Home » Dunia Binatang » Mengenal Musang Pandan, Hewan Beraroma Pandan yang Lucu dan Menggemaskan

Mengenal Musang Pandan, Hewan Beraroma Pandan yang Lucu dan Menggemaskan

Musang pandan merupakan salah satu mamalia pemangsa yang berasal dari suku Viverridae. Umumnya, musang merupakan hewan nocturnal (aktif di malam hari). Hewan ini biasanya banyak ditemukan di permukiman desa maupun perkotaan dan merupakan hewan pemanjat. Hewan ini tinggal di antara pepohonan, atap rumah, dan sesekali turun ke tanah.

Lantas kenapa dinamakan musang pandan? Hal ini dikarenakan aroma yang dikeluarkan oleh tubuh musang ini menyerupai aroma daun pandan, bahkan saking menyengatnya bau tersebut dapat menimbulkan rasa muak. Selain musang pandan, nama lain dari jenis musang ini pun banyak antara lain musang luwak, musang pulut (Malaysia), careuh bulan (Sunda), common musang dan masih banyak lagi.

Musang ini dianggap sebagai predator dan hama yang meresahkan masyarakat karena sering memangsa ayam dan unggas ternak warga setempat. Akan tetapi, sekarang musang pandan mulai dilirik untuk dijadikan hewan peliharaan di rumah karena dinilai lucu dan menggemaskan.

Mengenal Musang Pandan, Musang Beraroma Daun Pandan yang

Fakta Mengenai Musang Pandan

Sebelum mengenal lebih jauh mengenai musang pandan ini, ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu fakta-fakta menarik mengenai hewan ini yang cocok dipelihara ini, simak beberapa faktanya di bawah ini.

Musang Pandan Suka Digendong

Musang pandan ini sangat suka sekali digendong, lho! Apalagi jika diletakkan di atas pundak manusia, mereka akan merasa nyaman di atasnya karena sifat dasar mereka yang hidup di atas pohon atau abroreal dan menganggap pundak ada sebagai pohon.

Kotorannya Memiliki Nilai Jual yang Tinggi

Di pasaran internasional, harga dari kotoran hewan ini memiliki nilai jual yang tinggi. Hal ini tak lain karena manfaatnya, sistem pencernaan musang yang singkat mengakibatkan kotorannya yang tidak dicerna dengan baik, akibatnya musang akan mengeluarkan kembali makanannya yang berupa biji kopi. Biji kopi yang dihasilkan dari kotoran musang terkenal lezat, berkualitas, dan kaya akan manfaat. Itulah mengapa harga kopi luwak tergolong mahal.

Manja dan Setia Terhadap Pemiliknya

Hewan ini termasuk hewan liar, namun jika telah dijinakkan maka mereka akan menjadi hewan peliharaan yang manja dan setia layaknya anjing atau kucing. Ia cenderung akan mengikuti kemanapun pemiliknya dan bergelayut manja.

Mengeluarkan Aroma Tubuh yang Khas

Sesuai dengan namanya, keunikan dari musang ini adalah dapat mengeluarkan aroma menyerupai daun pandan. Akan tetapi, mereka kerap kali mengeluarkan aroma yang begitu pekat sehingga memuakkan anda dalam menciumnya.

Aktif di Malam Hari

Musang pandan merupakan hewan nocturnal atau hewan yang aktif pada malam hari. Sedangkan pada siang hari, biasanya mereka akan bersembunyi atau tidur meski tetap beraktifitas.

Ciri Fisik dan Karakter

Ukuran tubuh musang pandan dewasa umumnya mencapai panjang 1 meter beserta dengan ekornya dengan bobot tubuh mencapai 2-5 kg. Seluruh tubuhnya ditumbuhi oleh bulu berwarna kecokelatan atau abu-abu kehitaman. Motif pada bulunya membentuk garis atau bintik. Selain itu, kerap kali ditemukan corak berwarna putih pada bagian wajahnya.

Musang ini sangat pandai dalam hal memanjat, ini dikarenakan hidupnya bawang dihabiskan di atas pohon untuk mencari mangsa atau sekedar istirahat. Jika anda menemukan hewan ini tertangkap mata sedang berada di tempat-tempat seperti atap rumah, tiang listrik atau di tempat yang tak lazim lainnya, maka dipastikan itu merupakan musang pandan liar.

