Home » Ikan Hias » Cara Memelihara Ikan Redtail Catfish (RTC) Si Lele Hias Besar

Cara Memelihara Ikan Redtail Catfish (RTC) Si Lele Hias Besar

Redtail catfish (RTC) adalah ikan air tawar yang bisa tumbuh sangat besar dan sangat cepat. Mereka adalah salah satu anggota keluarga lele yang paling menarik. Di alam liar, ikan ini mendiami sungai besar, sungai kecil, dan danau. Mereka merupakan ikan asli Amazon dan perairan besar di seluruh Amerika Selatan.

Ikan RTC

Redtail catfish kurang cocok untuk sebagian besar akuarium rumahan karena ukurannya, namun mereka tetap dijual di toko ikan dan pasar ikan. Dalam artikel ini kami akan memberikan semua informasi yang Anda butuhkan tentang perawatan ikan RTC.

Tentang redtail catfish (RTC)

Redtail catfish termasuk dalam genus Phractocephalus dan merupakan satu-satunya spesies yang diketahui tersisa dari genus itu. Mereka juga dikenal dengan nama flat-nosed catfish, antenna catfish, dan banana catfish.

RTC berasal dari sungai Amerika Selatan dan Amazon serta dapat ditemukan di Brasil, Peru, Venezuela, Kolombia, dan negara-negara tetangga lainnya. Mereka memiliki umur panjang dan dapat hidup lebih dari 15 tahun jika dirawat dengan benar.

Meskipun ukuran awalnya kecil (sekitar 5 cm), RTC dengan cepat akan tumbuh terlalu besar untuk sebagian besar akuarium rumahan dan mungkin harus dipindahkan ke kolam. Jadi sebelum kita melanjutkan, jika Anda tidak yakin bahwa Anda dapat merawat ikan sebesar ini selama hidupnya, kami sarankan Anda menghindari ikan ini.

RTC sebagian besar dipelihara oleh aquarist profesional dan berpengalaman.

Penampilan

Redtail catfish berukuran besar dan berwarna-warni. Mereka memiliki kumis panjang (yaitu barbel) di mulutnya dan ekor merah yang indah. Ikan ini sebagian besar berwarna abu-abu gelap/coklat di sepanjang sisi atas tubuh mereka dengan bintik-bintik gelap tersebar kecil, dan pita putih bergelombang putih pucat yang membentang di kedua sisi tubuhnya.

Tubuhnya berbentuk silinder dengan perut rata dan ekor yang pipih menyamping. Bagian atas sirip punggung dan ekornya berwarna merah-oranye dan memiliki tiga pasang barbel panjang; dua di rahang bawah dan satu di rahang atas.

Ukuran dan pertumbuhan

Ketika ikan RTC remaja dijual di toko ikan hias, biasanya panjangnya hanya sekitar 5 cm. Anda mungkin diberitahu oleh penjual bahwa ikan ini hanya akan tumbuh sampai 30 cm di akuarium Anda. Ini tidak benar. Mitos bahwa seekor ikan hanya akan tumbuh seukuran akuariumnya benar-benar menyesatkan.

Ikan ini dapat dengan mudah tumbuh 2,5 cm seminggu ketika mereka masih muda; kebanyakan dari mereka mencapai 60 cm dalam setahun. Mereka kemudian dapat mencapai panjang lebih dari 1,2 meter di akuarium rumah, dan jika dibiarkan di alam mereka akan tumbuh lebih besar lagi.

Redtail Catfish terbesar yang tercatat ditemukan di Sungai Amazon pada tahun 2010, dan panjangnya mencapai 1,6 meter dengan beratnya 55 kg.

Makanan

Ikan Redtailed catfish

Redtail Catfish bukan pemakan yang pilih-pilih. Faktanya, mereka akan memakan apa saja yang muat di mulutnya. Mereka omnivora, tetapi lebih suka makanan yang mengandung daging. Idealnya, menu makanan RTC harus terdiri atas pelet karnivora tenggelam, potongan ikan dan daging, udang, udang karang, dan cacing. Anda juga bisa membuat makanan sendiri untuk memastikan mereka mendapatkan asupan gizi terbaik.

Meskipun Anda mungkin pernah melihat video RTC memakan ikan hidup (feeder) di YouTube, itu sebenarnya tidak perlu. Feeder seringkali tumbuh dalam kondisi yang tidak sesuai dan penuh sesak yang mengakibatkan banyak masalah, salah satunya adalah mereka mengandung sedikit atau tidak ada nilai gizi samasekali. Feeder juga bisa membawa penyakit dan parasit yang dapat menginfeksi RTC. Selain itu, feeder harganya lebih mahal dibandingkan dengan alternatif lain yang lebih sehat dan lebih bergizi.

