Home » Ikan » Cara Merawat Ikan Red Parrot (Blood Parrot Cichlid) Si Ikan Hibrida

Cara Merawat Ikan Red Parrot (Blood Parrot Cichlid) Si Ikan Hibrida

Siapa sih yang tidak suka ikan jenis cichlid? Mereka adalah ikan yang cantik dengan banyak karakter. Meski di luar sana ada banyak varietas cichlid, hanya sedikit yang seunik red parrot alias blood parrot cichlid. Ikan ini dapat ditambahkan ke beberapa jenis setup akuarium yang berbeda, dari setup tunggal, setup satu spesies, atau setup akuarium komunitas.

Jual Ikan Red Parrot

Pada artikel di bawah ini kami akan membahas semua informasi yang Anda butuhkan untuk memelihara ikan red parrot. Kami menjelaskan berbagai aspek, mulai dari desain setup akuarium yang tepat hingga memilih teman yang tepat; semua yang Anda butuhkan ada di sini.

Tentang ikan red parrot

Red parrot atau blood parrot cichlid adalah anggota keluarga Cichlidae. Karena mereka adalah ikan hibrida yang relatif baru, mereka tidak memiliki nama Latin atau nama ilmiah sehingga mereka kadang-kadang hanya disebut  sebagai parrot cichlid.

Spesies ini dibiakkan sebagai ikan hibrida dari dua spesies lainnya. Spesies induknya tidak bisa dipastikan, tetapi spekulasi menunjukkan bahwa ikan red parrot dihasilkan melalui perkawinan silang antara ikan midas cichlid (Amphilophus citrinellus) dengan ikan redhead cichlid (Paraneetroplus synspilus).

Hasilnya adalah ikan air tawar yang bisa hidup hingga 15 tahun jika dipelihara di lingkungan yang sehat. Pastikan Anda tidak keliru membedakan red parrot dengan parrotfish air asin, spesies yang tidak terkait dalam keluarga Scaridae. Anda harus memperlakukan red parrot sebagai spesies Cichlid Amerika Tengah karena kedua spesies induknya berasal dari daerah ini.

Mereka populer di kalangan penggemar cichlid, tetapi kadang cukup sulit untuk menemukannya karena kontroversi seputar spesies tersebut. Banyak orang berpendapat bahwa hibridisasi ikan ini tidak etis, sehingga beberapa toko menolak untuk menjualnya. Tapi di Indonesia, ikan red parrot lumayan mudah ditemui kok.

Ciri perilaku ikan red parrot

Anda dapat memelihara ikan red parrot sendirian, dalam kelompok, atau dalam akuarium komunitas bersama teman ikan yang cocok. Mereka umumnya adalah spesies yang damai, tetapi mereka mudah dibuat stres oleh ikan yang agresif.

Mereka bisa sangat pemalu dan sering bersembunyi di antara tanaman dan dekorasi. Jika mereka tahu ada tempat persembunyian semacam ini, mereka akan jauh lebih aktif di akuarium Anda. Sebagian besar waktu mereka dihabiskan di tingkat menengah akuarium, namun kadang-kadang mereka akan turun lebih rendah dan mulai menggali dasaran untuk mencari makanan.

Ikan red parrot agak berantakan saat makan, jadi Anda perlu rajin membersihkan akuariumnya.

Penampilan ikan red parrot

Gambar ikan Red Parrot

Anda bisa melihat ikan red parrot dewasa tumbuh hingga 20 cm panjangnya, dengan tubuh bulat, sirip besar, mata besar, dan mulut seperti paruh. Mereka adalah ikan yang cantik dengan warna oranye cerah yang bisa bersaing dengan ikan-ikan paling berwarna di sekitar Ada.

Warnanya bisa solid di seluruh tubuhnya, tetapi biasanya warnanya dipecah oleh bercak-bercak warna lain (biasanya putih). Warna lain telah dikembangbiakkan, seperti merah dan kuning. Pewarna khusus sering digunakan untuk menghasilkan lebih banyak varietas warna, tetapi ini mengurangi umur ikan.

Pejantan dan betina sangat mirip, namun pejantan sedikit lebih besar. Ketika muda, beberapa individu biasanya dipotong ekornya menyerupai bentuk hati. Mereka dikenal sebagai heart cichlid (siklid hati) dan sebagian besar penghobi melihat ini sebagai proses yang sangat tidak etis.

Hibridisasi spesies induk telah menyebabkan cacat genetik di mana mulut mereka tidak dapat sepenuhnya tertutup. Akibatnya gigi mereka berada di tenggorokan, yang harus mereka kerutkan untuk menghancurkan makanan.

Habitat dan akuarium ikan red parrot

Ikan red parrot tidak memiliki habitat alami sendiri karena mereka merupakan produk hibridisasi. Untuk mendapatkan gambaran tentang setup yang mereka inginkan, kita perlu melihat di mana spesies induknya hidup di alam liar (seperti midas cichlid).

