Home » Mamalia » Kumpulan Fakta Kuda Nil, Mamalia Darat Terbesar Ketiga di Dunia

Kumpulan Fakta Kuda Nil, Mamalia Darat Terbesar Ketiga di Dunia

Kuda nil adalah mamalia darat terbesar ketiga setelah gajah dan badak putih dan beratnya bisa mencapai 1,5 ton. Kuda nil dulu tinggal di selatan Gurun Sahara di Afrika. Kebanyakan mereka sekarang berada di kawasan lindung. Mereka bisa hidup sampai 45 tahun. Mari pelajari lebih jauh tentang kuda nil.

Gambar Kuda Nil Marah

Tentang Kuda Nil

Nama kuda nil (hippopotamus) berasal dari kata Yunani “hippo” yang berarti kuda. hewan ini dulu disebut sebagai “kuda sungai” karena mereka menghabiskan banyak waktu di sungai, rawa, dan kolam. Namun, mereka lebih dekat hubungannya dengan babi daripada kuda.

Pada siang hari, mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di air, bersosialisasi dan mencerna makanan dari malam sebelumnya. Selama bulan-bulan yang lebih dingin, mereka suka berbaring di tepi sungai di bawah sinar matahari. Kuda nil dewasa dapat bertahan di bawah air hingga 5 menit.

Di Juluki Mamalia Darat Terbesar

Kuda nil adalah mamalia darat terbesar ketiga setelah gajah dan badak putih. Mereka memiliki tubuh yang besar dan gempal dengan kaki pendek dan kekar. Setiap kakinya memiliki empat jari yang berselaput.

Memiliki kulit yang sangat tebal yang disebut hide. Kulitnya bisa berbobot ½ ton, berwarna abu-abu kecoklatan, dan hampir sepenuhnya tanpa rambut. Satu-satunya rambut dapat ditemukan di sekitar mulut dan ujung ekor. Karena mereka tidak memiliki kelenjar keringat, dia bergantung pada air dan lumpur agar tetap dingin.

Mereka memiliki kelenjar khusus yang mengeluarkan cairan merah. Cairan ini telah menciptakan mitos bahwa mereka berkeringat darah. Cairan ini dapat membantu mereka tetap dingin.

Mereka mampu memakan rumput dan meminum hingga 200 liter air dalam satu hari. Mereka merumput di malam hari selama 4 hingga 5 jam.

Kuda nil jantan dewasa dapat mencapai berat 3 ton, sedangkan betina bisa memiliki berat 1 ½ ton. Seekor bisa memiliki berat 22 hingga 54 kg. Kuda nil terbesar dapat memiliki panjang 4-5 meter dan tinggi 1,5 meter.

Gambar Kuda Nil dan Anaknya

Suara panggilan kuda nil keras dan ketika satu  memanggil, semua yang lain akan merespons. Panggilan terjadi paling sering di pagi hari ketika mereka masuk ke air dan saat matahari terbenam sebelum meninggalkan air.

Mereka dapat berlari dalam jarak pendek hingga 30 km per jam.

Kuda nil betina akan sendirian sebelum melahirkan. Mereka melahirkan di darat, di area berumput dekat dengan air atau terkadang di air. Mereka tinggal sendirian dengan bayi mungilnya selama seminggu atau lebih untuk membentuk ikatan batin dengannya. Setelah itu, ibu akan membawa anaknya kembali ke kawanan.

Kuda Nil Penyelam yang Baik

Anak kuda nil dirawat di bawah air, secara otomatis muncul kembali ke permukaan untuk bernapas. Mereka awalnya bisa bertahan di bawah air selama 35 detik, lalu meningkat menjadi 2 menit pada usia dua bulan. Mereka mulai menggigit rumput sekitar lima bulan dan berhenti menyusui pada usia 22 bulan. Ketika para ibu pergi untuk merumput di malam hari, mereka meninggalkan anak-anak mereka dalam perlindungan beberapa betina lain. Dapat ditemukan dalam kelompok campuran yang terdiri atas sekitar 15 ekor.

Mereka dapat bergerak dengan mudah di dalam air meskipun ukuran badannya besar. Mereka adalah perenang yang baik dan juga bisa berjalan di dasar sungai. Memiliki mata dan telinga kecil yang ada di bagian atas kepala mereka. Ini memungkinkan untuk merendam diri hampir sepenuhnya kecuali mata dan telinga yang tetap di atas permukaan untuk mewaspadai ancaman.

Mereka bisa menjadi hewan yang agresif. Bekas luka di tubuhnya adalah tanda perkelahian sehari-hari. Merekal membuka mulut besarnya dengan menguap untuk memperlihatkan gigi-giginya yang setajam silet; hal itu membuat lawannya tahu bahwa mereka bersenjata dan berbahaya. Memiliki gigi taring besar seperti gading. Jika mereka diganggu di darat, mereka dapat menyeruduk, menggigit dan menginjak-injak apa yang mereka anggap sebagai ancaman. Mereka juga akan menyendok air sambil menatap tajam. Mereka juga akan mendengus dan menggelengkan kepala saat menjadi agresif.

Predator alami hewan ini adalah singa dan buaya. Manusia juga mengancam kelestarian karena memburu daging, kulit, dan gigi gading mereka.

Habitat kuda nil perlahan menyusut di banyak bagian Afrika karena populasi manusia yang terus meningkat. Jika terancam oleh pemangsa, mereka juga bisa terlihat menyelam dan berenang di bawah air.

Komentar