Home » Reptil » Memelihara Tokek Garis Putih atau White-lined Gecko (Gekko vittatus)

Memelihara Tokek Garis Putih atau White-lined Gecko (Gekko vittatus)

Tokek garis putih alias white-lined gecko (Gekko vittatus) tubuhnya berwarna coklat, hijau atau tan dan memiliki garis putih di setiap sisi kepala yang menyatu di belakang kepala dan memanjang sampai pangkal ekor; ekornya sendiri memiliki selang-seling marking atau garis putih lebar. Tokek ini memiliki bantalan jari kaki khusus yang memungkinkan mereka bergerak dengan mudah di sepanjang permukaan vertikal.

Gambar Tokek Garis Putih

Tokek garis putih dewasa bisa tumbuh sampai panjang 22 hingga 25 cm termasuk ekornya. Mereka dapat hidup 10 hingga 20 tahun atau lebih. Namun, mereka relatif baru di dunia tokek hias sehingga umur mereka agak sulit diperkirakan dengan pasti.

Mereka tidak seagresif beberapa jenis tokek lainnya, karena itulah mereka bisa menjadi hewan peliharaan yang baik untuk penghobi baru yang kurang berpengalaman. Hewan ini juga memiliki nama lain Indonesian skunk gecko atau skunk gecko.

Perilaku dan temperamen

Tokek garis putih cenderung kurang agresif dibanding kerabat dekatnya, tokek Tokay. Tokek ini cepat, lembut, dan akan menggigit jika merasa terancam. Jadi harus berhati-hati saat memegangnya.

Terarium

Terarium tinggi bervolume 20 galon (75 liter) cukup untuk beberapa ekor tokek garis putih, tetapi lebih besar lebih baik karena mereka adalah kadal yang aktif. Tokek ini membutuhkan ruang vertikal untuk memanjat, jadi gunakan terrarium tinggi. Terarium kaca dengan ventilasi bagian atas atau sisi adalah pilihan yang bagus. Tokek garis putih jantan sifatnya teritorial sehingga hanya boleh dipelihara satu di masing-masing kandang; jangan pernah menaruh pejantan lain di tempat yang sama.

Tokek garis putih membutuhkan ruang untuk memanjat. Sediakan campuran cabang, kayu apung, bambu, dan tanaman merambat pada berbagai ketinggian dan orientasi. Tambahkan berbagai tanaman hidup yang lembut dan kokoh karena gecko akan suka bersembunyi di tanaman untuk berlindung. Sediakan pula gua, kulit kayu, atau benda lain yang cocok untuk bersembunyi.

Jangan lupa sediakan wadah air kecil yang dangkal berisi air bersih dan segar setiap hari, meskipun mereka kemungkinan akan lebih suka minum tetesan air dari daun.

Substrat

Substrat untuk tokek bergaris putih haruslah sesuatu yang bisa mempertahankan kelembapan seperti alas serat kelapa, moss atau gambut, meskipun Anda juga dapat menggunakan kertas atau tisu.

Suhu

Atur gradien suhu siang hari antara 27-30 derajat Celsius untuk tokek garis putih. Suhu di malam hari harus berkisar antara 21-23 derajat Celsius.

Lampu pemanas atau lampu ceramic heat emitter bisa menjadi sumber panas yang baik untuk siang hari; di malam hari, bohlam malam merah atau lampu ceramic heat emitter adalah pilihan yang baik. Anda juga bisa menggunakan pemanas undertank. Jangan meletakkan sumber panas tepat di atas terarium karena tokek pendaki ini bisa mendekatinya dan membakar diri mereka sendiri.

Pencahayaan

White-lined gecko adalah hewan nokturnal, jadi tidak perlu pencahayaan UV khusus. Namun, banyak ahli percaya memberikan pencahayaan UV tingkat rendah masih bermanfaat bagi kesehatan mereka secara keseluruhan. Pastikan tokek dapat bersembunyi dari cahaya jika mereka ingin. Bohlam malam merah memungkinkan untuk melihat kapan mereka paling aktif.

Kelembaban

Tokek Garis Putih

Tokek ini membutuhkan tingkat kelembaban yang cukup tinggi; atur kelembaban relatif 65 hingga 75 persen yang dapat Anda ukur dan monitor dengan hygrometer. Lembabkan kandang tokek beberapa kali sehari dengan air hangat yang disaring, dan pastikan kandangnya terlembabkan dengan baik pada malam hari ketika mereka sangat aktif. Tokek garis putih akan minum dari tetesan air yang tersisa dari uap kabut.

Makanan dan air

Beri makan tokek garis putih dengan jangkrik. Berbagai serangga lain dapat ditambahkan, seperti kecoak, belalang, ulat tanah, dan ulat sutera (waxworm dan mealworm hanya boleh diberikan sesekali). Mangsa harus seukuran jarak antara dua mata tokek.

Setiap mangsa harus diberi makanan bergizi terlebih dahulu (gut-load) sebelum diberikan pada tokek dan ditaburi dengan suplemen kalsium dua hingga tiga kali seminggu. Anda juga bisa menambahkan multivitamin seminggu sekali. Beri makan tokek Anda di malam hari.

Tokek muda harus diberi makan setiap hari, tetapi tokek dewasa tidak perlu diberi makan setiap hari; cukup 2-3 hari sekali. Beri makan tokek secukupnya dan jangan biarkan jangkrik yang tidak dimakan berkeliaran di sekitar kandang.

Masalah kesehatan umum

Tokek garis putih rentan terhadap stomatitis atau busuk mulut, penyakit yang umum di antara spesies tokek. Jika terinfeksi, mereka akan mengeluaran cairan seperti keju (yang sebenarnya adalah nanah) yang bisa muncul di sekitar mulut, bersama dengan kemerahan.

Jika Anda melihat tokek Anda meneteskan air liur, ini mungkin merupakan tanda penyakit umum lainnya; kelebihan air liur biasanya mengindikasikan infeksi pernapasan.

Seperti jenis tokek lainnya, tokek garis putih rentan terhadap infeksi parasit. Pada kulit, infeksi semacam itu mungkin terlihat mirip dengan ruam; gejala lain adalah kegagalan tokek untuk melepaskan kulitnya dengan benar.

Parasit internal dapat menyebabkan kelesuan, perubahan nafsu makan, dan kotoran yang tidak biasa.

Semua kondisi ini dapat diobati jika mereka diketahui cukup awal. Jangan mencoba mengobati penyakit ini dengan obat rumahan; selalu berkonsultasilah dengan dokter hewan spesialis reptil.

Memilih tokok garis putih yang baik

Tokek garis putih dapat menjadi jinak jika dirawat dengan benar. Anda harus memilih tokek yang kulitnya halus dan bebas dari benjolan (yang dapat mengindikasikan infeksi kulit atau patah tulang). Meskipun mereka lebih lembut daripada beberapa sepupu mereka, tokek garis putih yang sehat kemungkinan akan bereaksi tidak senang jika dipegang dengan tangan dan mungkin akan mencoba menggigit Anda.

Tokek garis putih harus memiliki mata yang jernih dan selalu siap menerima makanan saat ditawarkan. Selalu cari peternak yang memiliki reputasi baik saat membeli tokek atau hewan peliharaan eksotis lainnya. Mereka pasti dapat memberi tahu Anda masalah kesehatan yang mungkin dialami hewan tersebut.

Tokek yang dibiakkan dalam penangkaran ideal dijadikan hewan peliharaan karena mereka jauh lebih kecil kemungkinannya memiliki parasit atau mengidap kondisi kesehatan lainnya yang cenderung diderita tokek liar.

Tags:

Komentar