Musang pandan merupakan hewan pemakan segala (omnivora), mereka menyukai buah-buahan, biji kopi, hingga kadal, cacing tanah bahkan ayam.

Musang Pandan Hewan Yang Wangi - Yopetoys

 

Cara Menjinakkan dan Merawat

Hewan ini merupakan hewan liar, untuk itu perlu penanganan khusus untuk menjinakkannya. Mereka akan cenderung agresif jika belum terbiasa dengan lingkungan barunya. Untuk itu, butuh waktu untuk beradaptasi untuk menjalani kehidupan barunya bersama anda. Untuk menjinakkan hewan ini, anda dapat mengikuti kiat-kiat seperti di bawah ini:

Menyiapkan Kandang

Langkah pertama untuk menjinakkan musang pandan adalah dengan menyediakan kandang bagi mereka. Usahakan kandang yang disiapkan kokoh dan dapat membatasi pergerakan liar dari hewan ini. Pastikan pula untuk selalu menjaga kebersihan kandangnya agar musang anda tidak mudah terjangkit berbagai macam penyakit.

Teratur dalam Memberi Makan

Setidaknya berikan makan sebanyak 2 -4 kali sehari dengan berbagai variasi makanan. Sebaiknya gunakan tangan secara langsung untuk menciptakan rasa nyaman dengan kehadiran anda. Makanan yang baik bagi musang antara lain buah-buahan segar selingi juga dengan daging ayam atau bekicot satu minggu sekali.

Rutin Memandikan Musang

Musang pandan perlu untuk dimandikan setidaknya dua minggu sekali untuk menjaga kebersihan dari tubuh musang, selain itu, dengan rutin memandikannya, diharapkan insting liar dari hewan ini dapat berkurang sehingga lebih mudah dan cepat dalam menjinakkannya.

Rajin Berkomunikasi dengan Musang

Komunikasi yang terjalin antara musang dengan pemiliknya dapat menciptakan keakraban, mereka akan perlahan mengenali suara, wajah, dan cara komunikasi anda dengan mereka.

Berikan Sentuhan-Sentuhan pada Tubuh Musang Pandan

Mulailah berikan sentuhan-sentuhan lembut pada tubuh musang anda jika dirasa musang sudah sedikit jinak. Usaplah secara hati-hati, jangan terburu-buru karena mereka akan merasa kaget dengan gerakan yang tiba-tiba. Hal ini akan menciptakan rasa nyaman bagi mereka ketika berdekatan dengan anda.

Perhatikan Kesehatan Musang Pandan

Sebaiknya periksa kesehatan musang anda secara berkala untuk mencegahnya terlihat lemah dan tidak bersemangat atau menunjukkan gejala penyakit yang sedang dialami musang anda. Berikan makanan sehat dan hentikan memberi makan makanan bayi. Makanan sehat dapat berupa buah-buahan dan madu. Akan tetapi, jika penyakitnya dirasa makin parah, maka sangat dianjurkan untuk membawa peliharaan anda ke dokter hewan.

Resiko Memelihara Musang Pandan

Meskipun memliliki wajah yang lucu dan menggemaskan serta telah melewati masa penjinakan, namun itu semua tidak menjamin keamanan dalam memelihara hewan ini karena habitat aslinya di alam liar. Berikut ini beberapa resiko yang akan anda rasakan dalam memelihara hewan ini.

Berpotensi untuk Melakukan Serangan Terhadap Manusia

Pada dasarnya, insting liar yang dimiliki oleh musang ini akan tetap ada meskipun sejinak apapun mereka. Kadang kala ketika mereka merasa terancam, maka tak jarang mereka akan melontarkan serangan berupa cakaran dan gigitan pada manusia. Namun, anda jangan cepat khawatir, karena bisa saja cakaran dan gigitan tersebut merupakan bentuk permainan untuk menciptakan keakraban antara anda dengan mereka.

Rentan Terkena Penyakit

Musang pandan juga rentan terhadap penyakit, baik itu ringan atau berat bahkan berefek kematian. Penyakit yang sering menyerang hewan ini adalah diare, stres, obesitas, dan penyakit lainnya.

 

Komentar