Home » Kucing Lucu » Ketahui Penyebab Jamur Pada Kucing serta Apa Obatnya?

Ketahui Penyebab Jamur Pada Kucing serta Apa Obatnya?

Salah satu hewan peliharaa favorit selain anjing dan kelinci apalagi kalau bukan kucing. Mamalia berbulu yang menggemaskan ini memiliki tingkah yang lucu dan bersahabat dengan manusia. Untuk itulah mengapa kucing sangat disukai banyak orang.  Akan tetapi, kucing termasuk hewan yang cenderung mudah terserang berbagai macam penyakit. Itulah mengapa hewan ini perlu mendapatkan suntik vaksin untuk mencegah mereka dari serangan penyakit dan tidak menularkan penyakitnya pada manusia.

Salah satu masalah kesehatan yang menyerang kucing terutama kulitnya adalah jamur. Sering kali, masalah gangguan kulit pada kucing ini membuat kita selaku pemiliknya merasa bingung bagaimana cara menghilangkannya agar tidak menyebar ke area tubuh yang lain. Nah, pada artikel kali ini, akan dijelaskan mengenai apa saja penyebab timbulnya jamur pada kucing serta apakah obat yang bagus untuk menghilangkan jamur tersebut? Yuk, simak ulasan berikut!

Penyebab Timbulnya Jamur pada Kucing

Pada dasarnya, penyebab utama timbulnya jamur pada kucing adalah akibat tertular dari kucing lainnya. Penularan tersebut terjadi ketika kucing melakukan kontak fisik dengan kucing lain yang telah lebih dahulu terinfeksi jamur. Penyebab lainnya merupakan faktor lingkungan di mana kucing bermain, kandang, maupun daerah kotor lainnya. Tempat-tempat tersebut, bila tidak dijaga kebersihannya dapat menjadi sumber bakteri dan virus yang merugikan. Salah satu jenis jamur yang sering menyerang kucing adalah Ringwom dan Scabies.

Selain itu, kucing yang jarang atau tidak pernah dimandikan juga dapat menimbulkan tumbuhnya jamur pada kulit kucing. Mereka memang dikenal bisa membersihkan diri dengan cara menjilati seluruh tubuhnya, akan tetapi, cara itu saja tidak cukup. Jenis kucing yang memiliki bulu yang tebal akan mengeluarkan minyak yang banyak sehingga tubuhnya rentan terserang jamur. Itulah mengapa memandikan kucing harus rutin minial satu bulan sekali.

Apakah Jamur Kucing Menular pada Manusia?

Jika Anda memiliki kucing yang terinfeksi jamur pada kulitnya, maka Anda harus berhati-hati jika bermain dengan mereka. Alasannya karena jamur kucing juga dalah satu penyebab Ringworm yang bisa menular pada tubuh manusia jika tersentuh. Untuk itu, segera bersihkan daerah kulit yang tersentuh dengan jamur kucing untuk menghindari timbulnya jamur pada tubuh Anda. Pastikan juga untuk mengkarantina kucing ke dalam kandang sampai masa penyembuhan jamurnya selesai. Adapun ciri-ciri kucing yang jamuran antara lain bulunya rontok secara tidak wajar, kulit cenderung lebih kering, sering menggaruk-garuk area tertentu, dan terdapat ruam pada kulit kucing.

Obat Jamur Kucing

Berikut ini beberapa rekomendasi obat kucing yang dapat anda jadikan pertimbangan untuk mengobati masalah jamur pada kucing anda.

Virgin Oil

Virgin oil merupakan minyak kelapa murni yang mengandung asam laurat yang berfungsi mengatasi masalah bakteri dan jamur pada kucing. Selain itu, minyak ini aman bila terjilat oleh kucing dan tidak menimbulkan efek keracunan. Kandungan polifenol yang terdapat di dalamnya berfungsi sebagai zat antioksidan. Untuk menggunakannya, cukup dengan mengoleskannya pada tubuh kucing minimal 2 kali sehari. Virgin oil dapat anda dapatkan dengan harga mulai dari 15.000 – 30.000 per botolnya.

Bally Salve Cat and Dog

Produk ini berupa salep yang berbahan dasar latas bat ointemen dan micronazole stat. Cara menggunaka salep ini cukup oleskan sebanyak dua kali pada area yang terkena jamur. Produk ini juga tidak mengandung efek samping pada kucing, serta proses penyembuhannya cukup cepat tentunya tergantung pada kondisi jamur. Karena produk ini berupa salep, maka Anda harus benar-benar menjaga kebersihan tangan agar tidak mudah tertular dengan jamurnya. Harga untuk satu botol salep ini berkisar antara 12.000 – 30.000 saja. Anda bisa mendapatkannya di petshop terdekat.

Itraconazole

Jika anda sering berkunjung ke dokter hewan mengenai penanganan jamur kucing, maka dokter akan memberikan obat ini. Terlebih jika kucing Anda terkena jamur jenis blastomicosis. Bentuk obat jamur ini berupa kapsul sehingga Anda bisa dengan mudah mencampurkannya pada makanan kucing. Selain efektif mengobati jamur pada kucing, obat ini juga bisa digunakan oleh manusia. Sebelum menggunakannya, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan. Akan tetapi, terdapat kekurangan pada obat ini, yaitu dapat menyebabkan kucing anda kehilangan nafsu makan. Adapun harganya per kapsul 6.000 rupiah saja.

Shampo Ketoconazole

Shampo ini merupakan salah satu obat yang efektif untuk menyembuhkan jamur pada kucing anda. Hal ini dikarenakan kandungan pada ketoconazole ini mampu membasmi jamur sampai ke akar-akarnya. Caranya adalah dengan memandikan kucing menggunakan shampo ini dua kali seminggu. Akan tetapi, sama halnya dengan Itraconazole, obat ini juga memiliki efek samping yaitu membuat kucing anda kehilangan nafsu makan.

Belerang

Cara alami untuk menghilangkan jamur pada kucing adalah menggunakan belerang. Caranya adalah dengan memandikan kucing dengan konsentrasi belerang 0,5-5% sebanyak seminggu 2 kali. Sayangnya, menggunakan cara ini memiliki efek samping berupa nafsu makan kucing menjadi turun.

Mencukur Bulu Kucing

Jamur tumbuh pada tubuh kucing pada lapisan paling luar. Umunya, jamur-jamur tersebut sukar ditemukan karena terhalang oleh bulunya yang lebat. Salah satu cara yang untuk menjangkaunya adalah dengan cara mencukur bulu kucing Anda agar muda untuk diobati. Selain itu, lebatnya bulu dapat memperlama proses penyembuhan karena tertutup oleh bulu-bulu tersebut.

Mengkarantina Kucing

Ketika kucing anda sudah terinfeksi jamur, maka langkah yang tepat adalah mengkarantina mereka untuk mencegah penularan lebih lanjut. Hal ini disebabkan karena selain dapat tertular dengan kucing lain, kucing yang telah terinfeksi juga dapat menularkan jamurnya pada manusia.  Perlu diperhatikan pula saat mengkarantina kucing, sebaiknya gunakan kandang yang transparan agar mereka tidak gampang stress. Berikan kebutuhan yang cukup seperti media untuk bermain serta makanan yang bergizi tinggi selama masa penyembuhan.

Komentar