Makan berlebihan adalah masalah umum di antara spesies ini. Redtail catfish menjadi sangat lamban setelah setiap kali makan dan membutuhkan waktu untuk mencerna makanan mereka dengan benar. Remaja harus diberi makan setiap hari, tetapi ketika mereka dewasa mereka hanya akan membutuhkan satu kali makan besar per minggu.

Setelah Anda mengenal ikan ini, Anda bisa melihat tanda-tanda ketika mereka melamban. Anda akan melihat kapan mereka menjadi aktif kembali dan tahu kapan harus memberi mereka makan. Mereka dapat dilatih untuk makan dari tangan pemiliknya (handfeeding).

Ikan RTC akan memakan apapun yang muat di mulutnya, bahkan meski itu bukan makanan. Mereka akan memakan kerikil, batu, bagian saringan, dan pada dasarnya bagian apapun yang longgar. Kami akan membahas ini di bagian persyaratan akuarium.

Perilaku dan tankmate

Seekor lele remaja bisa sangat pemalu. Beberapa saran untuk membantu mereka mengatasi rasa malu adalah menyediakan area gua bagi mereka untuk bersembunyi dan meletakkan akuarium di tempat di mana Anda biasa menghabiskan banyak waktu sehingga mereka akan terbiasa berinteraksi dengan Anda.

Idealnya Anda harus memelihara Redtail Catfish sendirian. Jika Anda benar-benar menginginkan tankmate atau teman seakuarium, pastikan bahwa apa pun yang Anda masukkan ke dalamnya tidak dapat masuk ke dalam mulutnya. RTC dapat dengan mudah makan apa pun yang setengah dari ukuran mereka, dan bahkan akan makan makanan yang lebih besar dari setengah ukuran mereka -ini bisa berakibat fatal karena mereka mungkin tersedak.

RTC adalah predator alami yang akan menyerang dan memakan ikan yang lebih kecil. Jadi setiap ikan yang lebih kecil dari mereka bukanlah pasangan akuarium yang cocok. Teman akuarium harus memiliki ukuran yang sama; ikan yang sesuai meliputi: gar, stingray, dan datz. Lebih baik untuk mencampur mereka semua sejak kecil.

Anda dapat menampung RTC bersama, kemungkinan mereka berkembang biak di akuarium rumah sangat rendah, namun Anda juga harus tahu bahwa tidak ada ciri khusus yang membedakan jenis kelamin mereka pada tahap remaja.

Persyaratan akuarium

Ikan redtail catfish membutuhkan akuarium besar. Sebaiknya belilah ikan ini hanya ketika Anda memiliki akuarium besar. Awalnya memang ikan ini masih kecil ketika Anda membelinya, tapi RTC akan dengan cepat tumbuh besar dan membuat Anda kerepotan. Ada banyak perdebatan tentang ukuran akuarium ideal yang dapat diterima spesies ini.

Beberapa aquarist merekomendasikan minimal ikan ini akan membutuhkan akuarium 3750 liter, yang membuat akuariumnya berukuran setidaknya 3,6 x 1,2 x 0,9 meter, bahkan ukuran ini tidak cocok untuk RTC dewasa yang sudah tumbuh sepenuhnya. Banyak orang yang memilih kolam dalam ruangan untuk spesies ini yang merupakan solusi yang lebih tepat.

Kami sebutkan sebelumnya bahwa spesies ini akan memakan apa saja yang pas dengan mulutnya, sehingga mereka membutuhkan akuarium yang lega. Hindari dekorasi, kerikil, atau apapun yang longgar di akuarium Anda.

Soal substrat, mereka bisa memakan batu dan kerikil jadi idealnya Anda harus memiliki akuarium polosan di bagian bawah. Tetapi jika Anda tidak menyukai tampilan akuarium polosan, Anda dapat menggunakan lapisan pasir. Ingatlah bahwa akuarium tanpa alas lebih mudah dibersihkan.

Redtail catfish adalah ikan yang hidup di tingkat menengah sampai bawah akuarium dan lebih menyukai pencahayaan rendah. Mereka biasanya hidup di lingkungan tropis, sehingga kondisi akuariumnya harus sesuai dengan ini. Air harus berada di suhu antara 20 dan 26 ÂșC. Anda membutuhkan heater jika Anda hidup di daerah dingin. Anda juga harus menjaga pH tetap stabil di angka 6.0 dan 7.5.

Mengingat ukuran akuariumnya yang harus besar, Anda akan kesulitan mencari filter tradisional yang efektif sehingga sump filter adalah pilihan terbaik. Sump filter di pasaran cenderung sangat mahal, jadi Anda bisa mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah.

Nah itulah berbagai hal yang perlu Anda ketahui tentang ikan redtail catfish atau RTC. Ikan ini membutuhkan ruang hidup yang besar dan perawatan yang baik. Jika Anda bisa melakukannya, RTC akan jadi ikan kebanggaan Anda di rumah.

Komentar