Home » Dunia Binatang » Ciri-ciri Nyamuk Deman Berdarah (DBD) yang Wajib Anda Ketahui

Ciri-ciri Nyamuk Deman Berdarah (DBD) yang Wajib Anda Ketahui

Salah satu penyakit yang menjadi momok utama bagi kesehatan masyarakat adalah penyakit demam berdarah. Penyakit ini disebabkan oleh nyamuk demam berdarah (DBD) atau dengan nama latin Aedes aegypti. Terlebih lagi di saat musim hujan tiba, maka nyamuk-nyamuk ini dapat menjadi perantara yang dapat membawa virus dengue. Hal ini disebabkan karena nyamuk demam berdarah menyukai daerah yang banyak terdapat genangan air. Selain membawa virus dengue, nyamuk demam berdarah juga dapat membawa virus lain seperti virus zika, demam kuning, hingga chikungunya.

nyamuk dbd

Uniknya, hanya nyamuk demam berdarah berjenis kelamin betina saja yang dapat membawa virus tersebut, sedangkan nyamuk jantan tidak. Nyamuk demam berdarah betina membutuhkan banyak darah agar dapat memproduksi telur. Nyamuk jantan lebih suka menghisap cairan pada tumbuhan atau sari bunga untuk bertahan hidup. Untuk menghindari penyakit demam berdarah (DBD), ada baiknya jika anda mengenali ciri-ciri dari nyamuk DBD.

Berikut ini ciri-ciri nyamuk demam berdarah yang wajib anda ketahui.

Pola dari Jentik Nyamuk Demam Berdarah

Hal pertama yang wajib anda ketahui adalah jenis jentik nyamuk dbd  itu sendiri, mana yang merupakan jenis jentik nyamuk demam berdarah dengan cara mengecek bak mandi atau bak-bak penampungan lain. Biasanya nyamuk ini bergerak lebih aktif dari bawah ke atas permukaan air secara berulang. Apabila anda menemukan ciri dari jentik nyamuk seperti itu, maka segera kuras bak mandi anda untuk mencegah perkembangbiakanya bertambah banyak.

Jenis Nyamuk Demam Berdarah

Terdapat empat serotipe dari virus dengu yang menyebabkan penyakit demam berdarah antara lain DEN1, DEN2, DEN3, serta DEN4. Virus ini kemudian ditularkan oleh nyamuk demam berdarah betina. Dalam hal ini, nyamuk demam berdarah betina bertindak sebagai vektor utama, sedangkan vektor sekunder ditularkan oleh jenis nyamuk Aedes albopictus.

Nyamuk ini bersifat anthropofilik atau cenderung menghisap darah manusia dan juga multiple feeding yang berarti nyamuk ini dapat menghisap darah hingga beberapa kali sampai mereka merasa kenyang. Sifat multiple feeding yang dimiliki oleh nyamuk demam berdarah ini berpotensi meningkatkan resiko penularan penyakit ini di wilayah perumahan yang padat penduduk. Hal ini dikarenakan nyamuk ini mampu menggigit dan menularkan virus lebih dari satu orang.

Warna dan Bentuk Tubuh

Salah satu cara mudah untuk mengenali nyamuk demam berdarah adalah dengan memperhatikan warna serta bentuk tubuhnya. Ciri khas nyamuk demam berdarah adalah ukuran tubuhnya yang kecil serta terdapat warna belang hitam dan putih pada seluruh tubuhnya. Selain itu, nyamuk ini juga memiliki kemampuan terbang hingga mencapai ketinggian 400 meter, sehingga daya jangkau untuk penularannya dapat terjadi hingga jarak yang sangat jauh dari tempat di mana mereka bersarang.

Aktif Menggigit Pada Pagi Hingga Sore

Nyamuk demam berdarah umumnya akan aktif mengigit pada saat pagi hingga sore hari. Puncak dari penyebaran nyamuk ini adalah pada dua jam pertama setelah matahari terbit serta beberapa jam sebelum matahari kembali terbenam. Nyamuk ini juga tekadang menggigit tanpa menimbulkan rasa gatal, sehingga kita sering kali tidak sadar akan gigitannya. Selain itu, nyamuk ini menggigit di area yang sulit dijangkau yaitu bagian belakang tubuh dan pergelangan kaki serta siku.

Tempat Perkembangbiakan

Nyamuk demam berdarah sangat menyukai tempat yang memiliki genangan air seperti bak atau wadah penampungan yang berisi air jernih untuk menetaskan telur-telurnya. Nyamuk betina akan meletakkan telur-telurnya pada air genangan tersebut untuk menunggu proses pematangan. Tempat seperti ini tidak hanya di dalam rumah saja, akan tetapi bak dan penampungan di luar ruangan pun dapat menjadi tempat yang nyaman bagi mereka untuk berkembangbiak. Bahkan karena letaknya di luar rumah, maka kerap kali hal ini luput dari perhatian kita.

Selain genangan air, nyamuk demam berdarah menyukai tempat yang lembap dan minim sinar matahari. Sementara jenis Aedes albopictus banyak ditemukan pada penampungan air alami yang berada di luar rumah seperti dedaunan, lubang pada pohon, serta potongan bambu.

Penularan Penyakit

Virus yang ditimbulkan oleh nyamuk demam berdarah memerlukan waktu 8-10 untuk menuntaskan masa inkubasinya dari lambung. Setelah itu penyakit DBD akan menyebar pada seluruh daerah, kecuali pada ketinggian 400 meter dari permukaan laut. Hal ini dikarenakan tempat dengan ketinggian di atas itu menyebabkan perkembangan dari nyamuk demam berdarah menjadi tidak sempurna.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Nah, setelah anda mengetahui ciri-ciri dari nyamuk demam berdarah, maka pencegahan merupakan langkah terbaik yang dapat anda lakukan. Terlebih lagi jika anda tinggal di daerah yang beriklim tropis. Berikut ini cara mencegah penularan penyakit demam berdarah.

  1. Lakukan langkah 3 M yang terdiri dari Menutup, Menguras, dan Mengubur.
  2. Gunakan kelambu pada waktu tidur agar anda terlindungi dari gigitan nyamuk demam berdarah.
  3. Gunakan pakaian dengan lengan panjang, celana panjang, serta kaus kaki saat jam-jam di mana nyamuk sedang aktif melakukan serangannya seperti yang telah dijelaskan di atas.
  4. Menggunakan lotion anti nyamuk, obat nyamuk semprot, atau elektrik. Penggunaan obat-obatan ini tentu harus dilakukan secara hati-hati dan jauhi dari jangkauan anak-anak serta penderita asma di rumah.

Komentar