Home » Ikan Discus » Cara Meningkatkan Warna Ikan Discus Agar Semakin Cantik

Cara Meningkatkan Warna Ikan Discus Agar Semakin Cantik

Fenomena perubahan warna pada ikan discus tidak hanya menarik, tetapi ini juga merupakan indikator kesehatan dan kondisinya. Berbagai faktor berperan dalam mengatur perubahan warna ikan, mulai dari stres, warna pencahayaan, hingga jenis tanaman di akuarium. Jadi, bagaimana cara meningkatkan warna ikan discus Anda?

Warna Ikan Discus

Ada berbagai metode untuk meningkatkan warna pada ikan discus. Dari metode makanan, hormonal, hingga pengaturan dan pencahayaan akuarium, semua ini dapat digunakan untuk meningkatkan warna ikan discus Anda. Juga, jangan pernah lupa untuk menjaga ikan bebas stres atau ikan akan mulai menggelap warnanya.

Jika Anda mencari cara untuk meningkatkan warna ikan discus Anda, bacalah uraian berikut untuk mendapatkan beberapa teknik dan metode yang membantu.

Makanan

Salah satu metode yang paling umum digunakan oleh aquarist untuk meningkatkan warna ikan discus mereka adalah menggunakan makanan khusus. Warna merah biasanya dicapai dengan menambahkan makanan berkaroten tinggi seperti jus bit, telur udang atau lobster, paprika, astaxanthin, marigold, dan lainnya.

Pewarnaan lewat makanan memiliki efek yang agak mengejutkan pada discus. Ketika ikan redup diberi makanan yang mengandung astaxanthin, mereka bisa berubah menjadi merah tomat dalam beberapa waktu. Namun, peningkatan warna lewat makanan hanya bersifat sementara.

Singkatnya, ikan discus yang diberi makanan peningkat warna akan membutuhkan zat pewarna sebagai bagian dari makanannya secara terus-menerus jika Anda ingin warnanya tetap sama dan tidak memudar. Makanan yang mengandung zat pewarna semacam ini sudah banyak tersedia di pasaran. Belum ada efek samping atau efek buruk dari penggunaan makanan ini untuk ikan sejauh ini.

Metode hormonal

Metode hormonal telah digunakan oleh aquarist untuk menginduksi dan meningkatkan warna pada ikan sejak lama. Selama beberapa dekade, pemulia ikan guppy telah menggunakan metode ini untuk meningkatkan warna ikan betina agar terlihat lebih menarik dan bisa dipilih untuk indukan. Mereka meyakini bahwa betina yang penuh warna kemungkinan besar akan melahirkan anak yang penuh warna juga. Statistik ini juga terdokumentasi dengan baik.

Fran Alger telah membahas metode hormonal ini dalam buku Mervin Roberts berjudul Fancy Guppies yang diterbitkan pada tahun 1957. Metodenya adalah sebagai berikut:

  • Ambil 1/10 gram methyltestosterone dan larutkan dalam setengah cangkir alkohol 70%.
  • Selanjutnya, ambil botol quart dan transfer larutan alkohol ini ke sana.
  • Tambahkan air ke larutan dalam botol quart dan kocok dengan baik. Larutan pun sudah siap.
  • Anda harus menambahkan enam tetes larutan ini ke 10 liter air setiap hari.

Perawatan ini disarankan untuk dilanjutkan selama empat minggu untuk mengeluarkan warna yang tersembunyi. Metode ini digunakan oleh para peternak untuk membuat discus mereka lebih menjual.

Etika perwarnaan menggunakan hormon

Akuarium discus

Penggunaan hormon untuk meningkatkan warna ikan dipertanyakan oleh banyak orang. Salah satu alasan paling umum cukup jelas, yaitu karena discus muda kusam dan tidak berwarna. Meskipun pigeon blood sedikit lebih atraktif, mereka masih tampak tidak menarik bagi kebanyakan orang.

Rata-rata aquarist kemungkinan besar akan melewati akuarium discus di toko ikan begitu saja kecuali mereka sangat tertarik pada spesies discus tertentu. Jadi, toko hewan ikan tertentu akan menggunakan metode hormonal untuk membuat ikannya terlihat mencolok dan bisa bersaing dengan ikan menarik lainnya.

Bahkan beberapa peternak menjual discus yang sudah diubah hormonnya dan diberi warna tambahan. Namun, seorang peternak yang sudah terpercaya dalam menghasilkan discus berkualitas tidak akan pernah melakukan hal semacam itu karena mereka tahu nilai ikan mereka yang sebenarnya. Mereka memahami sifat ikan discus dengan cukup baik sehingga mereka tahu bahwa discus seperti bunga yang membutuhkan perawatan lingkungan dan habitat yang tepat untuk ‘mekar’ secara perlahan.

