Home » Ayam » 10 Jenis Ayam Petelur Terbaik Favorit Peternak Dunia

10 Jenis Ayam Petelur Terbaik Favorit Peternak Dunia

Ayam petelur bagi banyak orang, manfaat utama memelihara ayam di halaman belakang adalah mendapatkan pasokan telur segar. Tapi satu hal yang kebanyakan pemula tidak tahu adalah bahwa jenis ayam yang Anda dapatkan berdampak besar pada jumlah telur yang bisa Anda dapatkan setiap hari. Ras ayam tertentu, seperti Bantam Jepang, cenderung tidak bertelur sama sekali, sedangkan ayam hibrida dapat bertelur lebih dari 280 telur per tahun, hampir satu telur setiap hari!

Memilih jenis yang tepat sangat penting jika Anda ingin memanen telur segar sepanjang tahun, jadi kami telah menyusun daftar sepuluh ayam petelur favorit peternak dan penghobi dunia hewan ternak. Kami juga menambahkan bonus satu ras ayam petelur terbaik lainnya, Easter Egger.

Mari simak bersama.

Ayam Petelur Terbaik

1. Ayam Hibrida

ayam petelur hibrida

Ada banyak ras ayam hibrida dan salah satu yang paling umum adalah Golden Comet. Ayam hibrida telah dikembangbiakkan untuk menghasilkan telur dalam jumlah besar namun hanya mengonsumsi makanan dalam jumlah kecil. Ini membuat mereka lebih murah untuk diberi makan daripada ras lain.

Telur: Ayam hibrida bisa bertelur hingga sekitar 280 butir per tahun. Telur-telur ini berukuran sedang dan berwarna coklat.

Warna: Ayam hibrida biasanya berwarna keemasan dengan bulu ekor putih lembut.

Karakter: Mereka cenderung menjadi ayam yang sangat tangguh dan ulet dan jarang berubah menjadi ayam yang suka mengerami telur. Jika Anda mencari ayam produsen telur yang produktif di sepanjang tahun dan mudah dirawat, ayam hibrida jelas merupakan pilihan Anda.

2. Ayam Rhode Island Red

ayam petelur Rhode Island Red

Jenis ayam Rhode Island Red berasal dari Amerika dan dikenal sebagai ayam ‘tujuan ganda.’ Ini berarti mereka dapat dibesarkan untuk diambil telur atau dagingnya. Mereka adalah salah satu ras ayam halaman belakang paling populer karena mereka tangguh dan bertelur banyak.

Telur: Ayam Rhode Island Red muda bisa menghasilkan 250 telur dalam setahun. Telur-telur ini berwarna coklat dan berukuran sedang.

Warna: Berlawanan dengan nama mereka, ayam Rhode Island Red sebenarnya memiliki bulu coklat dan hitam yang memberi mereka penampilan yang gelap.

Karakter: Mereka lebih dari mampu untuk menjaga diri sendiri dan terkenal tangguh. Ayam Rhode sangat ramah dan biasanya dipilih oleh peternak ayam pemula.

3. Ayam Leghorn

ayam petelur Leghorn

Orang yang tumbuh di era 50-an atau 60-an pasti tahu seperti apa penampilan ayam Leghorn dari acara TV populer Foghorn Leghorn. Ayam Leghorn dibawa ke Amerika Serikat dari Italia pada 1800-an dan telah menjadi ayam halaman belakang yang sempurna sejak saat itu.

Telur: Mereka bisa bertelur sampai sekitar 250 butir per tahun. Telur-telur ini berukuran sedang dan warnanya putih.

Warna: Mereka adalah salah satu ras ayam yang paling unik, dengan tubuh putih penuh dan jengger merah tebal besar.

Karakter: Walaupun mereka adalah pilihan yang ideal untuk pemula, siapa pun yang ingin menjinakkan ayam mereka tidak boleh memilih Leghorn karena mereka dikenal pemalu dan sulit dijinakkan.

4. Ayam Sussex

ayam petelur Sussex

Seperti ayam Rhode Island Red, ayam Sussex adalah ayam dual fungsi yang berarti mereka dapat dibesarkan untuk dimanfaatkan telur atau dagingnya.

Telur: Ayam Sussex dengan mudah mampu bertelur 250 telur setahun. Warna telurnya bervariasi, dari coklat hingga putih krem.

Warna: Jenis ayam Sussex memiliki delapan warna berbeda, yang paling umum adalah tubuh putih murni dengan bulu leher dan ekor hitam.

