oleh berbagai macam bahan kimia.

  1. Daun Talas

Daun talas telah banyak digunakan oleh para peternak nila karena daun ini bisa digunakan mulai dari daun hingga batangnya. Pakan jenis ini digunakan untuk mempercepat pertumbuhan ikan nila agar cepat besar.

Pemberian pakan berupa daun talas sebaiknya dipotong-potong terlebih dahulu sebelum memberikannya pada ikan nila. Karena jika tidak termakan maka akan mengakibatkan daun tersebut busuk dan justru malah mengotori kolam.

  1. Dedak

Dedak merupakan jenis makanan yang baik bagi ikan nila yang masih kecil agar dapat tumbuh besar dengan cepat. Ukuran dedak yang kecil sangat pas dengan ukuran mulut ikan nila kecil. Jenis pakan ini merupakan sumber karbohidrat yang baik bagi perkembangan ikan. Selain itu, harganya juga terbilang murah sehingga banyak peternak yang menggunakannya sebagai pakai bagi ikan-ikannya.

  1. Azolla

Bagi sebagian orang, jenis pakan ini masih belum banyak diketahui. Azolla merupakan salah satu jenis tumbuhan paku air terapung berukuran 1-4 cm. Daunnya berebentuk segitiga kotak dan umumnya banyak ditemukan di daerah persawahan dan kolam. Jenis pakan ini memiliki kadar protein yang cukup tinggi yaitu sekitar 31%. Kadar protein yang tinggi inilah yang membuat para peternak ikan nila menggunakannya sebagai pakan.

Pemberian pakan berupa azolla sebanyak 10% dapat membantu menambah bobot ikan secara efektif. Tanaman paku yang dikenal juga dengan istilah mata lele ini biasa disajikan dalam bentuk kering maupun basah atau bisa juga diletakkan di atas kolam ikan nila. Namun, akan lebih baik jika disajikan dalam keadaan kering.

  1. Lumut

Lumut merupakan pakan ikan nila yang mengandung banyak protein. Selain itu, lumut juga kerap kali digunakan sebagai umpan pancing. Secara alami jika lumut pada kolam sudah mulai menipis, maka ikan nila akan mencari lumut di sawah sebagai pakan alami tambahannya.

  1. Ampas Kelapa

Ampas kelapa merpakan salah satu limbah rumah tangga yang memiliki manfaat sebagai pakan bagi ikan nila. Pakan ini merupakan sumber protein dan karbohidrat yang tinggi dan juga memiliki kemampuan menekan biaya pakan peternak. Selain harganya yang sangat terjangkau, ampas kelapa juga mampu membantu mempercepat pertumbuhan ikan nila berkat kandungan protein dan karbohidrat yang dimilikinya.

  1. Sisa Nasi

Jika anda memiliki sisa-sisa nasi di dapur, jangan langsung dibuang! Pasalnya, sisa nasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pakan yang baik bagi ikan nila. Nasi memiliki kandungan karbohidrat tinggi yang mampu membantu mempercepat pertumbuhan ikan nila, untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, anda dapat mencampurkannya dengan dedak.

  1. Sisa Roti

Selain nasi, anda juga dapat memanfaatkan sisa makanan dapur lain seperti sisa roti. Akan tetapi, pemanfaatan roti sebagai pakan ikan nila ternyata memiliki kekurangan yaitu mengandung minyak yang timbul dari roti itu sendiri. Minyak dihasilkan kemudian dapat mencemari kolam ikan sehingga dapat menyebabkan ikan menjadi lebih mudah mati. Syarat yang harus anda penuhi jika ingin memberi pakan berupa sisa roti adalah memiliki kolam dengan air yang mengalir, hal ini bertujuan untuk mengalirkan sisa minyak yang dihasilkan roti tersebut sehingga tetap menjaga kebersihan air maupun kolam ikan tersebut.

  1. Wollfia

Salah satu jenis bunga terkecil di dunia ini dapat dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi ikan nila. Biasanya pakan ini digunakan saat akan memulai tahap pembenihan. Hal ini dikarenakan benih yang masih kecil belum mampu memakan lemna. Perbandingan wollfia dengan lemna adalah 4:3. Agar tidak menghalangi sinar matahari yang masuk ke dalam kolam, sebaiknya pisahkan tempat pengembangbiakkannya dengan kolam ikan nila.

  1. Lemna SP

Sama seperti wollfia, lemna sp juga merupakan tumbuhan kecil yang hidup di air. Pakan ini mengandung protein sebanyak 10-45% dan merupakan pakan pilihan terbaik yang dipilih oleh peternak ikan. Pemberian pakan lemna dapat membantu pertumbuhan ikan nila dengan cepat. Cara penyajiannya cukup berikan dalam kondisi asah maupun kering. Untuk menghasilkan lemna kering seberat 1kg, dibutuhkan sekitar 12kg lemna basah.

 

 

Komentar