Home » Ikan Hias » Cara Merawat Ikan Killifish : Spesies, Akuarium, Makanan

Cara Merawat Ikan Killifish : Spesies, Akuarium, Makanan

Killifish adalah salah satu ikan air tawar yang berwarna paling cerah dan berpola indah. Karena itulah, para penggemar killifish merupakan salah satu kelompok penggemar ikan hias terbesar di dunia. Memelihara ikan bisa menjadi hobi yang sangat bermanfaat, namun kami sarankan Anda memiliki setidaknya dua tahun pengalaman memelihara ikan sebelum mencoba merawat ikan killi.

Gambar ikan killifish

Hampir semua killifish dijual dengan nama ilmiahnya, yang menyulitkan para pemula untuk mengetahui secara persis ikan apa yang mereka beli. Namun, jika Anda seorang pemula yang mau mempelajari killifish secara menyeluruh dan Anda memiliki waktu untuk merawatnya, Anda dapat mempertimbangkan untuk mendapatkan killifish.

Mari pelajari lebih lanjut tentang seluk beluk ikan killifish.

Tentang ikan killifish

Cyprinodontiformes, umumnya dikenal sebagai killifish, adalah keluarga ikan yang terdiri atas lebih dari 1.250 spesies; spesies ini diklasifikasikan ke dalam sepuluh kelompok berbeda.

Keluarga killifish adalah kelompok ikan yang sangat beragam dan tersebar luas. Mereka telah beradaptasi untuk hidup di sejumlah besar habitat yang berbeda dan bisa ditemukan di hampir semua benua di dunia, kecuali Australia dan Antartika.

Killifish terutama ditemukan di perairan sub-tropis dan tropis dangkal. Mereka mendiami perairan tenang maupun bergerak dan kebanyakan adalah ikan air tawar; namun ada beberapa spesies killifish payau dan air asin. Di lingkungan alami mereka, beberapa killifish (killifish tahunan) memiliki umur yang hanya berlangsung selama beberapa bulan.

Meskipun frasa ‘killi’ membuatnya terdengar seperti berbahaya, killifish sebenarnya tidak mendapatkan nama mereka karena alasan itu. ‘Killy’ sebenarnya berasal dari bahasa Belanda yang berarti saluran parit.

Sebagian besar killifish berukuran 1-2 inci (2,5-5 cm), spesies yang lebih besar bisa mencapai hingga 6 inci (15 cm).

Penampilan ikan killifish

Jenis Killifish

Penampilan killifish sangat bervariasi. Satu kesamaan yang dimiliki kebanyakan killifish adalah warna cerah dan pola yang jelas.

Killifish jantan jauh lebih cerah daripada betina, dan sebagian besar kepala killi rata di atas. Mulut mereka berada di ujung wajah atau di bawahnya dan gigi mereka panjang, melengkung, dan runcing. Mayoritas spesies killi memiliki sisik bundar dan tanpa barbel.

Kebanyakan killifish berbentuk ramping dan tombak, yang membuat mereka menjadi perenang hebat. Beberapa memiliki tubuh yang lebih berbentuk silindris dengan sirip bulat pendek dan lainnya memiliki sirip lebar yang panjang.

Bentuk tubuhnya bervariasi tergantung pada spesies, tetapi mereka semua memiliki sirip punggung yang membentang ke bagian belakang tubuh mereka. Pada sebagian besar spesies, pejantan juga memiliki sirip punggung dan sirip dubur yang lebih besar.

Seperti disebutkan sebelumnya, sebagian besar killifish berukuran 2,5 cm-10 cm. Beberapa spesies yang lebih kecil adalah dwarf madeka (Oryzias minutillus) dan hummingbird lampeye (Poropanchax myers) yang memiliki panjang kurang dari 2 cm. Contoh ekstrim killifish yang besar adalah orestias (Orestias cuvieri) yang dapat tumbuh hingga 25 cm.

