Home » Dunia Binatang » Cara Menjinakkan Kucing Liar Sebelum Dijadikan Peliharaan di Rumah

Cara Menjinakkan Kucing Liar Sebelum Dijadikan Peliharaan di Rumah

Kucing merupakan hewan yang paling disukai dan paling banyak dipelihara oleh manusia sebagai hewan peliharaan karena sifatnya yang ramah dan lucu. Hal ini tentu berlaku hanya bagi kucing yang telah jinak saja. Akan tetapi, bagaimana dengan kucing liar?

Kucing liar sendiri merupakan kucing yang sejak lahir hidup di jalan atau di tempat-tempat yang ramai dengan aktivitas manusia sehingga cenderung akan lebih menjaga serta memproteksi diri apabila bertemu dengan manusia. Kucing liar yang masih kecil tentu lebih mudah dalam menjinakkannya dibandingkan dengan kucing yang telah dewasa, hal ini dikarenakan kucing dewasa sudah banyak melalui berbagai macam pengalaman hidup di alam liar seperti kekerasan yang meninggalkan trauma bagi mereka. Itulah sebabnya menjinakkan kucing liar membutuhkan kesabaran lebih.

cara menjinakkan kucing

Untuk cara menjinakkan kucing, anda dituntut untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai latar belakang kucing yang akan dijinakkan melalui lingkungan tempat ia ditemukan serta apakah pernah mengalami kekerasan atau tidak. Adapun tahapan cara menjinakkan kucing adalah sebagai berikut.

Tahap Perkenalan

Tahap ini merupakan langkah awal yang harus anda lakukan. Langkah awal tersebut dapat anda mulai dengan cara mengenalkan lingkungan baru bagi mereka, serta perlahan-lahan perkenalkan pula diri anda sebagai pemilik barunya yang berniat baik. Kunci utama dalam tahap ini adalah menanamkan rasa kepercayaan mereka terhadap anda. Biasanya kucing akan melakukan penyelidikan atau observasi terlebih dahulu, hal ini bertujuan agar mereka dapat memproteksi diri dari bahaya yang akan mengancam keselamatannya dengan insting protektif tersebut. Langkah lain yang harus anda lakukan pada tahap perkenalan antara lain.

1. Jangan Terburu-buru

Jangan terburu-buru mendekati mereka, hal ini untuk mencegah mental kucing menjadi penakut dengan gerakan yang tiba-tiba. Apabila terkejut, mereka tidak akan segan-segan melakukan serangan yang dapat melukai anda.

2. Dekati dari samping

Dekati kucing dari samping, apabila kucing bereaksi seperti merendahkan tubuhnya, melipat telinga, serta mundur ke belakang. Maka anda harus hentikan upaya pendekatan pada mereka. Karena itu berarti kucing belum mengizinkan anda untuk mendekati mereka.

3. Dekati sekali lagi

Dekati sekali lagi, hal ini lebih baik dibandingkan jika anda mengambil langsung kucing dari kandangnya secara paksa karena hal itu dapat menghilangkan rasa kepercayaan mereka terhadap anda.

4. Beri makanan “sogokan”

Memberi makanan “sogokan”, salah satu kelemahan kucing adalah apabila diberikan sesuatu yang menguntungkan bagi mereka. Dalam hal ini berupa makanan sogokan, letakkan makanan di dekat kucing dan usahakan ketika meletakkannya, kucing melihat anda melatakkan makanan tersebut. Kemudian ambillah langkah mundur agar kucing dapat segera mengambil makanannya.

5. Beri panggilan khusus

Latih kucing dengan panggilan khusus atau menggunaan bunyi-bunyian seperti lonceng atau benda lain yang tidak berubah bunyinya setiap hari sebagai tanda bahwa anda sedang memanggilnya. Lama-kelamaan kucing akan terbiasa dengan kebiasaan tersebut dan langsung mengenali suara tersebut sebagai panggilan untuk mereka.

6. Berikan kenyamanan lebih

Berikan kenyamanan, langkah akhir dari tahap pengenalan adalah memberikan kenyamanan bagi kucing agar mereka betah berlama-lama berada di dekat anda serta tidak berniat untuk pergi meninggalkan anda.

Tahap Memegang Kucing

Setelah kucing memiliki rasa kepercayaan terhadap anda, maka mereka akan senantiasa bersedia untuk dipegang. Akan tetapi, hal yang perlu anda perhatikan dalam memulai tahap ini adalah tidak dengan cara yang tergesa-gesa dan tiba-tiba. Karena apabila mereka merasa terkejut, maka mereka tidak akan segan-segan melakukan serangan yang dapat melukai anda. Eluslah area tubuh sensitif kucing seperti pada bagian kepala, perut, lehernya agar mereka merasa nyaman dan rileks.

Setelah itu, ajaklah mereka bermain. Tetapi, pastikan terlebih dahulu sebelum bermain anda telah memberinya makan agar pergerakan mereka lebih aktif. Berikan media alat bermain seperti gumpalan kertas yang diikat dengan tali dan lemparkan kepada mereka. Biasanya aktifitas ini akan berhasil membangun kedekatan antara anda dengan kucing. Adapun ciri-ciri kucing yang telah percaya pada manusia antara lain:

  1. Mulai tertarik dengan apa yang anda lakukan dan berusaha selalu mencari tahu.
  2. Reaksinya akan tetap tenang dan tidak lari ketika anda mendekat.
  3. Tidak menunjukkan keagresifan dan perubahan bentuk fisik yang seolah siap untuk menyerang.

Tahap Penyempurnaan

Jika tahap di atas telah berhasil dan kucing sudah mulai jinak, maka yang harus anda lakukan selanjutnya adalah menyempurnakan kedekatan anda dengan mereka. Seringkali sifat asli liar mereka akan tampak ketika moodnya sedang kurang bagus dan berpotensi untuk membahayakan anda. Adapun tahap penyempurnaan dalam menjinakkan kucing dapat anda lakukan dengan cara-cara sebagai berikut:

  1. Tetap rutin memberikan makanan meskipun kucing sudah jinak. Anda harus mengetahui apa yang telah menjadi kebiasaan mereka pada saat awal perkenalan dulu, bagaimana reaksinya ketika lapar, ingin mengajak main, ataupun reaksi lain. Dengan begitu, kucing akan semakin jinak dan dekat dengan anda.
  2. Jangan pilih kasih terhadap kucing lain yang ada di rumah anda jika anda memelihara lebih dari satu kucing. Berikan kasih sayang yang sama antar mereka agar tidak menimbulkan rasa iri dan sedih ketika tidak diperhatikan.
  3. Apabila pada saat dielus kemudian mereka mendengkur, itu artinya mereka telah nyaman berada di dekat anda dan telah percaya kepada anda sebagai majikan yang baik bagi mereka.

Demikianlah cara-cara yang harus anda lakukan dalam menjinakkan kucing liar. Lakukan dengan sabar dan penuh kasih sayang sampai anda berhasil menjinakkan mereka.

 

Komentar