Discus yang diobati dengan hormon memudar warnanya

Masalah dengan ikan discus yang diobati dengan hormon adalah bahwa metode ini juga bersifat sementara dan warnanya akan memudar kecuali Anda terus menambahkan hormon ke dalam air. Namun, paparan hormon yang terlalu lama dapat memiliki efek buruk, misalnya dapat membuat ikan betina mandul. Untungnya sebagian besar peternak dan pedagang menyadari fakta ini dan menghentikannya sebelum kerusakan terjadi.

Kesulitan

Karena hormon adalah zat yang dikendalikan, mereka perlu ditangani dengan sangat hati-hati. Fakta ini tidak dipahami secara luas. Meskipun discus yang diobati dengan hormon dapat membuat banyak aquarist terpesona oleh warna-warna cerahnya, penjual harus memberi tahu calon pembeli tentang pengobatan hormon yang dilakukannya pada ikannya untuk menghindari penipuan.

Penjual juga harus memberi tahu mereka bahwa warna ini akan memudar secara bertahap, tetapi itu tidak berarti discus tidak bisa memiliki warna-warna cerah secara alami. Solusi yang ideal adalah dengan mendidik para aquarist dan penggemar tentang warna ikan discus yang sebenarnya sehingga mereka tidak memiliki harapan yang tidak realistis tentang warna discus di masa depan.

Metode Alami

Metode alami untuk meningkatkan warna ikan discus adalah dengan menyediakannya kondisi yang sedekat mungkin dengan habitat aslinya. Ini termasuk menjaga kualitas air, pencahayaan, tempat persembunyian yang cukup dengan tanaman dan kerikil, dan teman sekelompok ikan discus lainnya.

Anda juga harus memastikan bahwa discus tidak berada dalam tekanan apa pun karena faktor-faktor seperti pembullyan, pengiriman/transportasi, lingkungan sekitar yang bising, pencahayaan yang tidak tepat, dan lainnya. Stres dapat membuat discus sakit dan menggelapkan warnanya. Jadi pastikan untuk menyediakan kondisi yang paling ideal agar discus bisa meningkatkan warnanya secara alami.

Tanya Jawab

Mengapa ikan discus menjadi gelap?

Biasanya, ikan discus menjadi gelap ketika stres atau sakit. Pertama-tama, pastikan bahwa parameter air akuarium sudah berada dalam kondisi terbaik setiap saat. Anda harus sering mengganti air di akuarium discus. Ada juga kemungkinan bahwa discus sedang diganggu oleh ikan discus lainnya. Solusinya adalah menyediakannya tempat persembunyian yang lebih banyak dan memberikan makanan bervitamin khusus untuk membantunya mengatasi stres.

Kapan ikan discus mengembangkan warna mereka?

Ketika ikan discus menetas dan mulai berenang, mereka semua tampak hampir mirip dengan tubuh cokelat dan mata hitam besar. Ketika mereka mulai tumbuh dan berukuran 2,5 hingga 4 cm, burayak discus akan berwarna oranye atau kemerahan. Pada ukuran 5 hingga 9 cm, mereka mulai menunjukkan sekitar 10% dari warna bawaan mereka. Lalu di usia satu tahun dan ukuran 10 hingga 12 cm, mereka menunjukkan 70% dari warna yang diwariskan padanya, dan discus membutuhkan waktu dua tahun untuk mengembangkan warna dan polanya yang sebenarnya.

Mengapa ikan discus memiliki bintik-bintik hitam (peppering)?

Bintik-bintik hitam muncul dengan diperkenalkannya strain baru yang disebut pigeon blood discus pada awal tahun 90-an. Sebelum muncul strain ini, discus memiliki sembilan batang hitam vertikal yang membantu mereka menyamar. Namun, mutasi baru ini menunjukkan bintik-bintik hitam di wajah dan tubuhnya. Perubahan ini dapat disebut sebagai mutasi genetik dan sama sekali bukan penyakit yang harus diobati.

Bintik-bintik itu terus memudar dan muncul tergantung pada mood discus dan juga lingkungannya. Jika akuarium memiliki dasar gelap, bintik-bintik akan mulai muncul dan menjadi jelas. Di sisi lain, jika akuarium memiliki latar belakang yang terang, bintik-bintik akan mulai menghilang sama seperti batang vertikal. Peternak secara selektif membiakkan pigeon blood discus untuk menghasilkan discus dengan warna yang lebih cerah dan mengurangi bintik-bintik hitamnya.

Praktek ini memungkinkan ikan untuk menampilkan warna yang lebih cerah dengan lebih sedikit bintik-bintik yang biasanya memudarkan warna. Ini bukan berarti bahwa sedikit bintik-bintik lebih diinginkan, tetapi praktik pemuliaan selektif ini digunakan untuk menawarkan berbagai pilihan.

Komentar