Home » Ikan Hias » Fakta Ikan African Butterfly Peacock (Aulonocara jacobfreibergi)

Fakta Ikan African Butterfly Peacock (Aulonocara jacobfreibergi)

African butterfly peacock (Aulonocara jacobfreibergi) adalah salah satu ikan peacock cichlid yang paling berwarna. Mereka juga salah satu jenis yang paling bervariasi, dengan strain warna alami yang bisa sangat berbeda di antara populasi mereka sendiri. Cichlid ini adalah salah satu anggota terbesar dari keluarga peacock, meskipun ukurannya juga tergantung pada lokasi asalnya.

Gambar Ikan African Butterfly Peacock

Berikut adalah fakta-fakta menarik tentang ikan African butterfly peacock:

Berasal dari genus Aulonocara

Peacock adalah kelompok cichlid yang sangat populer dari Danau Malawi, Afrika. Mereka adalah anggota genus Aulonocara yang hanya memiliki sekitar 23 spesies, tetapi dengan banyak subspesies. Berkat warna biru, merah, dan kuning cemerlangnya, mereka pun dinamai “peacock cichlid” alias cichlid merak. Sebagian besar anggotanya dapat dikenali lewat kerutan-kerutan kecil di sekitar kepala. Ini adalah lubang sensorik sonar yang memungkinkan mereka menemukan mangsa krustasea kecil yang bersembunyi di pasir.

Baca Juga: 29 Jenis Ikan Cichlid Malawi Paling Populer dan Gambarnya

Ukuran

Ikan African butterfly peacock ukurannya sangat bervariasi tergantung pada lokasi asalnya. Mereka adalah salah satu jenis ikan peacock terbesar. Mereka dapat tumbuh dari 4-6 inci (10-15 cm) hingga sekitar 8-9 inci (20-23 cm).

Harapan hidup

Jika dipelihara dengan baik, ikan African butterfly peacock bisa hidup antara 8 sampai 10 tahun lamanya.

Punya banyak nama

Keragaman yang luar biasa dari ikan African butterfly peacock, jenis A. jacobfreibergi, telah melahirkan banyak nama umum untuk populasi individual. Tetapi sebagai sebuah kelompok, mereka dikenal dengan nama-nama umum lainnya seperti Malawi butterfly cichlid, eureka cichlid, fairy cichlid, Freiberg’s peacock, Jakes atau Jake cichlid, dan Mamalela peacock.

Punya ciri khas unik

African Butterfly Peacock

Spesies ini adalah salah satu yang paling “menyirip” dari peacock. Mereka memiliki ciri khas yang membedakan mereka dari butterfly peacock lainnya, yaitu sirip ekor yang sangat bercabang. Oleh karena itu mereka kadang-kadang juga disebut sebagai swallow tail peacock.

Perbedaan warna antara jantan dan betina

African butterfly peacock adalah yang paling variatif dan berwarna-warni dari semua peacock cichlid. Strain alami dapat sangat berbeda di antara populasi mereka sendiri. Perbedaan warna yang drastis antara pejantan dari spesies ini sering menyebabkan mereka secara keliru dianggap sebagai spesies baru. Namun warna semua betina cukup menjemukan. Betina memiliki warna tubuh putih sampai abu-abu dengan pita vertikal abu-abu/coklat sampai krem. Mereka memiliki sirip dubur dan punggung bulat yang dapat berwarna samar.

Makanan

African butterfly peacock pada dasarnya adalah cichlid karnivora. Di alam liar mereka memakan zooplankton, khususnya larva, dan juga akan memakan krustasea. Di akuarium, berikan mereka pakan cichlid serpih atau pakan pelet berkualitas sebagai makanan utama mereka. Anda juga bisa memberikan suplemen daging.

Makanan pelet, beku, hidup, dan/atau beku-kering seperti daphnia, cacing darah, dan udang air asin adalah pilihan yang sangat baik. Hindari cacing tubifex karena mereka bisa memicu penyakit yang disebut “kembung Malawi.” Anda juga dapat menggunakan campuran udang yang harganya lebih murah dari makanan olahan lainnya dan sama bergizinya.

Perilaku dan Perangai

Ikan African butterfly peacock paling baik dipelihara sendiri-sendiri dalam akuarium 200 liter, atau sebagai kelompok satu pejantan dengan 4-6 betina dalam akuarium yang lebih besar sekitar 300 liter atau lebih. Mereka damai terhadap spesies yang sama selama tidak ada dua pejantan. Anda bisa memelihara lebih dari satu pejantan hanya jika akuariumnya sangat besar dan dapat mendukung wilayah yang berbeda untuk setiap kelompok betina.

African butterfly peacock paling baik dicampur dengan cichlid Malawi berukuran sedang lainnya yang tidak terlalu agresif. Mereka cocok dengan semua peacock cichlid lainnya dari genus yang sama. Mereka juga akan mentolerir cichlid dari genus yang berbeda selama mereka bertemperamen damai dan berukuran sama, meskipun mereka harus memiliki bentuk yang berbeda. Namun cichlid dan Mbuna agresif bukan pasangan yang baik untuk spesies ini.

Punya beberapa variasi

African butterfly peacock memiliki beberapa variasi, antara lain Aulonocara jacobfreibergi “Eureka,” Aulonocara jacobfreibergi “Eureka albino,” Aulonocara jacobfreibergi “Undu Reef,” Aulonocara jacobfreibergi “Otter Point,” Aulonocara jacobfreibergi “Hongi Island,” Aulonocara jacobfreibergi “Cape Kaiser,” Aulonocara jacobfreibergi “Tsano rock,” Aulonocara jacobfreibergi “Cape Maclear,” dan Aulonocara jacobfreibergi “Nkudzi.”

Komentar