Karakter: Mereka adalah jenis yang sangat tenang yang dengan senang hati akan bebas berkeliaran di taman tanpa merusaknya. Jika Anda ingin jenis ayam jinak yang mau makan dari tangan Anda, ayam Sussex adalah pilihan Anda.

5. Ayam Plymouth Rock

ayam petelur Plymouth Rock

Ayam Plymouth Rock (Barred Rock) adalah pilihan ideal untuk pemelihara ayam pemula yang mencari ayam yang bisa bertelur kira-kira sekali setiap dua hari.

Telur: Plymouth Rock yang sehat bisa bertelur sekitar 200 butir setahun. Telur-telur ini berukuran kecil hingga sedang dan berwarna coklat muda.

Warna: Mereka sebagian besar berwarna abu-abu dengan garis-garis putih melilit tubuh mereka.

Karakter: Ayam Plymouth adalah unggas besar yang jauh lebih cocok untuk gaya hidup bebas. Seperti ayam Sussex, mereka adalah unggas yang sangat ramah dan dapat dengan mudah dijinakkan.

6. Ayam Ancona

Ancona

Ayam Ancona adalah ayam kecil yang berasal dari Italia, tetapi sekarang jauh lebih umum diternak di Inggris dan Amerika Serikat.

Telur: Mereka akan menghasilkan sekitar 200 telur per tahun. Telurnya putih kecil.

Warna: Soal penampilan bulu, tampilannya sangat mirip dengan ayam Plymouth Rock kecuali ukurannya yang kurang dari setengahnya.

Karakter: Ayam Ancona bukan jenis ayam yang cocok dijadikan ayam peliharaan (ayam hias). Mereka penakut dan bulunya harus sering dipangkas karena mereka terkenal suka terbang keluar dari kandang ayam!

7. Ayam Barnevelder

Barnevelder

Ayam Barnevelder adalah persilangan antara ayam Dutch Landrace dan unggas hutan Asia. Mereka asli Belanda dan dikenal karena bulunya yang mengkilap.

Telur: Ayam ini mampu bertelur sekitar 200 butir per tahun. Telur-telur ini berukuran kecil hingga sedang dan berwarna cokelat muda.

Warna: Ayam Barnevelder didominasi oleh warna hitam dengan bulu berujung coklat.

Karakter: Ini adalah unggas taman yang hebat yang jauh lebih cocok untuk taman rumah. Mereka tidak jago terbang, jadi Anda tidak perlu khawatir untuk memotong bulu mereka.

8. Ayam Hamburg

Hamburg

Ayam Hamburg (juga dieja Hamburgh) adalah ayam asli Jerman dan merupakan salah satu ras ayam paling menarik di dunia.

Telur: Mereka akan menghasilkan sekitar 200 butir telur per tahun. Telurnya berukuran kecil hingga sedang dan memiliki kulit putih mengkilap.

Warna: Bulu mereka menyerupai bulu Dalmatian dan berwarna putih dengan bulu hitam. Ayam Hamburg juga memiliki variasi warna lain, yaitu hitam dengan bulu berujung emas.

Karakter: Ayam Hamburg membutuhkan banyak ruang untuk berkeliaran dan tidak cocok hidup di dalam kandang ayam. Mereka dikenal agresif di ruang kecil dan jauh lebih baik dijadikan ayam kampung yang bebas berkeliaran.

9. Ayam Maran

Gambar ayam Maran

Ayam Maran adalah ayam dual fungsi dan terkenal karena telur coklat gelapnya yang cerah dan kualitas makanan yang luar biasa.

Telur: Ayam Maran akan bertelur sekitar 200 telur setahun. Telur-telur ini berwarna coklat tua yang cerah dan berukuran sedang.

Warna: Mereka sangat mirip dengan ayam Plymouth Rock dan sebagian besar berwarna abu-abu gelap dengan semburat putih.

Karakter: Ayam Maran tidak membutuhkan banyak ruang untuk menjelajah dan merupakan ayam yang sangat lembut. Meski begitu mereka tidak terlalu jinak dan tidak bisa menjadi ‘hewan peliharaan’ yang baik.

10. Ayam Buff Orpington

Buff Orpington

Di tempat kesepuluh adalah ayam Buff Orpington, yang merupakan jenis ayam favorit jutaan orang. Mereka berasal dari Kent, Inggris, dan merupakan impian pemelihara ayam halaman belakang.

