Home » Kucing Lucu » Mengapa Kucing Makan Tikus dan Apa Bahayanya?

Mengapa Kucing Makan Tikus dan Apa Bahayanya?

Kucing yang tampak imut dan lucu bisa membuat Anda sebagai pemiliknya lupa bahwa hewan ini sebenarnya adalah predator karnivora. Jauh sebelum dijinakkan manusia, kucing terbiasa berburu hewan lain di alam liar untuk bertahan hidup. Mangsa kucing liar bukan hanya hewan pengerat seperti tikus, tapi juga burung, reptil, serangga, dan lainnya.

Gambar kucing berburu tikus

Manusia kemudian menjinakkan kucing karena hewan ini dianggap mampu mengendalikan populasi hama pertanian seperti tikus. Bermodal sifat tenang, gigi dan cakar tajam, rahang kuat, dan gerakan refleks super cepat, kucing merupakan predator yang menakutkan untuk mangsa-mangsanya. Insting predatori ini masih ada pada diri kucing domestik yang dipelihara manusia.

Kucing liar yang tidak dipelihara manusia sampai saat ini tetap berburu untuk bertahan hidup. Semua kucing memiliki gaya berburu yang sama. Mereka akan memantau mangsa dengan matanya yang tajam, mengendap-ngendap dengan sangat senyap, berjalan meringkuk serendah mungkin, lalu menerkam dengan cepat untuk menghabisi hewan mangsa. Sebagai hewan nokturnal, kucing biasa berburu pada malam hari. Tapi kucing sebenarnya juga berburu di siang hari.

Kucing memangsa hewan lain untuk mendapatkan asam amino esensial, yaitu taurine, yang tidak cukup diproduksi oleh tubuhnya. Daging adalah sumber taurine yang baik dan inilah yang dibutuhkan kucing. Itulah alasannya kenapa banyak makanan kucing mengandung taurine tinggi. Kucing yang memakan hewan juga jarang minum karena mereka mendapatkan kelembaban dari mangsanya.

Pada dasarnya kucing adalah hewan predator alami. Bahkan kucing kecil yang baru berumur enam minggu pun sudah mempertunjukkan gestur menerkam makanan. Sebagian besar pemilik kucing peliharaan mengeluh karena perilaku kucing mereka yang masih suka memburu tikus rumahan, meski mereka sudah diberi makanan kucing yang lezat.

Kucing peliharaan kebanyakan dipelihara di dalam rumah. Hidup sebagai kucing indoor, mereka jarang bertemu dengan hewan-hewan kecil yang bisa dia mangsa. Mereka bisa disibukkan dengan mainan kucing dan makanan lezat. Sebagian kucing peliharaan indoor bahkan ada yang tak tertarik samasekali mengejar tikus, apalagi memakannya. Beberapa di antaranya bahkan ada yang jijik dan takut dengan tikus!

Kucing terkadang memburu tikus bukan untuk dimakan, melainkan untuk dijadikan mainan dan hadiah. Banyak orang heran melihat perilaku kucing yang suka membawa bangkai-bangkai hewan seperti tikus, burung, dan ular. Sebenarnya ini adalah perilaku yang normal. Kucing ingin ‘membagi’ hasil buruannya dengan orang-orang yang mereka sukai. Mereka menganggap ini sebagai hadiah untuk kita.

Bahaya kucing makan tikus

Gambar mainan tikus untuk kucing

Berburu dan memakan tikus adalah perilaku yang sepenuhnya normal pada kucing, tapi sebagai pemilik kucing yang baik, perilaku ini sebaiknya dilarang. Ada banyak masalah kesehatan yang perlu dihindari akibat memakan tikus, apalagi tikus yang sakit atau dijangkiti wabah penyakit.

Beberapa penyakit yang dapat menyerang kucing setelah memangsa tikus antara lain:

  • Toksoplasmosis
  • Cacing Usus
  • Hantavirus

Makan tikus dapat menyebabkan kucing Anda terinfeksi oleh salah satu penyakit ini. Berikut penjelasan singkatnya.

Toksoplasma dapat membuat kucing Anda sakit dan dapat menyebabkan berbagai gejala mulai dari diare, radang paru-paru, penyakit hati, atau penyakit pada sistem saraf. Penyakit ini juga dapat menyebar dari kucing ke Anda!

Cacing gelang (roundworm) adalah parasit usus umum yang bisa diderita kucing setelah memakan tikus. Cacing gelang dapat hidup di usus kucing dan bersaing mendapatkan nutrisi yang biasanya mereka konsumsi.

Hantavirus dapat dengan cepat berkembang menjadi gangguan pernapasan akut dan edema paru. Ini juga dapat menyebar ke manusia juga, meskipun gejalanya mungkin tidak muncul selama berminggu-minggu.

Bahaya lain yang dihadapi kucing Anda adalah mereka bisa memakan tikus yang sudah menelan racun. Racun yang akan membunuh tikus juga bisa membuat kucing Anda sakit dan bahkan membahayakan hidup mereka.

Opsi paling aman adalah tidak membiarkan kucing memakan tikus. Tentu saja, itu tidak selalu bisa dilakukan.

Jadi apa yang harus dilakukan jika kucing Anda memakan tikus?

Karena Anda tidak tahu bagaimana kucing Anda akan bereaksi atau apakah tikus itu sakit, Anda harus memantau perilaku dan kesehatan kucing Anda dengan hati-hati untuk melihat adakah hal-hal aneh yang terjadi padanya. Perhatikan gejala-gejala seperti muntah, diare, atau perilaku abnormal lainnya. Jika Anda melihat gejala buruk apa pun, hubungi dokter hewan Anda segera.

Komentar