Home » Ikan Hias » Aquascape » 7 Ikan Hias yang Cocok Dipelihara di Akuarium Kecil (50x25x30 cm)

7 Ikan Hias yang Cocok Dipelihara di Akuarium Kecil (50x25x30 cm)

Akuarium ikan hias kecil bervolume 10 galon (37 liter) adalah salah satu ukuran akuarium paling populer yang tersedia di pasaran. Akuarium ini sangat bagus untuk pemula karena ukurannya yang kecil, relatif murah (ideal untuk mereka yang memiliki anggaran terbatas), dan juga bisa menjadi akuarium penangkaran yang bagus untuk aquarist berpengalaman. Akuarium ini biasanya berukuran 50 cm x 25 cm x 30 cm.

Akuarium Kecil

source: petco

Meski akuarium 10 galon cukup kecil dibandingkan dengan akuarium ikan lainnya, ada banyak pilihan ikan hias air tawar yang bisa dipelihara di dalamnya. Dan karena ukurannya yang kecil, sangat penting untuk meneliti dan memahami cara merawat setiap spesies ikan air tawar yang akan dimasukkan ke dalam akuarium tersebut. Polutan dapat dengan cepat menumpuk jika akuarium kecil kelebihan ikan atau jika penggantian air rutin tidak dilakukan.

Ada beberapa penghobi ikan yang menggunakan ‘aturan praktis’ yang menyarankan satu inci ikan per satu galon air. Ini bukan aturan yang bagus untuk diikuti karena beberapa spesies memerlukan lebih banyak ruang daripada yang lain. Selalu teliti setiap spesies yang ingin Anda pelihara, seberapa cocok mereka dengan spesies lain, dan berapa banyak yang bisa dipelihara dalam akuarium komunitas.

Akuarium Ikan Hias Kecil Minimalis Dengan Ikan Cichlid

Nah, mari kita lihat ikan hias kecil yang ideal dipelihara di akuarium kecil.

1. Celestial pearl danio

Ikan celestial pearl danio

source: fishkeeping world

Celestial pearl danio (Celestichthys margaritatus) adalah ikan yang sangat damai dan mudah dirawat. Mereka adalah ikan hias yang relatif baru untuk para penghobi ikan karena baru ditemukan pada tahun 2006. Mereka juga sempurna untuk akuarium kecil 10 galon karena mereka hanya tumbuh hingga maksimal satu inci (2,5 cm).

Ikan yang menakjubkan ini memiliki tubuh metalik biru tua dengan bintik-bintik mirip permata dan garis oranye horizontal pada siripnya yang menambah keindahan warnanya.

Celestial pearl danio lebih suka akuarium yang penuh tanaman dengan banyak batu, gua, dan kayu apung. Mereka harus dipelihara dalam kawanan minimal enam ekor. Anda dapat memeilihara hingga 10 ekor dalam akuarium 10 galon.

Jika Anda ingin memelihara 10 ekor, maka jangan pelihara spesies ikan lain. Tapi jika Anda memelihara kurang dari 10 ekor, maka Anda bisa memasukkan beberapa ekor udang hias cherry shrimp.

2. Golden dwarf barb

Ikan golden dwarf barb

source: project noah

Meski golden dwarf barb (Pethia gelius) adalah salah satu jenis ikan barb yang kurang terkenal, mereka adalah ikan air tawar yang ideal untuk akuarium 10 galon karena hanya tumbuh hingga 1,5 inci (3,8 cm). Ikan ini berasal dari India utara, Nepal, dan Bangladesh, dan mereka biasanya berwarna kuning keemasan dengan marking hitam.

Mereka paling bahagia saat dipelihara di akuarium yang ditanami dengan campuran tanaman terapung dan kayu apung. Mereka harus dipelihara dalam kelompok minimal lima ekor. Anda dapat memuat maksimal 10 ekor dalam akuarium 10 galon.

Mereka juga dapat dipelihara dalam kelompok yang lebih kecil dari lima ekor dengan beberapa spesies kecil lainnya, seperti microdevario atau trigonostigma.

3. Neon tetra

Ikan neon tetra

source: bunnycart

Neon tetra (Paracheirodon innesi) adalah salah satu ikan hias kecil yang paling terkenal. Ikan Neon memiliki tubuh biru berwarna-warni dan garis merah terang mulai dari tengah tubuh mereka.

