Home » Ikan Hias » Mengenal Peacock Bass alias Pbass, Ikan Predator Hias

Mengenal Peacock Bass alias Pbass, Ikan Predator Hias

Peacock bass atau lebih dikenal sebagai pbass adalah salah satu predator puncak dunia ikan dan popularitas mereka telah meningkat di kalangan penggemar ikan hias di zaman modern. Ikan ini telah lama dianggap sebagai salah satu spesies predator teratas di dunia ikan. Mereka tumbuh hingga ukuran besar di alam liar maupun di penangkaran. Beberapa spesies pbass dapat tumbuh mencapai panjang hingga 76 cm.

peacock bass

source: reddit

Pbass adalah ikan yang populer dalam olahraga memancing, tetapi banyak orang juga suka memeliharanya sebagai bagian dari akuarium di rumah mereka.

Pbass secara teknis termasuk ikan cichlid (siklid) dan memiliki naluri diurnal yang memungkinkan mereka untuk menjadi sangat aktif dan gesit pada siang hari. Mereka adalah ikan asli Amerika Selatan yang tropis, khususnya di sungai di Guiana dan lembah Amazon dan Orinoco.

Mereka tidak terkait erat dengan ikan bass tradisional, seperti bass largemouth Amerika Utara, tetapi dianggap sebagai makanan dan ikan buruan di banyak bagian dunia. Ikan ini diperkenalkan di kanal pantai besar Florida tenggara pada tahun 1984, tetapi jumlah mereka tidak berlimpah di sebagian besar negara bagian ini karena airnya terlalu dingin.

Harapan hidup Peacock Bass

Pbass yang dipelihara di penangkaran biasanya bisa hidup sampai 8-10 tahun. Mereka bisa hidup lebih lama jika dipelihara di habitat yang ideal. Di alam liar mereka diyakini bisa hidup mencapai 15 tahun atau lebih.

Penampilan Peacock Bass

Ikan Pbass besar

source: bass fishing

Pbass memiliki penampilan yang mirip dengan largemouth bass. Warnanya sangat bervariasi tergantung pada subspesies mereka, tetapi kebanyakan memiliki tiga garis vertikal hitam yang akan memudar seiring bertambahnya usia ikan. Garis itu terkadang benar-benar menghilang pada saat ikan mencapai kematangan penuh.

Pbass juga memiliki bintik hitam dengan lingkaran kekuning-kuningan pada sirip ekor. Ikan ini sangat cocok untuk perairan yang berarus cepat. Sirip dada yang kuat dan tubuh rampingnya membantu mereka menyergap mangsa dengan cepat.

Ketika kecil pbass biasanya berukuran kurang dari 30 cm. Orang yang baru pertama kali melihat pbass kecil di toko ikan mungkin mengira ikan ini tidak akan pernah tumbuh sebesar itu. Sebaliknya, pbass akan tumbuh dalam ukuran besar dan bisa sulit untuk dirawat dalam jangka panjang jika Anda tidak menyadari bahwa ikan mungil itu akan segera tumbuh menjadi monster ikan.

Ikan ini tumbuh sangat cepat selama 16 hingga 18 bulan pertama kehidupannya. Panjangnya akan bertambah hingga 35 cm pada saat mereka mencapai tahun kedua kehidupan mereka. Pada titik ini mereka akan tumbuh semakin besar Setelah mencapai panjang maksimal, pbass akan mulai bertambah berat. Peacock Bass sepanjang 48 cm (atau yang lebih besar) akan memiliki berat hingga 2,2 kg.

Pbass rata-rata dapat tumbuh hingga 66 cm panjangnya dengan bobot yang besar. Pbass terbesar yang ditangkap di Amerika Serikat beratnya 12 pound (5,4 kg) dan berukuran sekitar 70 cm. Beberapa ahli berpendapat bahwa pbass liar serta pbass yang dibesarkan di penangkaran dapat tumbuh lebih besar.

Jenis-jenis pbass

Ada 14 spesies pbass yang diakui secara tradisional dan masih ada beberapa spesies lainnya yang tidak dideskripsikan dan diyakini berasal dari Brasil. Karena itu, hanya ada lima jenis yang secara universal diakui sebagai spesies pbass utama.

Lima jenis utama itu adalah sebagai berikut:

Tucunare (Cichla temensis): Ikan ini memiliki dua fase warna yang berbeda. Warna mereka berubah saat mereka menjadi dewasa. Subtipe ini sangat ganas dan tidak boleh dipelihara dengan ikan lain. Di alam liar, mereka bisa mencapai berat 12 kg.

Butterfly Peacock Bass (Cichla ocellaris): Ikan ini ada di Brasil dan dapat mentolerir suhu yang cukup dingin. Mereka memiliki tanda yang samar dan tidak ada warna hitam sama sekali di bagian pipinya.

Popoca Peacock Bass (Cichla monoculus): Ikan  yang berasal dari Brasil ini telah menyebar luas dan umumnya bisa mencapai berat hingga 2,2 kg. Sebagai ikan yang lebih kecil, popoca lebih cocok untuk dipelihara di akuarium.

Royal Peacock Bass (Cichla intermedia): Paling umum dikenal sebagai royal peacock bass, ikan ini umumnya sangat cocok untuk perairan yang bergerak cepat. Mereka bisa mencapai berat sekitar 2,7 kg dan memiliki garis-garis gelap panjang di sepanjang tubuhnya.

Butterfly Peacock Bass (Cichla orinocensis): Ini adalah subspesies yang lebih kecil, ‘hanya’ mencapai 5,4 kg. Mereka adalah spesies langka yang hanya ditemukan di drainase Negro dan Orinoco.

Di artikel berikutnya kami akan mengupas lebih mendalam tentang makanan, akuarium, dan fakta-fakta penting lainnya tentang ikan pbass.

Komentar