Home » Ikan Hias » Ikan Arwana Merah, Raja Ikan Hias dari Kalimantan Barat

Ikan Arwana Merah, Raja Ikan Hias dari Kalimantan Barat

Ikan arwana merah merupakan raja ikan hias dengan harga yang mahal. Ikan ini merupakan jenis ikan air tawar yang berasal dari keluarga Osteoglossidae dan dikenal sebagai bonytongues (nama terakhir sekarang sering dipakai untuk ikan dari keluarga Arapaimidae).

Ikan arwana merah

via: Buy Golden Arowana Fish

Osteoglossid adalah teleost basal yang berasal dari masa Cretaceous dan ditempatkan dalam ordo actinopterygiid Osteoglossiformes. Menurut definisi tradisional, keluarga tersebut mencakup beberapa spesies yang masih ada dari Amerika Selatan, satu dari Afrika, beberapa dari Asia, dan dua dari Australia. Saat ini Arapaimidae sering dianggap sebagai keluarga terpisah yang mencakup arapaima dan arwana Afrika.

Akibatnya, genus Osteoglossum dari Amerika Selatan dan genus Scleropage dari Asia dan Australia adalah satu-satunya genera yang masih ada yang tersisa dalam keluarga osteoglossid. Arapaimidae dan Osteoglossidae berpisah sekitar 220 juta tahun yang lalu selama masa Trias Akhir.

Ikan Arwana Merah Afrika

Di dalam keluarga Osteoglossidae, arwana Osteoglossum Amerika Selatan menyimpang dari arwana Scleropages Asia dan Australia sekitar 170 juta tahun yang lalu selama masa Jurassic Tengah. Ini dapat dijelaskan secara teori bahwa arwana Asia (S. formosus) menyimpang dari Scleropages Australia, S. jardinii, dan S. leichardti, sekitar 140 juta tahun yang lalu, sehingga memungkinkan arwana Asia dibawa ke Asia di anak benua India.

Setidaknya ada lima generasi yang punah, yang hanya diketahui dari fosil, diklasifikasikan sebagai osteoglossid; zaman ini bisa ditelusuri setidaknya sejauh zaman Cretaceous Akhir. Fosil-fosil lain dari zaman Jurassic Akhir atau Cretaceous Awal secara luas dianggap milik ikan arwana dari superorder Osteoglossomorpha. Fosil Osteoglossomorph telah ditemukan di semua benua kecuali Antartika. Genera fosil ini termasuk Brychaetus, Joffrichthys, dan Phareodus. Osteoglossid bersifat karnivora, sering menjadi ikan pemakan permukaan khusus.

Baca Juga : Inilah 15 jenis ikan hias air laut tercantik untuk aquarium

Ikan arwana merah cukup merepotkan untuk dijadikan hewan peliharaan. Mereka tergolong ikan mahal, membutuhkan ruang hidup yang luas, pemakan yang pilih-pilih, dan membutuhkan banyak perawatan. Arwana adalah legenda sejati dari dunia akuatik dengan perilaku agresif dan kepribadian yang sehat.

Tidak seperti kebanyakan ikan yang mulai bereproduksi pada sekitar usia enam bulan, arwana biasanya membutuhkan waktu tiga hingga empat tahun untuk bisa beranak. Tergantung pada sistem klasifikasi yang digunakan, ada 10 jenis arwana yang biasa dipelihara sebagai hewan peliharaan, yaitu empat dari Asia, tiga dari Amerika Selatan, dua dari Australia, dan satu dari Afrika.

Ikan arwana merah Asia adalah spesies yang terancam punah dan terlarang di Amerika Serikat. Mereka adalah simbol status di antara orang kaya Asia. Ikan arwana albino dijual dengan harga rekor 300.000 dolar AS pada tahun 2009. Sebagian besar arwana peliharaan dibudidayakan dengan keamanan tingkat tinggi.

Arwana adalah ikan soliter dan hanya bisa ditemani ikan lain saat masih muda. Arwana dewasa dapat menunjukkan dominasi dan agresi. Beberapa spesies ikan lain yang bisa cocok dengan arwana adalah ikan badut, pacu, oscar, cichlid jaguar, green terror, gar, tinfoil barb, ikan Siam, dan ikan agresif lainnya yang tidak dapat masuk ke mulut arwana. Spesies Australia paling baik dipelihara sendirian di akuarium.

Diperkirakan bahwa total pendapatan tahunan sektor arwana Asia adalah lebih dari 200 juta dolar AS secara global sejak tahun 2012.

