Home » Ikan Hias » Aquascape » Kenapa Ikan Neon Tetra Gampang Mati? Berikut Penjelasannya

Kenapa Ikan Neon Tetra Gampang Mati? Berikut Penjelasannya

Meskipun ikan neon adalah salah satu jenis hewan peliharaan yang paling mudah dipelihara, mereka pada kenyataannya paling rentan terhadap kematian. Ini berlaku khususnya pada beberapa jenis ikan hias kecil yang cantik seperti neon tetra. Banyak orang bertanya kenapa ikan neon tetra mereka mudah mati setelah dimasukkan ke akuarium.

Ikan Neon Tetra

Gambar ikan neon tetra di dasar

Pada dasarnya ikan neon tetra mati karena perubahan mendadak pada kondisi dan suhu air. Mengubah kondisi air biasanya memicu penyakit pada neon tetra dan ini mengarah pada kematian mereka. Jika neon tetra Anda sedang sekarat, pantau parameter airnya terlebih dahulu.

Ada banyak alasan mengapa neon tetra Anda selalu mati. Mari kita selami lebih dalam tentang bagaimana mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari situasi ini.

Apa saja gejala ikan neon tetra yang sekarat?

Bukan hal yang sulit untuk mendeteksi ikan neon tetra yang sekarat karena mereka adalah ikan aktif yang suka berenang dalam kawanan di sekitar akuarium. Mereka mengadopsi perilaku tertentu yang akan memberi tanda bahwa ada sesuatu yang salah di lingkungan mereka.

Meskipun ikan neon tetra dapat hidup hingga sepuluh tahun, mereka cenderung mudah mati dengan sedikit perubahan kondisi air dan akuarium. Jika ada perubahan dalam kimia air, ikan akan mulai mengalami stres, depresi, dan mudah terinfeksi penyakit.

Setiap penyakit yang menginfeksi neon tetra dapat menyebabkan kematian langsung. Mereka adalah ikan hias yang sangat sensitif dan ini mengharuskan Anda untuk menjadi sangat perhatian dalam menjaga keseimbangan kimiawi air.

Ada banyak gejala yang muncul pada neon tetra yang mengindikasikan bahwa dia akan segera mati. Gejala-gejala neon tetra yang sekarat antara lain:

  • Stres
  • Gelisah
  • Berenang dalam pola yang tidak normal
  • Tidak kuat mengangkat dirinya sendiri di dalam air

Baca Juga: Seberapa Kuat Neon Tetra dan Siapa Musuh Alaminya?

Berikut uraian selengkapnya

Stres

Harga ikan neon tetra

Pertama, kita akan membahas gejala pertama yang cukup mudah dideteksi pada neon tetra yang sekarat.

Sangatlah penting untuk mengetahui bahwa banyak hal dapat menyebabkan stres pada neon tetra. Stres adalah hal pertama yang terjadi pada neon tetra setiap kali mereka melewati perubahan mendadak yang tidak sesuai dalam kimiawi air dan kondisi akuarium.

Tidak menjaga kebersihan air akan membuat bakteri lebih mudah menginfeksi ikan dengan berbagai penyakit yang pada akhirnya akan membunuh mereka tanpa ampun. Bakteri membuat air sangat beracun karena kotoran ikan, sisa makanan, atau tingkat amonia yang melonjak dalam air. Kehadiran amonia di dalam air akuarium tidak hanya bisa membuat neon tetra stres, tetapi juga dapat membunuh mereka dalam hitungan beberapa hari.

Untuk menjamin air bebas bakteri, gunakan obat anti-bakteri di dalam air untuk memurnikannya dan memperbaiki kondisinya. Selain itu, mengasinkan air dengan garam ikan juga bisa menjadi solusi yang baik; ini akan mengurangi risiko ikan keracunan.

Jika Anda memiliki neon tetra yang mati dalam akuarium, segera angkat dari akuarium agar Anda dapat memurnikan air.

Gelisah

Gejala kedua dari neon tetra yang sekarat adalah ikan gelisah dan tidak berperilaku normal seperti neon tetra yang sehat. Namun, bedakan antara ikan yang gelisah dengan ikan yang tidak nyaman.

Neon tetra bisa menjadi gelisah pada hari pertama Anda memperkenalkannya ke rumah baru mereka. Sebagian besar dari mereka menderita shock. Adalah hal normal bagi neon tetra untuk merasa tidak nyaman setelah habitatnya berubah secara tiba-tiba. Neon tetra sangat sensitif terhadap perubahan, jadi jangan kaget atau bingung ketika mereka tampak gelisah di lingkungan barunya.

