Home » Ikan Hias » Memelihara Ikan Hias Red Wagtail Platy dan Makanannya

Memelihara Ikan Hias Red Wagtail Platy dan Makanannya

Red wagtail platy (Xiphophorus maculatus) adalah ikan air tawar yang menyenangkan dan damai serta kuat dan aktif. Mereka kecil, cantik, dan bagus untuk penggemar ikan hias dari segala tingkatan; mereka adalah salah satu ikan yang paling populer dalam hobi pemeliharaan ikan. Anda dapat menemukan platy dalam beberapa warna berbeda yang menjadikan akuariumnya sangat menarik.

Ikan platy merah

Platy memiliki dua tujuan dalam hidup: makan dan berkembang biak. Mereka akan bergerak melingkari akuarium memakan apa saja, termasuk ganggang, dan pembiakannya tidak bisa dihentikan! Seperti ikan guppy, platy adalah ikan live-bearing. Ikan ini berukuran sekitar 5 cm dan bisa hidup sampai 4 tahun.

Asal-usul dan sebaran

Platy, termasuk red wagtail, berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, dari wilayah Vera Cruz (Meksiko) hingga Belize. Platy lebih suka hidup di perairan kecil yang hangat dengan bagian bawah yang berlumpur dan vegetasi, seperti parit, kanal, mata air, dan rawa.

Menariknya, warna platy bervariasi tergantung badan perairan tertentu yang mereka diami (meskipun platy liar warnanya biasanya kurang mencolok dibandingkan sepupu mereka yang ditangkarkan). Platy pertama kali dibawa ke Eropa pada awal abad ke-20 dan dengan cepat menjadi favorit pecinta akuarium karena sifatnya yang santai, pewarnaannya yang cantik, dan kebiasaan berkembang biaknya yang produktif.

Warna dan marking

Platy semuanya mirip dengan satu sama lain dalam hal ukuran dan bentuk, tetapi hadir dalam banyak kombinasi warna. Platy salt and pepper berwarna hitam dan putih; platy tuxedo dan platy Mickey Mouse memiliki marking unik sesuai nama mereka.

Seperti kebanyakan platy, red wagtail berbentuk trapesium dan memiliki tubuh merah oranye dan sirip hitam. Platy biasanya berwarna coklat dan kuning dengan bintik-bintik gelap di alam liar (walaupun warnanya bervariasi sampai tingkat tertentu). Kini ada lebih banyak warna-warni yang dikembangkan melalui perkawinan silang di penangkaran.

Perbedaan jenis kelamin

Sangat mudah untuk membedakan red wagtail platy jantan dan betina. Cukup periksa sirip dubur mereka (sirip belakang yang menonjol dari perut mereka). Jika sirip dubur berbentuk kipas, maka itu adalah ikan betina. Jika panjang, rata, dan runcing, ikan Anda jantan. Betina juga biasanya lebih besar daripada pejantan, meskipun terkadang juga tidak.

Platy selalu tertarik untuk berkembang biak. Akibatnya, betina sering kali memiliki perut bundar yang menggembung (tanda akan melahirkan belasan ekor bayi ikan hidup). Selain itu, pejantan sering mengejar betina dan betina dapat mencoba untuk mundur dari pejantan yang terlalu gigih.

Teman seakuarium

Platy merah

Red wagtail adalah spesies yang damai dan bisa akur dengan ikan air tawar serupa. Pilihan yang baik meliputi molly, guppy, swordtail, dan tetra. Red wagtail jantan, meski bisa agresif secara seksual, jarang agresif terhadap pejantan lain. Secara umum, mereka cocok dengan berbagai teman seakuarium.

Berhati-hatilah saat menambahkan spesies ikan yang lebih agresif seperti angelfish ke akuarium berisi platy karena platy dapat dengan mudah menjadi mangsa ikan pembully yang lebih besar dan lebih galak.

Habitat dan perawatan

Platy sangat populer di kalangan penhobi ikan hias karena mereka tidak memiliki kebutuhan khusus di dalam akuarium selain air bersih dan berfilter, serta dipelihara pada suhu yang benar (21-23 derajat Celsius, yang kurang lebih mirip dengan suhu kamar).

Pilih akuarium yang berkapasitas setidaknya 5 galon (18 liter) dan pelihara setidaknya dua betina untuk setiap pejantan, jadi ikan tidak akan selalu mengejar-ngejar satu betina saja. Betina juga menyukai beberapa tanaman untuk bersembunyi dari jantan yang gigih.

Red wagtail platy adalah pilihan yang baik untuk para pemelihara ikan baru karena mereka mudah dirawat, tetapi mereka sulit hidup di akuarium baru yang belum tersiklus. Tunggu sampai siklus akuarium Anda selesai sebelum menambahkan platy atau ikan Anda beresiko mati.

Makanan

Platy di alam bebas hidup dari alga dan serangga yang memberi mereka banyak serat. Pastikan platy Anda mendapatkan banyak serat di rumah akuarium baru mereka. Selain makanan yang tercantum di bawah ini, mereka juga menyukai sayuran seperti mentimun, labu, dan bayam. Anda juga bisa memberikan makanan serpihan yang mengandung suplemen sayuran.

Platy perlu makan sekali atau dua kali sehari. Mereka selalu bersemangat untuk makan, tetapi jangan beri mereka makan berlebih. Jika mereka tidak menghabiskan semua makanan dalam beberapa menit, Anda mungkin memberi mereka terlalu banyak makanan. Anda dapat menggunakan pakan serpih, tetapi tambahkan makanan hidup yang memberikan lebih banyak gizi. Cobalah udang air asin hidup atau beku serta cacing mikro, cacing darah, larva nyamuk, daphnia, lalat buah, dan cacing tanah cincang.

Komentar