Home » Kucing Lucu » Mengapa Ragdoll Anda Tidak Akur dengan Kucing Baru Anda?

Mengapa Ragdoll Anda Tidak Akur dengan Kucing Baru Anda?

Sebelumnya kita sudah mempelajari bahwa Ragdoll sebenarnya bisa hidup akur dengan kucing lain karena kepribadian mereka yang ramah dan santai. Setelah tahu itu, Anda mungkin sudah menghadirkan teman berbulu yang sempurna untuk Ragdoll Anda, tetapi mereka ternyata tidak rukun. Ragdoll Anda mungkin bertingkah berbeda sekarang karena Anda membawa pulang kucing lain.

Ragdoll duduk

Baca Juga: Apakah Kucing Ragdoll Bisa Akur dengan Kucing Jenis Lain?

Apa yang harus dilakukan?

Pertama, Anda perlu mengidentifikasi masalah sehingga Anda dapat menemukan solusinya. Berikut adalah daftar masalah, penyebab, dan solusi pengenalan kucing yang umum:

Kucing tidak berhenti berkelahi

Ini bisa terjadi karena mereka diperkenalkan terlalu cepat. Kucing baru terlalu menuntut atau kucing baru mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan rumah barunya.

Solusi: Anda perlu memisahkan kedua kucing untuk sementara waktu dan memperkenalkan mereka secara perlahan dari waktu ke waktu. Satu hal yang harus Anda lakukan adalah mengasosiasikan mereka dengan satu sama lain saat makan. Anda bisa memberi mereka makan di sisi yang berlawanan dari pintu.

Lalu Anda perlu membiasakan mereka dengan aroma satu sama lain dengan menukar tempat tidur mereka beberapa kali seminggu. Begitu mereka berdua tampak nyaman dengan aroma satu sama lain, Anda bisa memperkenalkan mereka secara langsung.

Kucing baru ingin bermain, tetapi Ragdoll menolaknya

Ragdoll

Kucing baru Anda mungkin lebih enerjik daripada Ragdoll Anda atau terlalu merepotkan bagi Ragdoll.

Solusi: Ragdoll memang suka bermain, tetapi mungkin kucing baru Anda terlalu sering mengajaknya bermain. Cobalah untuk membuat kucing baru Anda lelah dengan mainannya sendiri selama setengah jam setiap hari. Ini kemungkinan bisa mengurangi agresi atau ketegangan dalam permainan.

Kucing tidak mau saling bergaul

Mereka sepertinya masih menyesuaikan diri dengan dinamika rumah baru.

Solusi: Percaya atau tidak, ini bukanlah masalah serius. Bisa jadi mereka masih saling membiasakan diri. Memiliki kucing yang acuh tak acuh terhadap satu sama lain jauh lebih baik daripada kucing yang saling berkelahi. Beri waktu; maka mereka akan bergaul.

Ragdoll mulai menyemprotkan kencing atau berhenti menggunakan kotak kotoran

Sepertinya Ragdoll Anda mulai merasa sedikit terancam, tidak ada cukup kotak kotoran, atau kotak kotoran tidak cukup bersih.

Solusi: Meskipun Ragdoll biasanya mampu menyesuaikan dengan baik dengan perubahan, selalu ada pengecualian. Cobalah untuk mengenalkan kembali kucing Anda jika dia menunjukkan tanda-tanda stres seperti spraying alias menyemprotkan kencing. Juga, pastikan Anda memiliki banyak kotak kotoran bersih.

Aturan umum yang praktis adalah tiga kotak pasir untuk dua ekor kucing. Tentu saja, kucing yang tidak menggunakan kotak kotoran juga dapat mengindikasikan penyakit, jadi jika Anda melihat ada perubahan kebiasaan buang air, berkonsultasilah dengan dokter hewan.

Ragdoll tidak berhenti bersuara, tidak mau makan, atau melakukan grooming (membersihkan dirinya sendiri) secara berlebihan

Ini semua adalah tanda-tanda bahwa kucing Anda stres.

Solusi: Seperti dengan kebiasaan menggunakan kotak pasir, Anda perlu membawanya ke dokter hewan karena perubahan sikap yang drastis dapat menunjukkan bahwa kucing Anda sakit. Namun, bisa jadi kucing Anda sedikit stres oleh kehadiran anggota keluarga baru.

Ingatlah bahwa bisa jadi dunianya kini sedang kacau, jadi perlakukan dia secara perlahan. Jangan memaksa memperkenalkan teman baru padanya karena itu bisa membuatnya semakin stres. Taruh kucing baru di ruang terpisah sampai dia terbiasa dengan aromanya. Kemudian cobalah untuk memperkenalkan mereka kembali.

Meski memiliki sifat dasar ramah, bukan berarti semua Ragdoll ramah. Dia mungkin hanya perlu sedikit waktu untuk menyesuaikan diri, tetapi hasil akhirnya bisa sangat positif.

Apakah Ragdoll benar-benar membutuhkan teman?

Anda mungkin masih bertanya-tanya apakah Ragdoll Anda benar-benar membutuhkan teman kucing atau tidak. Jawabannya adalah ya, terutama jika dia sering ditinggal sendirian di rumah selama berjam-jam. Ragdoll tidak boleh dibiarkan sendirian.

Ragdoll membutuhkan persahabatan dan interaksi sosial yang konstan agar tetap bahagia dan sehat. Tanpa itu, mereka dapat menjadi kesepian dan depresi, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Beberapa tanda kucing yang kesepian meliputi:

  • Menolak makan
  • Lesu
  • Menjadi lebih manja dari biasanya
  • Menjadi destruktif

Tentu saja, jika kucing Anda menunjukkan tanda-tanda itu Anda perlu membawanya ke dokter hewan untuk mengetahui apakah ada penyakit tertentu yang diidapnya. Jika Anda bisa menemukan pasangan yang cocok dan memperkenalkan mereka dengan benar, Ragdoll Anda akan senang memiliki teman bermain yang baru!

Komentar