Home » Anjing Lucu » Jenis-jenis Anjing yang Tidak Galak, Cocok untuk Keluarga

Jenis-jenis Anjing yang Tidak Galak, Cocok untuk Keluarga

Sebelum memilih anjing keluarga, Anda sedikit banyak perlu memahami karakteristik jenis anjing tertentu untuk membimbing pilihan Anda. Tingkat agresi penting karena banyak alasan, namun menentukan breed yang paling tidak agresif itu sulit karena setiap anjing, terlepas dari apa rasnya, memiliki potensi untuk menjadi agresif. Beberapa ras cenderung lebih santai daripada yang lain, menjadikan mereka hewan peliharaan keluarga yang ideal.

Gambar anjing yang ramah

Kecenderungan ras

Ras anjing sangat bervariasi sesuai dengan ukuran, temperamen, dan persyaratan perawatannya. Jika Anda tinggal bersama orang lain atau hewan peliharaan lain, atau Anda tinggal di apartemen, Anda harus mempertimbangkan potensi tingkat agresi dari anjing baru Anda. Anjing baru itu harus bisa menerima orang lain, anjing lain, atau kucing yang akan dia temui di lingkungan rumahnya. Tidak ada cara untuk menentukan tingkat agresi suatu ras karena setiap anjing dapat bertindak agresif bila salah penanganannya.

Beberapa karakteristik ras anjing tertentu mendorong perilaku yang mungkin tidak sesuai dengan situasi hidup Anda. Banyak trah anjing dibiakkan untuk tujuan tertentu, seperti menggembala, menjaga, dan mengambil buruan, yang dapat mempengaruhi kebiasaan mereka di rumah, bahkan jika mereka tidak memiliki tugas.

Misalnya, anjing border collie dikembangkan secara khusus untuk menjaga kawanan hewan ternak, dan ketika tidak ada kawanan hewan ternak untuk digembalakan, mereka kemungkinan akan menggiring kucing keluarga atau anak-anak dalam upaya untuk “menggembalakan” mereka. Anjing ini tidak bermaksud buruk; dia hanya melakukan pekerjaannya.

Anjing besar yang tidak galak

Anjing besar yang sabar

Ada alasan mengapa golden retriever dan Labrador retriever adalah pilihan yang sangat populer untuk anjing keluarga: keduanya adalah anjing yang sangat ingin menyenangkan semua orang dan mampu mengikuti keluarga aktif yang sering bepergian.

Terlepas dari reputasinya sebagai pelari yang hebat, anjing greyhound sebenarnya adalah pilihan yang juga cocok untuk keluarga yang suka dengan anjing besar yang santai; ketika tidak diharuskan untuk balapan lari, anjing ini lebih tertarik untuk duduk-duduk di sofa.

Bernese mountain dog juga bisa menjadi teman bermain yang hebat, menarik anak-anak dalam gerobak, dan lainnya. Jika Anda atletis atau suka bermain-main air, Portuguese water dog adalah pilihan yang cukup aman untuk anjing yang non-agresif yang dapat mengimbangi Anda.

Baca Juga: 10 Jenis Anjing yang Cocok dan Akur dengan Kucing

Anjing sedang yang tidak galak

Anjing sedang yang sabar

Jika Anda menyukai penampilan dan temperamen anjing greyhound, tetapi menginginkan sesuatu yang sedikit lebih kecil, pertimbangkan memelihara anjing whippet. Mereka lembut, tenang, dan mudah dirawat dengan lapisan bulu pendeknya.

Bulldog sangat kontras dalam hal perawakan, namun anjing kekar dan gagah ini memiliki sifat yang pengasih dan jinak yang tidak sesuai dengan penampilan kerasnya. Mereka siap untuk bermain sedikit kasar dengan anak-anak dan beradaptasi dengan baik untuk setiap situasi kehidupan.

Anjing kecil yang tidak galak

Anjing kecil yang sabar

Meskipun vokal, beagle adalah anjing kecil yang ramah, siap untuk bermain kejar-kejaran, dan menghibur anak-anak Anda di sore hari di halaman belakang. Namun, pastikan halaman Anda berpagar karena beagle cenderung akan bekeliaran di luar jika mereka mencium aroma sesuatu yang menarik.

Anjing pug dan Cavalier King Charles spaniel juga pilihan yang solid jika Anda mencari anjing kecil yang tidak agresif. Kepribadian mereka agak berbeda; anjing pug adalah anjing kecil yang lincah dan suka main-main, sedangkan spaniel lebih tenang. Keduanya sangat sayang terhadap anggota keluarga mereka.

Menentukan pilihan

Memang benar beberapa ras memiliki kepribadian yang kurang agresif, bisa bergaul baik dengan orang-orang dan hewan peliharaan lainnya. Namun bukan berarti mereka tidak butuh pelatihan. Bahkan anjing yang paling lembut sekalipun akan menjadi tidak patuh jika dia tidak dilatih dengan benar.

ASPCA mencatat bahwa sosialisasi awal bisa meningkatkan peluang anak anjing untuk tumbuh menjadi anjing yang lebih santai dan percaya diri. Pelatihan yang tepat memastikan anjing Anda memahami batasan-batasannya dan merespons perintah Anda serta memberikan pengalaman hidup yang lebih bahagia bagi seluruh keluarga.

Komentar