Home » Binatang Buas » Memahami Kebiasaan Makan Buaya, Termasuk Kanibalisme

Memahami Kebiasaan Makan Buaya, Termasuk Kanibalisme

Apa yang dimakan buaya? Buaya adalah karnivora dan memakan berbagai hewan, termasuk ikan, zebra, monyet, sapi, dan bahkan anggota keluarga reptil mereka sendiri. Artikel berikut menguraikan lebih lanjut tentang kebiasaan makan buaya.

Buaya makan

Tahukah Anda?

Saat makanan langka, beberapa spesies buaya diketahui dapat bertahan hidup tanpa makanan hingga 12 bulan.

Sebagai salah satu spesies tertua di planet ini, buaya telah berevolusi sebagai salah satu predator paling mematikan yang menghuni danau dan sungai. Tubuh mereka yang ramping, ekor yang panjang dan lebar, gigi setajam silet, bersama dengan kekuatan gigitan yang luar biasa, menjadikan mereka predator penyergap yang ideal. Mereka sering dengan sabar menunggu mangsanya mendekat dalam jangkauan mereka dan bahkan diketahui melompat keluar dari air setengah panjang tubuh untuk membentak mangsanya.

Bayangkan menjadi mangsa dengan buaya raksasa yang membentak Anda, menakutkan bukan? Sejujurnya, hanya dengan melihat mereka juga membuat kita gelisah. Tapi apakah kita manusia juga termasuk mangsa buaya? Pakar buaya mengatakan bahwa mereka umumnya hewan pemalu dan akan lari dari manusia. Tapi apa yang dimakan buaya? Yuk kita coba cari tahu kebiasaan makan buaya melalui artikel ini.

Apa yang Dimakan Buaya?

Buaya adalah pemakan daging yang keras dan tidak peduli apakah dagingnya segar, busuk, atau bau. Tidak jarang terlihat buaya mencincang daging binatang seperti babi hutan, rusa, kijang, babi, monyet, dan anjing. Vertebrata kecil seperti ikan merupakan makanan lezat bagi kebanyakan spesies buaya. Mereka juga tidak merasa bersalah memburu anggota keluarga reptilia mereka sendiri, yang artinya mereka juga memakan ular, bahkan yang berukuran besar termasuk anaconda. Selain itu, cangkang penyu yang keras tampaknya tidak menghalangi buaya untuk mengunyahnya.

Ukuran Tidak Penting

Selain itu, ukuran mangsanya tidak terlalu mengkhawatirkan bagi buaya besar atau raksasa. Misalnya, kerbau, sapi, rusa kutub, jerapah muda, dan bahkan bayi gajah, saat melintasi sungai dan rawa yang dangkal dapat dengan mudah menjadi mangsa serangan ganas buaya. Buaya yang sangat lapar bahkan dikenal melompat ke udara untuk menangkap burung dan kelelawar.

Memangsa Hiu Juga!

Buaya bisa memangsa apa saja yang masuk ke wilayahnya, bahkan hiu. Hiu banteng yang umumnya bernavigasi di perairan dangkal yang hangat, air asin, dan air tawar juga bisa menjadi sumber makanan bagi buaya. Tentu saja, ini jarang terjadi dan salah satu contohnya terlihat di Yellow Water, Taman Nasional Kakadu, Australia, pada bulan Juni 2010.

Pemangsa adalah buaya berukuran 5 meter yang memakan hiu banteng. Hiu banteng tumbuh hingga 80 cm dan berat antara 90 hingga 130 kg. Tak heran, buaya dianggap sebagai salah satu predator paling berbahaya yang hidup di planet ini.

Apa yang Dimakan Bayi Buaya?

Juga disebut sebagai tukik, bayi buaya terlalu kecil untuk berburu mangsa yang lebih besar. Kebanyakan mereka memangsa serangga air. Krustasea seperti siput air adalah sumber makanan umum bayi buaya ini. Saat mereka mulai tumbuh, mereka mulai berburu katak dan ikan kecil. Buaya remaja atau muda sering terlihat berpesta udang.

Kanibalisme pada Buaya

Ya, Anda tidak salah dengar, buaya adalah kanibal. Faktanya, cukup umum untuk melihat buaya yang hidup di air asin dan air tawar menunjukkan perilaku kanibal. Selama musim bersarang ketika terjadi kekurangan makanan yang parah, buaya dewasa cenderung melahap bayi dan anak-anak sendiri.

Jika Anda pernah mengunjungi sungai Daintree di Queensland, Australia, jangan heran melihat buaya raksasa sedang memakan buaya yang lebih kecil. Beberapa ahli mengatakan bahwa buaya jantan mungkin menunjukkan kanibalisme untuk mengurangi persaingan dalam memperebutkan mangsa.

Apakah Buaya Makan Batu?

Ya, buaya terlihat menelan batu tetapi tidak untuk memuaskan rasa lapar mereka. Satu-satunya tujuan menelan hal-hal yang tidak bisa dimakan ini adalah untuk membantu pencernaan mereka. Mereka bertindak sebagai bantuan pencernaan dan membantu menggiling makanan yang tertelan. Begitu masuk ke perut, bebatuan akan membantu menghancurkan mangsa termasuk tulangnya. Selain itu, bebatuan ini juga menambah bobot buaya sehingga memungkinkannya tetap berada di bawah air. Puing-puing batu dan batu seberat 10-15 kilogram biasanya ditemukan di dalam perut buaya dewasa.

Bahkan manusia yang secara tidak sengaja mendekati mereka dapat menjadi mangsa monster-monster ini. Faktanya, buaya Nil dan buaya muara terkenal suka menyantap manusia. Sebagai catatan penutup, makanan buaya beragam, tetapi mereka pada dasarnya adalah karnivora dan memakan apa pun yang menghampiri mereka.

Komentar