Asal

Ikan arwana Asia (Scleropages formosus) Red Siluk merupakan jenis ikan air tawar dari Asia Tenggara. Ikan ini memiliki tubuh yang panjang dengan sirip dubur terletak jauh di belakang tubuh. Arwana Asia umumnya memiliki warna perak. Arwana Asia juga disebut “Ikan Naga” karena sering dikaitkan dengan naga dari Mitologi Cina.

Arwana merah adalah spesies sungai asli di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Ada empat varietas warna yang ditemukan di lokasi tersebut, yaitu:

Ikan arwana yang berwarna hijau, pertama kali ditemukan di Indonesia, Vietnam, Burma, Thailand, dan Malaysia.

Untuk ikan arwana yang berwarna emas dan ekor merah, pertama kali ditemukan di Indonesia.

Ikan arwana warna emas, ditemukan di negara Malaysia.

Ikan arwana warna merah juga ditemukan di Indonesia.

Ikan arwana Asia sudah teregistrasi dan termasuk jenis ikan langka yang terancam punah dengan status “terancam punah” oleh IUCN pada tahun 2004. Jumlah jenis ikan ini turun drastis disebabkan perdagangannya yang begitu masif. Oleh karena itulah ikan arwana selalu mempunyai nilai jual yang tinggi, terutama bagi mereka para penggemar Feng Shui yang bersedia membeli ikan ini dengan harga yang fantastis.

Arwana adalah ikan bertulang air tawar dari keluarga Osteoglossidae. Ikan arwana sebenarnya termasuk sebagai spesies ikan purba yang hingga kini belum punah. Banyak nama yang melekat padanya, termasuk ikan siluk, ikan kayak, ikan kalsip, dan ikan kelasa.

Habitat

Ikan siluk atau arwana (Scleropages formosus) adalah ikan yang termasuk langka di Indonesia. Habitat asli hewan ini berasal dari wilayah sungai Kalimantan barat seperti sungai Kapuas dan juga di wilayah sungai Papua. Ikan arwana mempunyai beragam nama lokal seperti dragon fish atau ikan naga, ikan Barramundi, Ikan Saratoga, Pla Tapad, Kelesa, Ikan Siluk, Ikan Kayangan, Peyang, Tangkeleso, Aruwana/Arowana. Ikan ini sangat langka sehingga keberadaanya selalu dicari dan mengakibatkan hewan ini memiliki harga jual yang mahal.

Ikan arwana ini biasanya hidup di tepian sungai yang ada pepohonan besar dan rimbun serta rindang misalnya seperti pohon putat, pohon rasau, pohon beringin, pohon nangka, atau pohon lainnya yang memiliki akar yang menancap ke air karena mereka senang hidup dan berkembang di dalam akar pohon-pohon tersebut.

Cara Memelihara Ikan Arwana

Berikut adalah cara memelihara ikan arwana agar mereka bisa berkembang dengan baik.

Pastikan Anda memiliki akuarium yang luas, Disarankan akuarium harus memiliki ukuran yang disesuaikan dengan panjang dari ikan arwana tersebut, Misalnya ikan arwana dengan ukuran panajng sekitar 20 cm maka Anda harus menyediakan akuarium minimal dengan ukuran kira-kira panjang 100 cm x 50 cm x 45 cm. Kaca akuarium tersebut harus memiliki ketebalan sekitar 8 mm. Untuk ukuran ikan yang lebih besar mereka membutuhkan akuarium yang juga lebih besar lagi, misalnya untuk ukuran ikan arwana dengan panjang lebih dari 20 cm maka ukuran akuarium sekitar 125 cm x 65 cm x 60 cm.

Ganti air akuarium minimal seminggu sekali. Ikan arwana sangat menyukai air yang bersih, oleh karena itu ikan ini tidak boleh kotor airnya. Maka disarankan Anda membersihkan akuarium minimal seminggu 1-2 kali sehingga air di akuarium selalu terjaga dan bersih. Dengan cara ini, maka ikan arwana Anda pun bisa berumur panjang.

Pastikan Anda memberi makan mereka secara rutin. Hobi memelihara ikan berarti Anda juga harus selalu siap dengan pakan ikan berkualitas. Agar ikan arwana tumbuh sehat dan cepat besar maka Anda juga harus rajin memberi makan ikan.

Pakan ikan arwana yang bagus dan sehat diperlukan. Makanan ikan arwana termasuk gampang dicari, salah satunya adalah pelet ikan. Pakan ikan ini sangat mudah ditemukan karena biasanya dijual di toko ikan hias. Anda bisa membeli pelet ikan ini dengan harga yang terjangkau. Beri makan ikan Arwana Anda secara teratur, yaitu di pagi hari sekitar pukul 7-8 pagi hari dan antara pukul 11-12 siang serta di sore hari sekitar pukul 5-6 sore.

Komentar