Cara yang paling berguna untuk membantu Anda memutuskan jenis spesies yang Anda inginkan adalah dengan melihat ciri fisik dan persyaratan perawatan masing-masing spesies.

Perilaku ikan killifish

Kebanyakan ikan killifish damai dan rukun dalam akuarium komunitas; namun pejantan bisa menjadi agresif satu sama lain.

Karena itulah, jika Anda seorang pemula kami sarankan Anda memelihara sepasang killi di akuarium khusus satu spesies. Namun jika Anda berpengalaman dan ingin memelihara sekelompok killi dalam akuarium yang lebih besar, Anda dapat melakukannya selama Anda menyediakan banyak tempat persembunyian.

Alternatifnya, Anda dapat merawat satu killifish jantan di setiap akuarium dan menghindari memelihara spesies jantan yang mirip. Anda juga dapat memelihara betina bersama berapa pun jumlahnya.

Killifish biasanya adalah ikan komunitas yang baik dan dapat dipelihara dengan spesies kecil dan damai lainnya yang memerlukan kondisi air yang serupa, seperti neon tetra dan rummy nose tetra.

Ada satu sifat perilaku killifish yang penting untuk Anda ketahui saat menyetup akuarium, yaitu hampir semua ikan ini adalah pelompat yang luar biasa! Oleh karenanya Anda harus memastikan memasang tutup akuarium untuk memastikan keamanannya. Mengingat ukuran killi yang kecil, mereka dapat melompati celah yang sangat kecil pula.

Setup akuarium ikan killifish

Killifish

Di bagian ini Anda akan diberi gambaran umum tentang kondisi akuarium killifish.

Di alam liar, killifish mendiami banyak tempat. Sebagian besar killifish cukup tangguh dan karenanya mereplikasi habitat alami mereka ke dalam setup akuarium tidaklah terlalu sulit. Ukuran dan pengaturan akuarium tergantung pada berapa banyak ikan yang ingin Anda pelihara dan apa alasan Anda memelihara mereka.

Entah Anda memelihara killifish di akuarium air asin atau air tawar, itu juga akan tergantung pada spesiesnya.

Setup akuarium

Akuarium 20 galon (75 liter) sangat cocok untuk sepasang killifish biasa; jika Anda memilih salah satu spesies yang lebih besar, Anda harus menyesuaikan ukuran akuarium Anda.

Kebanyakan ikan killi harus hidup dalam akuarium dangkal panjang dengan gerakan air yang sangat sedikit atau tanpa arus air. Akuarium Anda harus memiliki banyak tanaman hidup, terutama tanaman mengambang. Tanaman yang cocok adalah jenis cryptocorynes karena mereka cocok dengan tingkat pencahayaan yang rendah.

Akuarium bisa disetup tanpa substrat, tetapi kebanyakan orang suka menutupinya dengan kerikil gelap. Jika Anda memilih menggunakan kerikil, Anda harus memilih jenis yang tidak akan mempengaruhi kesadahan air. Anda juga harus menyediakan beberapa tempat persembunyian untuk killi; ini bisa berupa akar tanaman mengambang, batu, atau kayu.

Kondisi akuarium

Kondisi air akuarium Anda sepenuhnya bergantung pada spesies ikan killifish yang akan menghuninya.

Mayoritas killifish membutuhkan suhu air 22-23 ºC. Jika Anda hanya memiliki satu akuarium, Anda dapat menggunakan heater akuarium biasa. Keseimbangan pH berbeda di setiap akuarium killifish karena masing-masing jenis killi memiliki preferensi yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa killi berasal dari perairan asam lunak dan lainnya menghuni perairan alkali keras.

Untuk sebagian besar killifish, kesadahan air 120-160 ppm sudah sesuai. Kesadahan air tidak begitu penting untuk mendapatkan keseimbangan pH yang tepat meskipun ada beberapa spesies yang membutuhkan air lunak (lebih baik untuk berkembang biak) atau air sadah (misalnya Nothobranchius).