Telur: Ayam Orpington akan bertelur sekitar 180 butir setahun. Mereka memiliki kecenderungan untuk mengeram selama bulan-bulan musim panas dan itulah sebabnya mereka bertelur lebih sedikit daripada breed lain yang disebutkan dalam daftar ini.

Warna: Mereka berwarna kuning keemasan yang indah dan memiliki lapisan bulu yang tebal.

Karakter: Ayam Buff Orpington adalah salah satu ras ayam paling jinak yang bisa Anda dapatkan dan akan menjadi hewan peliharaan kebun yang hebat. Dalam waktu singkat Anda dapat melatih mereka untuk makan dari tangan Anda dan bersosialisasi dengan Anda.

Bonus:

Ayam Easter Egger

Gambar ayam Easter Egger

Meski ayam Easter Egger adalah jenis ayam hibrida, mereka layak dibahas sendiri. Ayam yang ingin tahu dan cerdas ini adalah penghasil telur biru yang terkenal, dan jika Anda ingin banyak telur biru, ini adalah teman Anda.

Telur: Mereka dapat menghasilkan sekitar 250 telur per tahun. Ukuran telurnya mulai dari sedang hingga besar. Dan ya, warnanya bisa apa saja dari warna biru kehijauan sampai biru muda yang cerah. Cantik untuk dijadikan ayam hias di halaman rumah!

Warna: Easter Egger bervariasi warnanya. Mereka cenderung cokelat dan memiliki flek warna lain pada bulu mereka. Mereka dikenal menyerupai elang, sehingga cenderung menjadi ayam kampung favorit. EE juga dikenal karena janggutnya yang unik yang seringkali kontras dengan warna dari bagian tubuh ayam lainnya.

Karakter: Ayam Easter Egger memiliki reputasi sebagai unggas yang ramah. Dengan itu, temperamen mereka membentang luas di seluruh spektrum. Beberapa orang melaporkan bahwa ayam ini mudah gugup, lebih suka tinggal jauh dari orang-orang. Ini juga berhubungan dengan kemampuan mereka untuk menghindari predator.

Cara Menjaga Produksi Telur Tetap Tinggi

Hanya karena Anda memiliki jenis ayam yang dapat bertelur banyak, bukan berarti mereka akan terus menghasilkan banyak telur. Banyak hal yang dapat mempengaruhi berapa banyak telur yang diproduksi ayam. Makanan, usia, dan akses mereka ke cahaya matahari semuanya penting.

Usia

Ini adalah fakta yang menyedihkan bahwa ayam yang sudah tua tidak akan bertelur sebanyak ayam yang masih muda. Tahun pertama kehidupan ayam petelur selalu menjadi masa terbaik. Kebanyakan, begitu seekor ayam mencapai usia tiga tahun, jumlah telur yang mereka hasilkan benar-benar menurun.

Jika ayam Anda bertelur 250 di tahun pertama, maka pada tahun ketiga mereka hanya akan bertelur 160 butir. Tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan ini; itu hanyalah hukum alam.

Makanan

Ayam petelur membutuhkan sekitar 20 gram protein setiap hari agar mereka dapat bertelur. Jika menu mereka tidak mengandung cukup protein, maka mereka tidak akan bisa bertelur banyak. Untuk memastikan ayam Anda mendapatkan banyak protein, beri mereka makanan pelet berkualitas tinggi. Pelet ayam petelur diproduksi untuk mengandung semua mineral dan nutrisi utama yang dibutuhkan oleh ayam.

Cahaya Matahari

Selain makanan yang baik, ayam membutuhkan setidaknya 14 jam cahaya matahari agar rajin bertelur. Jika mereka tidak mendapatkan jatah cahaya matahari ini, kemampuan mereka bertelur menjadi terbatas.

Untuk memastikan mereka mendapatkan jumlah cahaya siang hari, pastikan Anda membiarkan mereka keluar kandang sedekat mungkin dengan matahari terbit, bahkan meski itu masih sangat pagi!

Selama musim dingin di luar negeri, cahaya matahari tidak akan bersinar selama 14 jam dan banyak petani ayam di sana menggunakan pencahayaan buatan untuk menjaga ayam mereka tetap bertelur. Anda tidak perlu melakukan ini karena ayam membutuhkan waktu jeda selama musim dingin agar tubuh mereka pulih. Jika Anda memaksa ayam Anda untuk bertelur dengan menggunakan pencahayaan buatan, itu berarti tubuh mereka tidak pulih dan kesehatan ayam Anda akan semakin memburuk.

 

Baca juga :

Komentar