Mereka menyukai banyak tanaman untuk bersembunyi. Menambahkan kayu apung dan batu akan mereplikasi lingkungan alami mereka di sungai yang jernih di Amerika Selatan. Neon tetra tumbuh hingga sekitar 1,25 inci (3,1 cm) dan sangat damai. Mereka senang ketika dipelihara dalam kawanan. Anda dapat memuat sekitar 10 ekor dalam akuarium 10 galon.

4. Pygmy corydoras

Ikan pygmy corydora

source: practical fishkeeping

Pygmy corydoras (Corydoras pygmaeus) adalah ikan peliharaan kecil dan damai yang harus dipelihara dalam kelompok sekitar 10 ekor. Mereka memiliki tubuh berwarna-warni dengan garis hitam horizontal yang membentang dari moncong ke ekornya.

Ikan akuarium air tawar ini membutuhkan akuarium padat tanaman dan banyak tempat persembunyian. Anda dapat menggunakan tanaman berdaun lebar dan kayu apung untuk membuat tempat persembunyian. Mereka juga membutuhkan substrat berpasir untuk melindungi barbel (sungut) mereka.

Ikan ini membutuhkan penggantian air parsial setiap minggu karena mereka sangat sensitif terhadap kadar nitrat. Tumbuh hingga sepanjang sekitar 3 cm, pygmy corydoras harus dipelihara dalam akuarium khusus spesies ini dengan jumlah delapan hingga 12 ekor, atau dengan spesies kecil lainnya seperti ember tetra atau mikro rasbora.

5. Guppy

Ikan guppy

source: petmd

Ikan Guppy (Poecilia reticulata) adalah salah satu ikan yang paling ramah bagi pemula. Mereka sangat mudah dirawat sehingga mereka dapat berkembang biak tanpa bantuan tambahan. Jadi jika Anda menaruh mereka di akuarium 10 galon, Anda harus memelihara pejantan saja atau betina saja. Kalau tidak, mereka akan berkembang biak dan anak-anak mereka akan cepat memenuhi akuarium Anda (kecuali jika Anda ingin menyiapkan akuarium khusus pengembangbiakan).

Anda dapat memelihara antara lima hingga 10 ekor guppy dalam akuarium kecil 10 galon. Jika Anda menyiapkan akuarium penangkaran, gunakan rasio satu jantan dan dua betina (dan pastikan Anda memiliki akuarium lain untuk memindahkan bayi mereka).

Guppy hadir dalam banyak warna berbeda, pejantan lebih berwarna daripada betina. Mereka hidup bahagia di akuarium yang ditanami dengan varietas tanaman keras seperti Java Fern dan Java Moss.

6. Cupang

Ikan betta

source: gefcoral

Ikan Cupang alias betta (Betta splendens) adalah ikan akuarium air tawar populer lainnya. Mereka hadir dalam berbagai warna cerah dan sangat mudah dirawat. Idealnya, mereka harus dipelihara secara tunggal, meskipun tergantung pada sifat cupang Anda, mereka mungkin cocok untuk hidup di akuarium komunitas jika mereka cukup damai.

Mereka tidak boleh dipelihara dengan spesies yang terlihat mirip (misalnya guppy, yang memiliki sirip yang serupa). Banyak orang memelihara ikan ini dalam kotak kaca kecil dan itu sangat tidak baik untuk cupang. Mereka harus benar-benar dipelihara dalam akuarium yang yang memiliki filter dan tanaman.

7. Dwarf gourami

Ikan dwarf gourami

source: fishkeeping world

Dwarf gourami (Colisa lalia) atau dikenal sebagai gurami kerdil adalah ikan hias kecil yang damai dengan kebutuhan perawatan yang moderat. Mereka ideal dipelihara oleh orang-orang yang punya sedikit pengalaman dalam memelihara ikan.

Pejantan berwarna merah jingga dengan garis-garis biru vertikal, sedangkan betina berwarna biru-abu-abu keperakan dengan garis-garis kuning vertikal yang sangat samar.

Mereka dapat dipelihara dengan ikan damai lainnya dan akuarium harus diletakkan di tempat yang tenang (suara keras dapat menakuti mereka). Mereka membutuhkan banyak tanaman, termasuk tanaman terapung, dan memilih substrat yang gelap akan membantu menampilkan warna indah mereka.

Anda dapat memeihara tiga ekor dwarf gourami dalam akuarium 10 galon atau hanya satu ekor dengan sekawanan ikan damai lainnya, seperti lima ekor neon tetra.

Nah, dari ketujuh ikan hias di atas mana nih yang bakal Anda pilih?

Komentar