Home » Ikan Hias » Memelihara Ikan Hias Ekor Merah yang Cantik di Akuarium

Memelihara Ikan Hias Ekor Merah yang Cantik di Akuarium

Ikan hias ekor merah adalah ikan yang atraktif untuk dipelihara di akuarium, dan pilihan yang paling populer di kalangan penghobi adalah red tail black shark alias ikan hiu hitam ekor merah yang bertemperamen semi agresif dan berkepribadian unik. Red tail black shark (Epalzeorhynchos bicolor) adalah anggota keluarga Cyprinidae, jadi mereka lebih dekat hubungannya dengan ikan mas daripada hiu yang asli.

Ikan Ekor Merah

Mereka adalah ikan asli Thailand, tetapi karena perburuan yang berlebihan mereka dianggap sudah punah di alam liar. Mereka bertahan hidup dalam jumlah yang lebih besar dalam industri ikan hias akuarium.

Dikenal karena tubuh hitamnya yang besar dan ekor merahnya yang menyala, red tail black shark dapat tumbuh hingga 6 inci (15 cm) panjangnya. Biasanya mereka bisa hidup sampai umur 6-10 tahun, tetapi beberapa laporan menyatakan ada yang bisa hidup hingga 18 tahun.

Merawat red tail black shark (juga dikenal sebagai “hiu ekor merah”) tidaklah sulit, tetapi perhatian yang lebih harus diberikan pada pemilihan teman seakuariumnya. Ikan ini mampu mengejar teman seakuarium lainnya sampai mati. Mereka tidak melakukan kerusakan fisik apa pun, tetapi mereka dapat menyebabkan tekanan ekstrem dengan serangan teritorial mereka.

Jika Anda berencana untuk mencarikan pasangan untuk ikan ini di akuarium, pastikan bahwa setiap ikan yang Anda pilih bisa tahan terhadap perilaku semacam ini. Kami akan mendaftar beberapa spesies yang ideal untuk menjadi teman hiu ekor merah.

Pertanyaan umum

Apakah red tail shark agresif?

Ya, ikan ini agresif dan teritorial terhadap teman satu akuariumnya. Pilihlah ikan semi-agresif untuk dijadikan temannya. Juga, sediakan banyak tempat persembunyian bagi ikan lain. Kayu apung, gua buatan, dan tanaman berfungsi untuk memecah garis pandang red tail shark.

Ruang adalah faktor terbesar dalam menentukan bagaimana ikan ini akan berperilaku. Akuarium bervolume 75 hingga 100 galon adalah setup yang pas untuk ikan ini. Semakin banyak ruang yang mereka miliki, semakin kecil kemungkinan mereka akan terpancing mengejar-ngejar ikan lain.

Apa makanan red tail shark?

Ikan Hias Ekor Merah

Makanan serpihan atau pelet berkualitas tinggi harus menjadi makanan pokok untuk red tail shark. Namun, makanan daging juga disukai. Cacing darah, daphnia, udang air asin, dan krill akan memuaskan kebutuhan mereka akan protein. Jangan memberi makan terlalu banyak makanan daging karena dapat mempengaruhi kesehatan ikan.

Tawarkan sayuran lebih sering daripada makanan daging. Tambahan yang bagus untuk diet red tail shark adalah zucchini, mentimun, kacang polong, dan kadang-kadang buah. Pastikan untuk membuang makanan dari akuarium jika tidak dimakan dalam beberapa jam. Anda bisa memberi makan ikan ini sehari sekali.

Persyaratan akuarium

Ikan ini memerlukan suhu 22-26 °C dan pH 6,8-7,5 untuk bertahan hidup. Aliran air harus cepat untuk mereplikasi habitat alami red tail black shark. Untuk media, gunakan kerikil atau batu besar. Hindari menggunakan kerikil yang lebih kecil karena ikan ini mungkin mencoba memakannya.

Tumbuhan hidup merupakan tambahan yang bagus untuk akuarium, dan red tail shark tidak memakan tanaman. Mereka mungkin akan memakan beberapa ganggang di atas batu dan kaca, tetapi mereka tidak akan merusak tanaman.

Teman seakuarium

Teman seakuarium terbaik untuk red tail shark adalah ikan-ikan bertubuh besar, cepat, dan berenang di tingkat menengah hingga atas dari kolom air. Ikan yang cocok menjadi pasangannya adalah barb, danio, angelfish (manfish), gurami, dan tetra.

Hindari mencampur ikan ini dengan rainbow shark alias hiu pelangi (sirip merah) karena mereka akan bertarung jika saling berhadapan. Jangan menambahkan ikan yang jinak atau damai ke akuarium mereka karena tidak akan bertahan lama. Hindari juga memasukkan ikan apa pun yang dominan warna merah karena hal ini tampaknya memicu agresi mereka. Memelihara hiu ekor merah bersama-sama juga tidak disarankan karena alasan yang jelas, yaitu agresi.

Komentar