Ikan midas hidup di air tawar hangat yang mengalir di Amerika Tengah. Airnya sedikit asam. Mereka biasanya mendiami daerah di sekitar batuan dan akar pohon yang memberikan perlindungan dan banyak makanan. Dasar sungainya berpasir dan dihuni banyak tanaman.

Untuk menjaga agar ikan red parrot Anda tetap sehat, Anda perlu meniru kondisi yang serupa di akuarium Anda.

Pengaturan akuarium

Akuarium Anda perlu memiliki keseimbangan antara ruang renang terbuka dan tempat persembunyian yang terisolasi. Ikan ini membutuhkan keduanya karena walaupun mereka biasanya berenang di sekitar, mereka sering merasa malu dan berusaha melepaskan diri dari keadaan yang membuatnya stres. Anda bisa menyebarkan batu, pot kayu, atau tanah liat di sekitar level bawah akuarium untuk menciptakan area renang terbuka di atasnya.

Gunakan banyak tanaman juga. Ini adalah bentuk perlindungan yang bagus dan juga membantu mempertahankan kadar oksigen yang tinggi. Ada banyak spesies untuk dipilih, seperti Java Fern, Anubias Nana, atau Hornwort.

Anda dapat menggunakan media susbtrat pasir. Ikan-ikan ini cenderung menggali, sehingga substrat yang kasar bisa menggoresnya dan menyebabkan luka serta infeksi. Filter yang Anda pilih harus bisa membuat arus yang cukup. Satu-satunya peralatan penting lainnya adalah pemanas (heater) yang diatur di kisaran kisaran 24-26 ° Celsius. PH air harus 6.5-7.4.

Ukuran akuarium

Ikan red parrot membutuhkan setidaknya akuarium bervolume 30 galon (113 liter) dan ini sudah cukup untuk satu ikan. Setiap satu ekor ikan tambahan membutuhkan setidaknya 10 galon (37 liter) untuk memastikan bahwa mereka semua memiliki banyak ruang. Semakin banyak ruang yang Anda berikan, semakin baik.

Teman seakuarium ikan red parrot

Sulit untuk menemukan pasangan (tankmate) yang cocok karena red parrot dapat sedikit sulit diprediksi (terutama ketika stres). Anda bahkan tidak dapat menemukan sahabat alami mereka karena mereka tidak ada di alam liar.

Dengan mempertimbangkan spesies induk dan pengalaman masa lalu, Anda bisa mendapatkan gambaran bagus tentang ikan mana yang bisa dipilih untuk dijadikan temannya. Pasangan akuarium ikan red parrot haruslah ikan yang damai.

Beberapa pilihan bagus untuk tingkat menengah meliputi angelfish, dwarf gourami, kribensis, tiger barb (ikan sumatera), emperor tetra, dan firemouth cichlid. Jangan memilih ikan yang cukup kecil untuk dimakan seperti neon tetra atau guppy. Untuk mengisi level yang lebih rendah, Anda bisa memelihara yoyo loach, corydoras catfish, clown loach, atau clown pleco.

Avertebrata harus dihindari karena dapat dimakan. Namun jika Anda ingin mencoba, Anda bisa memelihara apple snail karena mereka memiliki cangkang keras.

Mencampur red parrot bersama

Selama Anda memiliki ruang yang cukup (60+ galon atau 227 liter lebih) Anda dapat memelihara ikan-ikan ini dalam kelompok. Semakin banyak red parrot yang Anda miliki, semakin banyak tempat persembunyian yang perlu Anda sebarkan di sekitar akuarium.

Makanan

Ikan red parrot Anda bisa memakan berbagai jenis makanan. Mereka omnivora, sehingga bisa makan makanan yang mengandung daging dan tumbuh-tumbuhan. Anda bisa memberi mereka makanan kering, beku-kering, beku, dan hidup. Mereka bisa mengalami kesulitan makan dari permukaan sehingga idealnya makanan harus tenggelam -jadi gunakan pelet, bukan serpih. Anda dapat membeli makanan kering yang diformulasikan khusus untuk cichlid.

Makanan beku dan hidup adalah yang paling bergizi. Anda harus menambahkannya pada makanan kering untuk memasok berbagai nutrisi. Ini membantu ikan Anda melawan penyakit dan menjaga warnanya tetap cerah. Cacing darah, daphnia, dan udang air asin adalah beberapa camilan favoritnya.

Ingat ikan ini akan tetap makan bahkan ketika mereka sedang tidak lapar, jadi batasi makan mereka setidaknya dua kali sehari. Beri mereka jumlah yang bisa mereka habiskan dalam waktu beberapa menit. Mereka dapat menghabiskan banyak makanan dan membuat kekacauan dalam prosesnya, jadi singkirkan makanan berlebih sebelum mengotori akuarium dan lakukan penggantian air secara teratur.

Komentar