Namun tetra neon yang gelisah juga dapat menunjukkan bahwa ikan itu sakit dan sekarat. Sebenarnya neon tetra bisa mati hanya karena mereka tidak bisa beradaptasi dengan rumah baru mereka. Untuk menghindari hal ini, Anda perlu kesabaran untuk melakukan proses memperkenalkan neon tetra ke akuarium baru mereka.

Pertama, Anda dapat membiarkan kantong plastik neon tetra mengapung di permukaan air akuarium untuk membuatnya terbiasa dengan suhu air. Kemudian biarkan air akuarium masuk ke dalam kantong neon tetra perlahan setiap lima menit atau lebih dan ulangi prosesnya lagi selama satu jam.

Kemudian, Anda akhirnya dapat melepaskan neon tetra ke dalam akuarium dan biarkan mereka berenang di dalamnya. Agak merepotkan memang, tetapi ini sebanding dengan keindahan neon tetra yang akan Anda nikmati di akuarium.

Berenang dalam pola yang tidak normal

Biasanya neon tetra berenang dalam pola yang tetap. Semakin banyak waktu yang Anda habiskan untuk menontonnya, semakin Anda terbiasa dengan pola renang mereka yang tersinkronisasi. Dengan memelihara neon tetra selama beberapa minggu, Anda akan bisa mendeteksi pola aneh. Ketika saat seperti itu tiba, Anda akan mulai merasa khawatir.

Pertama; itu memang tanda stres. Kedua; itu adalah pertanda bahwa neon tetra tidak mengikuti kawanannya, sedang sakit, atau menderita. Ketiga; itu pertanda neon tetra menunjukkan gejala sekarat.

Karena itu, Anda perlu bergegas dan memeriksa apa yang salah dengan air, akuarium, atau penerangan. Neon tetra yang gelisah mungkin diintimidasi oleh ikan lain dan mungkin tidak diterima baik di kawanan mereka. Akibatnya, dia akan ditinggalkan dan mungkin berenang dengan cara yang aneh seolah-olah ikan itu mabuk atau berenang dalam pola melingkar.

Dalam hal ini, lakukan tindakan pencegahan dan pantau parameter air. Selalu carilah penjelasan setiap kali Anda menemukan perilaku aneh yang ditunjukkan neon tetra Anda. Anda perlu banyak membaca referensi tentang ikan ini untuk menambah wawasan Anda.

Tidak kuat mengangkat dirinya sendiri di dalam air

Ini juga salah satu gejala dari neon tetra yang sekarat. Anda akan melihat ikan tersebut selalu berenang di bagian bawah akuarium dan tidak mampu mengangkat dirinya di dalam air. Selain itu, di lain waktu, Anda akan melihat neon tetra mengambang di permukaan air dan tidak dapat berenang di bagian bawah akuarium juga.

Kedua kasus tersebut mencerminkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan ikan. Untuk mencegah masalah lebih lanjut dengan ikan aquascape lainnya, pisahkan ikan yang sakit ke dalam wadah lain dan amati dalam beberapa jam ke depan. Masalah ini bisa sembuh dengan sendirinya.

Jika cara di atas tidak mengubah perilaku berenangnya yang tidak normal, bertanyalah pada para penghobi ikan neon tetra di forum-forum online agar membagi pengalaman mereka.

Pertanyaan-pertanyaan terkait

Mengapa neon tetra tiba-tiba kehilangan warnanya?

Jika akuarium Anda memiliki terlalu banyak cahaya terang dan tidak ada tanaman, ini bisa membuat neon tetra Anda stres karena mereka suka tempat yang teduh dan gelap. Selain itu, neon tetra sering berubah menjadi transparan jika merasa tidak aman, terancam, atau terkadang hanya karena pencahayaan yang redup. Jadi dalam hal ini, pemudaran warna adalah normal.

Apakah neon tetra bisa kembung/bengkak?

Ya, itu adalah gejala penyakit juga. Tapi pertama-tama, bedakan antara ikan neon tetra yang membengkak dengan yang melengkung dengan perut membesar. Neon tetra yang melengkung dengan perut membesar adalah neon tetra betina sehat yang mengandung bayi ikan dan Anda tidak perlu khawatir tentang hal itu.

Komentar