Pencahayaan juga tergantung pada spesies; kebanyakan killifish suka berteduh dari sinar matahari langsung dan karena itu lebih suka akuarium dengan pencahayaan rendah. Mayoritas killifish membutuhkan gerakan air rendah atau tidak ada gerakan air sama sekali.

Soal filtrasi, jika Anda memilih akuarium kecil, kemungkinan besar Anda perlu menggunakan filter (kecuali jika Anda siap untuk melakukan penggantian air kecil sesering mungkin). Akuarium kecil jauh lebih mudah untuk tercemar daripada yang lebih besar karena kotoran akan menumpuk dengan cepat.

Filter akan memecah racun, dan jenis yang paling umum digunakan dalam akuarium kecil adalah filter kotak sederhana dengan spons filter atau filter wol. Jika Anda memiliki akuarium besar, Anda dapat memilih untuk menggunakan filter kerikil.

Makanan ikan killifish

Killifish sebagian besar adalah karnivora dan di lingkungan alami mereka memakan krustasea, larva serangga, dan cacing. Beberapa killi adalah omnivora dan memakan alga.

Di akuarium, sebagian besar killifish memerlukan makanan hidup. Oleh karena itu jika Anda tidak dapat menyediakan makanan hidup atau Anda berharap ikan dapat belajar memakan pelet serpih, maka killifish tidak cocok untuk Anda pelihara.

Menu makanan yang bervariasi dan seimbang sangat penting jika Anda membiakkan killifish. Karena itulah banyak aquarist berpengalaman memilih untuk membuat makanan mereka sendiri sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ikan mereka.

Makanan terbaik untuk killifish dewasa meliputi:

Artemia/brine shrimp – mudah dikonsumsi oleh sebagian besar killifish, sumber nutrisi yang baik. Anda juga dapat mencoba artemia beku.

Daphnia/kutu air – sebagian besar aquarist menggunakan makanan hidup ini. Daphnia dapat dibudidayakan atau dikumpulkan dari kolam secara hati-hati. Kutu air seharusnya tidak digunakan sebagai sumber makanan eksklusif karena jika terlalu banyak ini dapat menjadi pencahar bagi ikan.

Larva nyamuk – hanya tersedia musiman, dapat dikumpulkan dari kolam atau dibeli dari penangkarnya. Larva nyamuk dapat juga dibiakkan dengan meninggalkan wadah air sampai menjadi hijau karena ganggang, namun Anda harus berhati-hati untuk tidak membiarkan siklus hidupnya berjalan penuh sehingga Anda membiakkan nyamuk.

Cacing tubifex – ini dapat dibeli dari toko, sumber makanan yang sangat baik tetapi dapat membawa penyakit. Untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit ke ikan Anda, bilas cacing secara menyeluruh di bawah air dingin dalam baki yang dangkal.

Cacing hitam – mirip dengan cacing tubifex. Sebagai sumber makanan yang sangat baik, beberapa perusahaan membudidayakannya untuk mendapatkan keuntungan sehingga pakan ini biasanya mudah didapat.

Cacing putih – makanan yang sangat baik, tetapi bisa berlemak sehingga tidak boleh menjadi sumber makanan eksklusif killifish.

Ada makanan lain yang bisa diberikan kepada killifish seperti lalat buah, daging sapi dan makanan pasta, serta beberapa makanan kering. Hal utama yang perlu diingat adalah memvariasikan menu makanan di atas adalah hal yang ideal. Terlalu banyak satu jenis makanan tidak baik untuk ikan.

Jika Anda membiakkan killifish, Anda juga perlu tahu apa yang harus diberikan untuk burayaknya. Makanan yang paling cocok untuk burayak killifish yang baru menetas adalah artemia tetas, belut cuka, cacing mikro, infusoria, dan cacing grindal.

Komentar