Home » Anjing Lucu » Nafsu Makan Anjing Berubah, Apa yang Harus Dilakukan?

Nafsu Makan Anjing Berubah, Apa yang Harus Dilakukan?

Bagi pemilik anjing, setiap perubahan pada perilaku anjing kesayangan mereka dapat membuat cemas. Dan salah satu perubahan paling menggelisahkan bagi banyak pemilik anjing adalah perubahan dalam selera anjing peliharaan mereka, yang dikhawatirkan bisa menjadi tanda sesuatu yang lebih serius. Apakah Anda harus mengkhawatirkan perubahan nafsu makan anjing dan apakah itu sesuatu yang alami dan tidak perlu dirisaukan?

Anjing ogah makan

Dokter hewan dari Chewy.com, Dr. Jennifer Coates, sebagaimana dikutip oleh situs Cuteness mengungkapkan apa yang perlu diketahui oleh para pemilik anjing ketika nafsu makan anabul kesayangan mereka berubah.

Mengapa nafsu makan anjing menurun?

Jika nafsu makan anjing Anda tiba-tiba berkurang, Anda perlu memperhatikannya. Menurut Dr. Coates, penurunan nafsu makan adalah gejala umum yang terlihat pada banyak penyakit yang berbeda, terutama yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi sistem pencernaan (seperti penyakit hati atau ginjal, misalnya).

Penyakit bukanlah satu-satunya alasan anjing tiba-tiba berhenti makan (atau makan tidak sebanyak biasanya). Dr. Coates mengatakan bahwa rasa sakit akibat penyakit gigi atau kondisi lain yang mempengaruhi mulut adalah alasan umum anjing berhenti makan secara normal. Stres pada anjing serta perubahan pola makan juga dapat membuat anjing kehilangan selera makan.

Apa itu anoreksia anjing?

Gambar anjing tidak mau makan

Jika anjing Anda berhenti makan (atau tidak makan secukupnya), dia mungkin didiagnosis menderita anoreksia. Menurut American Kennel Club, “kehilangan nafsu makan pada anjing disebut anoreksia. Anoreksia parsial mengacu pada hewan yang memakan makanan, tetapi tidak cukup untuk membuatnya tetap sehat, dan anoreksia total mengacu pada kehilangan nafsu makan total selama sekitar tiga hari.”

Jelas, anoreksia pada anjing sangat berbeda dengan anoreksia pada manusia, karena gangguan ini tidak terikat pada citra tubuh atau masalah kontrol, seperti kondisi pada manusia. AKC menegaskan kembali bahwa penyebab paling umum dari hilangnya nafsu makan pada anjing adalah perubahan lingkungan, reaksi obat, penyakit gigi, nyeri, atau mual.

Meskipun kehilangan nafsu makan dapat memiliki penyebab mendasar yang serius, AKC mencatat bahwa dalam beberapa kasus nafsu makan anjing yang menurun mungkin disebabkan oleh ketidaksukaannya pada makanan tertentu, dengan kata lain anjing pilih-pilih makanan.

“Kadang-kadang, anjing hanya pilih-pilih makanan,” ungkap AKC. “Perubahan ke pola makan baru dapat menyebabkan beberapa anjing malas makan, dan yang lain mungkin menolak makanan jika mereka diberi makan dalam situasi yang penuh tekanan, misalnya makan di sebelah anjing yang agresif terhadap makanan.”

Tetap saja, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mencari tahu apakah ada penyebab medis lainnya untuk berjaga-jaga.

Baca Juga: 8 Tips untuk Memperpanjang Umur Anjing Peliharaan Anda

Mengapa nafsu makan anjing meningkat?

Meski penurunan nafsu makan bisa menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres, hal yang sama juga terjadi pada peningkatan nafsu makan anjing secara tiba-tiba. Menurut Dr. Coates, peningkatan nafsu makan bisa dikaitkan dengan penyakit tertentu seperti diabetes mellitus, gangguan tiroid, penyakit Cushing, dan defisiensi pankreas eksokrin.

Tentu saja, jika anjing Anda mulai makan lebih banyak dari biasanya itu tidak selalu menandakan hal buruk.

“Anjing juga dapat makan lebih banyak dari biasanya jika mereka baru saja kehilangan berat badan dan/atau memiliki akses terbatas ke makanan,” kata Coates. “Perubahan ke makanan rendah kalori atau makanan berkualitas rendah dapat menyebabkan anjing makan lebih banyak daripada sebelumnya.”

Kapan harus berkonsultasi dengan dokter hewan?

Meskipun perubahan nafsu makan mungkin tampak sepele, ini tidak boleh diabaikan. Meski anjing (seperti manusia) dapat mengalami hal-hal aneh semacam ini, jika perubahan ini berlanjut Anda harus berkonsultasi dengan dokter hewan.

Seperti yang dicatat oleh American Kennel Club, perubahan pada asupan makanan tidak akan memiliki efek langsung pada kesehatan hewan peliharaan Anda (anjing dapat hidup selama beberapa hari tanpa makanan tanpa menderita konsekuensi kesehatan parah), tetapi itu tidak berarti Anda boleh menunda konsultasi dengan dokter hewan.

Dr. Coates menyarankan untuk memberikannya waktu tidak lebih dari 24-48 jam sebelum Anda membawa anjing ke dokter hewan jika nafsu makannya telah berubah.

“Setiap perubahan dalam nafsu makan anjing Anda yang berlangsung selama lebih dari satu atau dua hari dan/atau disertai dengan gejala mengkhawatirkan lainnya harus diperiksakan ke dokter hewan,” saran Coates.

Komentar