Home » Kucing Lucu » Bisakah Kucing Liar Kita Pelihara di Rumah? Apakah Mereka Berbahaya?

Bisakah Kucing Liar Kita Pelihara di Rumah? Apakah Mereka Berbahaya?

Kucing liar adalah sekelompok hewan misterius. Apakah mereka ramah? Bisakah mereka bisa dijinakkan? Apakah mereka secara diam-diam ingin diadopsi menjadi hewan peliharaan? Berikut ini adalah panduan yang akan menjawab semua pertanyaan Anda tentang kucing liar.

Kucing liar

Apakah ada perbedaan antara feral cat (kucing liar) dengan stray cat (kucing kampung, kucing jalanan, kucing terlantar)?

Tidak ada perbedaan biologis antara kucing liar, kucing kampung, dan kucing rumahan. Namun, secara perilaku, ada perbedaan besar.

Perbedaan utama antara kucing liar dan kucing kampung adalah bahwa kucing kampung tidak pernah atau hanya sedikit bersosialisasi dengan manusia dalam beberapa bulan pertama kehidupan mereka. Kucing kampung, di sisi lain, adalah kucing yang pernah memiliki rumah, tetapi sekarang tidak lagi. Pada dasarnya, kucing kampung dan keturunannya adalah mantan kucing rumah.

Ciri-ciri kucing liar

Ada beberapa tanda kunci yang harus dilihat ketika menentukan apakah kucing itu liar atau tidak.

Sosialisasi kepada manusia: Karena kucing kampung hanya sedikit atau tidak pernah bersosialisasi dengan manusia sejak awal kehidupannya, mereka umumnya tidak akan mendekati manusia dan dapat bersembunyi atau melarikan diri dari kita. Sebaliknya, kucing kampung cenderung mendekati orang, rumah, dan mobil.

Sosialisasi kepada kucing: kucing kampung biasa hidup dalam “koloni” atau kelompok, sedangkan kucing kampung cenderung hidup sendiri.

Bahasa tubuh dan suara: kucing kampung cenderung merendah ke tanah, berjongkok, dan melindungi tubuh mereka dengan ekornya. Secara umum, mereka cenderung tampak lebih penakut dan ragu ketika manusia berada di dekatnya. Mereka juga tidak akan melakukan kontak mata, mengeong, atau mendengkur pada manusia.

Di sisi lain kucing kampung cenderung berperilaku lebih layaknya kucing rumahan, melakukan kontak mata, dan mengeong pada manusia yang mendekatinya.

Perilakunya

Kucing jalanan

Sebagaimana dijelaskan di atas, kucing ini cenderung takut pada manusia karena jarang atau tidak pernah berhubungan dengan mereka sejak lahir. Kucing kampung bisa mendekati Anda, atau setidaknya tidak akan lari ketakutan, sedangkan umumnya akan berusaha untuk menghindari kontak dengan manusia.

kucing kampung juga cenderung hidup dalam koloni dan dapat berebut pasangan jika mereka tidak dikebiri. Mereka juga bisa lebih teritorial daripada kucing kampung. Kucing kampung, sebaliknya, biasanya hidup sendiri, kemungkinan sudah dimandulkan atau dikebiri, dan kecil kemungkinannya untuk berkelahi dengan kucing lain.

Bisakah  dijadikan peliharaan?

Ada kemungkinan anak kucing ini dijadikan hewan peliharaan di rumah, dengan sosialisasi yang baik kepada manusia. Namun, kucing yang sudah dewasa tidak dapat diubah menjadi hewan peliharaan. Tidak berhubungan dengan manusia sejak kecil membuat kucing liar tak punya keterampilan untuk hidup di rumah. Plus, tinggal di rumah akan membuat kucing ini stres, begitu juga dengan hewan peliharaan lain yang sudah Anda miliki.

Sedangkan kucing kampung masih dapat diubah menjadi hewan peliharaan rumah. Karena mereka pernah hidup di rumah sebelumnya, mereka biasanya tahu bagaimana hidup dengan manusia dan menikmati pengalaman itu.

Kesalah pahaman umum tentang kucing liar

Kucing liar punya reputasi buruk. Banyak orang menganggap mereka sebagai hama, agresif, dan cenderung menyerang manusia. Pada kenyataannya, kucing liar hanya ingin menjauh dari manusia. Karena alasan ini, khewan ini tidak mungkin mengganggu orang atau bertindak agresif terhadap mereka dengan cara apa pun. Mereka lebih suka menjauh dari kita!

Kucing kampung jauh lebih mungkin untuk mengganggu manusia, meminta makanan, atau buang air di pekarangan rumah. Karena familiar dengan manusia, mereka lebih cenderung untuk mencari sumber penghidupan dari manusia. di sisi lain selalu hidup terasing dan tidak punya hubungan apapun dengan manusia.

Komentar