Home » Anjing Lucu » Mengapa Beberapa Anjing Jarang Sekali Menggonggong?

Mengapa Beberapa Anjing Jarang Sekali Menggonggong?

Anjing Anda mungkin akan menyalak ketika ada orang masuk ke rumah, melihat hewan lain dari jendela, atau sekedar ingin menarik perhatian Anda. Jika anjing Anda terus-menerus menyalak dan menggonggong, Anda mungkin bertanya-tanya mengapa anjing tetangga Anda tampak jauh lebih tenang jika dibandingkan anjing Anda. Sebenarnya, gonggongan anjing disebabkan sejumlah faktor yang meliputi ras, pelatihan, usia, penyakit, dan kepribadian.

Anjing Tidak Menggonggong

Trah anjing yang tenang

Beberapa anjing memang tidak banyak menggonggong dan kebanyakan dari mereka adalah ras anjing besar. Seringkali penghuni apartemen atau pemilik hewan peliharaan yang suka ketenangan akan memelihara anjing dari jenis-jenis berikut:

Basenji: Kadang-kadang disebut anjing tanpa gonggongan, suaranya yang tenang digambarkan sebagai paduan antara suara yodel dan terkekeh.

Bullmastiff: Dibesarkan untuk menjadi anjing penjaga yang tenang, Bullmastiff dapat mendengus-dengus, tetapi jarang menggonggong.

Newfoundland: Anjing raksasa yang lembut ini seringkali pendiam.

Great Dane: Anjing raksasa lainnya, Great Dane, tidak banyak menggonggong, tetapi ketika dia melakukannya maka akan terdengar sangat keras dan dalam.

St. Bernard: Trah ini umumnya tidak akan menggonggong jika tidak diprovokasi.

Whippet: Whippet yang ramping dapat berlari cepat, tetapi juga tenang dan sunyi.

Pelatihan untuk mengurangi gonggongan

Anjing Kalem

Walaupun Anda bisa frustasi ketika meminta anjing berhenti menggonggong, sebenarnya ada beberapa teknik pelatihan yang bisa membantu meredam gonggongan anjing. Cobalah untuk tidak berteriak pada anjing Anda. Dia mungkin berpikir Anda sedang ingin keriuhan dan dia akan lebih banyak menggonggong.

Bicaralah dengan tenang dan tegas kepadanya, gunakan perintah “diam.” Begitu dia berhenti menggonggong, beri dia hadiah. Semakin cepat Anda memulai pelatihan, semakin kecil kemungkinan gonggongan anjing Anda menjadi kebiasaan yang mendarah daging.

Ciri-ciri kepribadian

Seperti manusia, beberapa anjing lebih pemalu dan tertutup. Anjing-anjing ini secara alami tidak akan banyak menggonggong karena mereka tidak ingin menjadi pusat perhatian. Jika Anda baru saja membawa pulang seekor anjing, dia masih berusaha untuk beradaptasi dengan rumah barunya.

Dia mungkin tidak menggonggong pada awalnya, tetapi saat dia sudah merasa lebih nyaman, Anda akan mengetahui apakah dia secara alami adalah anjing yang tenang atau sedang bersiap sebelum menjadi lebih vokal.

Masalah medis

Seekor anjing yang biasanya selalu menggonggong dan tiba-tiba menjadi jauh lebih tenang harus diperhatikan. Penyakit pada laring atau kotak suara dapat membuat anjing diam. Penyakit-penyakit ini sering melumpuhkan laring sehingga anjing tidak lagi bisa menggonggong.

Anjing jenis Bouvier des Flandres dapat mewarisi masalah ini dan ini juga menjadi penyebab beberapa Siberian Husky, Dalmatian, dan Bull Terrier tidak mampu menggonggong. Gangguan bawaan ini sering membungkam anjing antara usia empat dan enam bulan. Bentuk kelumpuhannya kadang-kadang terlihat pada anjing jenis besar seperti Newfoundland, Irish Setter, dan Labrador Retriever. Ini bisa disebabkan oleh stres dan aktivitas yang berlebihan.

Kanker laring, kelenjar ludah, dan area mulut dan tenggorokan lainnya juga dapat mempengaruhi gonggongan anjing. Masalah medis lain yang mungkin menyebabkan anjing menjadi tenang adalah muntah, penyakit pernapasan, dan trauma kronis. Kadang-kadang seekor anjing akan menggonggong sampai dia serak atau tenggorokannya sakit.

Anjing tua

Seiring bertambahnya usia anjing, Anda mungkin memperhatikan dia menjadi jarang menggonggong. Ada banyak alasan mengapa hal ini terjadi. Banyak anjing tua kehilangan seluruh atau sebagian pendengarannya. Karena itulah mereka mungkin tidak bereaksi ketika mendengar suara truk atau suara orang di luar.

Seiring bertambahnya usia, pita suara anjing kehilangan kelenturannya, membuat gonggongan mereka menjadi jauh lebih pelan. Peradangan pita suara bisa membuat menggonggong tidak nyaman sehingga mereka berhenti. Anjing pengidap demensia dapat kehilangan minat untuk menggonggong bersama dengan hilangnya ketertarikan pada anggota keluarga dan ketidakmampuan untuk menanggapi perintah.

Komentar