Home » Ikan Hias » Adakah di Dunia Ini Ikan Tanpa Sisik?

Adakah di Dunia Ini Ikan Tanpa Sisik?

Ini mungkin terdengar aneh, tapi faktanya tidak semua ikan memiliki sisik. Ikan adalah bagian dari kelompok vertebrata yang sangat beragam karena kita dapat mengklasifikasikannya menurut kerangka, rahang, habitat, dan apakah mereka memiliki kulit bersisik atau tidak. Cari tahu semua tentang ikan tak bersisik di artikel ini!

Ikan tanpa sisik

Ekosistem perairan bisa sangat bervariasi, begitu pula hewan yang menghuninya. Ikan tanpa sisik hidup di berbagai tempat dan memiliki mekanisme pertahanan untuk bertahan hidup dari serangan hewan lain. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang mereka, baca terus.

Bisakah ikan hidup tanpa sisik?

Sisik menutupi dan melindungi tubuh ikan. Sisik juga membantu mereka dalam gerakan renang. Struktur ini muncul dari dermis ikan. Gen yang berperan dalam pembentukan sisik sama dengan gen yang terlibat dalam perkembangan gigi dan rambut mamalia. Dentin yang membentuk enamel ada di kedua struktur.

Ada berbagai jenis sisik yang mewakili kelompok ikan yang berbeda: plasoid, kosmoid, ganoid, sikloid, dan ctenoid. Dengan keragaman dan fungsi protektif dari sisik ini, kita mungkin bertanya-tanya bagaimana ikan tanpa sisik muncul di bumi? Bagaimana ikan ini melindungi diri dari cedera, predator, dan patogen? Struktur apa yang membantu mereka berenang?

Tidak adanya sisik pada ikan tidak berarti bahwa mereka terbatas. Seleksi alam telah memberi hewan-hewan ini strategi lain untuk bertahan hidup di lingkungan mereka.

Lamprey dan hagfish: ikan tanpa rahang tanpa sisik

Lamprey dan hagfish termasuk dalam kelompok ikan yang sangat primitif: Agnatha atau ikan tanpa rahang. Penampilan mereka sangat berbeda dari jenis ikan lainnya. Di banyak bagian dunia, mereka dianggap sebagai makanan lezat.

Lamprey memiliki tubuh silindris dan memanjang, satu sirip punggung dan satu sirip ekor, dan tanpa sepasang sirip. Hal yang paling aneh dari ikan ini adalah mulutnya yang terbuat dari pelat bertanduk. Selain itu, lidah mereka mampu bertindak sebagai bantalan pengisap pada permukaan spesies yang mereka parasitisasikan.

Hagfish memiliki tubuh yang mirip, tetapi tidak memiliki corong mulut seperti lamprey. Selain itu, mereka menggunakan barbel sebagai organ sensorik.

Ikan anguilliform: conger, belut, dan moray

Spesies ini mirip dan memiliki penampilan seperti ular, dengan tubuh silinder di bagian belakang dan pipih di bagian depan. Conger berwarna abu-abu kebiruan, dengan bibir tebal dan gigi kerucut kecil. Ikan ini aktif di malam hari dan memanfaatkan lubang di medan untuk tetap bersembunyi dan mengintai mangsanya saat senja, saat mereka paling aktif.

Belut hidup di air tawar dan bermigrasi ke laut untuk bereproduksi. Penampilan mereka berubah sepanjang masa hidup mereka, tetapi mereka adalah ikan tanpa sisik. Mereka memiliki kulit yang sangat tebal yang melindungi mereka dari perubahan suhu, sekaligus memfasilitasi pernapasan kulit mereka saat merangkak keluar dari air. Belut listrik yang terkenal mendiami perairan Amerika Selatan dan dapat mengeluarkan muatan listrik hingga 850 Volt.

Moray juga memiliki tubuh anguilliform, tidak bersisik, dan mengeluarkan lapisan mukosa pelindung. Selain itu, mereka memiliki kulit yang sangat tebal dengan proporsi sel penghasil lendir yang tinggi, yang memungkinkan mereka menghasilkan zat ini lebih mudah daripada spesies belut lainnya.

Ikan ini berburu tersembunyi di pasir dan berkat lendir, butiran pasir menempel di permukaan kulit mereka, dan selanjutnya ke dinding sarang mereka, memperkuat tempat berlindung mereka.

Ikan lele

Ikan lele menonjol karena ukurannya yang besar, karena panjangnya bisa mencapai tiga meter dan berat melebihi 200 kilogram. Mereka adalah ikan terbesar di seluruh Eropa. Raksasa ini juga tidak memiliki sisik; kulit mereka ditutupi oleh lendir yang melimpah. Barbel dan papila olfaktorius memungkinkan mereka untuk melihat perubahan kimiawi di dalam air.

Ini adalah spesies yang diperkenalkan untuk olahraga memancing. Faktanya, mereka adalah spesies invasif di banyak wilayah, karena mereka menggantikan spesies asli berkat kemampuan adaptasi mereka ke sungai, danau, dan waduk.

Chimera atau ikan tikus

Contoh lain dari ikan tanpa sisik adalah chimera. Ikan ini memiliki penampilan yang sangat mencolok, dengan kepala menonjol, mata besar, dan ekor yang sangat panjang dan lentur. Mereka hidup sangat dalam dan beradaptasi dengan kegelapan. Mereka memiliki tubuh tanpa sisik dan tulang belakang yang dapat membahayakan penyerangnya dengan serius.

Nah seperti yang Anda lihat, ada berbagai jenis ikan tanpa sisik yang beradaptasi dengan lingkungan yang sangat berbeda, yang memiliki berbagai mekanisme pertahanan.

Komentar