Home » Ikan Hias » Cara Memelihara Ikan Butterfly Peacock Bass (Cichla ocellaris)

Cara Memelihara Ikan Butterfly Peacock Bass (Cichla ocellaris)

Butterfly peacock bass atau ocellaris peacock bass (Cichla ocellaris) adalah ikan asli dari sungai dan anak sungai di Amerika Selatan bagian utara di Kolombia, Venezuela, Guiana, dan Brasil. Mereka juga telah diperkenalkan ke daerah di luar habitat asli mereka, meliputi Florida, Hawaii, Puerto Rico, dan Singapura. Ikan ini termasuk dalam spesies cichlid New World (Amerika Selatan, Tengah, dan Utara).

Ikan pbass kupu-kupu

Karakteristik utama yang dimiliki oleh Cichla ocellaris meliputi tiga garis transversal yang pudar, tanda bulat di bawah sirip dada, kadang-kadang satu ocellum yang berbeda di luar sirip punggung kedua, dan tidak ada marking hitam pada operculum (pipi).

Sebagai spesies peacock bass yang paling toleran terhadap suhu air, butterfly peacock bass pun menjadi spesies akuarium predator yang semakin populer. Ikan ini memiliki ukuran yang mirip dengan monoculus peacock bass, di mana ikan dewasa biasanya mencapai ukuran sekitar 60 hingga 70 cm.

Butterfly pbass adalah pemburu penyergap yang lebih suka perairan yang sedikit lebih tenang di mana mereka dapat menemukan tutupan di dekat tanaman, kayu melayang, atau bebatuan untuk menunggu mangsa datang. Perairan sungai asli mereka sangat hangat di sepanjang tahun dengan suhu mencapai 30 °C ketika matahari berada di puncak dan suhu malam hari masih di kisaran 25 hingga 26 °C.

Kondisi air habitat alami mereka bersifat asam dengan kisaran pH 5,0 hingga 6,5 ​​dan kesadahan air antara 5 hingga 15 dH. Aliran airnya sedang dan volume besar air mengalir ke sungai setiap hari. Cichla telah beradaptasi dengan sempurna hingga pola warna mereka memungkinkan untuk berbaur dengan lingkungan mereka. Mereka punya tubuh ramping panjang dengan sirip dada dan sirip dubur yang kuat yang mereka gunakan untuk mempertahankan posisi penyergapan di perairan sungai yang mengalir.

Butterfly peacock bass menjadi lebih populer di kalangan penghobi ikan predator yang tertarik memelihara spesies cichlid New World yang lebih besar. Ukuran, pola, warna, dan kebiasaan makan agresif mereka menjadi daya tarik tersendiri.

Karena minat pada pbass semakin besar, peternak sibuk menangkarkan cichla untuk memenuhi permintaan pasar. Sayangnya sebagian besar peternak tidak berusaha untuk menjaga kemurnian dari masing-masing spesies dan menyilangkan beberapa spesies pbass, sehingga banyak ikan hibrida yang dijual ke penggemar akuarium predator.

Perawatan

Ikan Butterfly Peacock Bass

Saat memelihara ikan butterfly peacock bass di lingkungan akuarium, penting untuk memperhitungkan ukurannya yang besar, kebiasaan makannya, dan sifat agresifnya. Ocellaris pbass berasal dari aliran sungai yang memiliki aliran air segar konstan yang menjaga tingkat oksigennya tetap tinggi namun tingkat nutrisinya rendah.

Peacock bass telah menjadi terbiasa dengan lingkungan dengan air berkualitas tinggi, tingkat polutan rendah, dan tingkat oksigen tinggi. Akuarium pbass perlu mereplikasi lingkungan ini melalui filtrasi mekanis, kimia, dan biologis yang kuat bersama dengan arus air sedang.

Pbass adalah ikan besar yang juga banyak makan sehingga filtrasi yang sangat baik diperlukan untuk menghilangkan sisa-sisa makanan dan kotoran yang dihasilkan spesies besar ini. Ukuran dewasa butterfly peacock bass juga menjadi faktor penting dalam memilih akuarium yang tepat untuk menampung mereka. Ukuran dan bentuk akuarium menjadi sangat penting.

Ukuran pbass dewasa berkisar antara 60 hingga 70 cm, sehingga penting untuk menyediakan akuarium yang cukup panjang dan cukup lebar dari depan ke belakang untuk memungkinkan pbass berenang dan berputar dengan nyaman. Akuarium dengan panjang 1,8 sampai 2,4 meter dan lebar 900 cm dianggap sebagai ukuran akuarium minimum untuk spesimen dewasa, sementara spesimen yang lebih kecil dapat dipelihara di akuarium yang lebih kecil dan perlu dipindahkan ke akuarium yang lebih besar saat mereka tumbuh dewasa.

Dekorasi akuarium harus dirancang untuk menyediakan banyak ruang renang sambil juga menyediakan beberapa area penutup menggunakan kayu apung, tanaman mengambang atau tanaman berakar, dan batu dengan substrat pasir atau kerikil.

Baca Juga: Penyakit Umum yang Sering Menyerang Ikan Pbass

Teman seakuarium

Teman seakuarium adalah pertimbangan penting ketika memelihara ikan peacock bass dewasa dengan cichlid New World lainnya karena ukurannya yang besar dan temperamennya yang agresif. Aturan praktis yang baik adalah bahwa apa pun yang dapat masuk ke dalam mulut peacock bass akhirnya akan dimakannya. Teman pbass harus terdiri atas cichlid New World agresif besar lainnya, spesies catfish besar, dan pari tawar besar.

Butterfly peacock bass dapat dipelihara sebagai spesies pbass tunggal atau dicampur dengan spesies pbass lain. Mereka juga cocok berada dalam kelompok-kelompok berukuran wajar dan akan menyusun struktur dominasi di antara mereka sendiri, yang akan menurunkan agresi antar ikan begitu hierarki sosial mereka tercipta.

Makanan dan gizi

Butterfly peacock bass liar suka memangsa berbagai macam makanan hidup yang ada di ekosistem sungai mereka, meliputi serangga, ikan kecil, cacing, krustasea, dan amfibi. Butterfly pbass yang dipelihara di dalam lingkungan akuarium akan dengan mudah memakan berbagai jenis makanan hidup yang sama dengan yang mereka makan di alam liar, tetapi seringkali penghobi ingin menghentikan ketergantungannya pada makanan hidup.

Makanan hidup biasanya lebih mahal, membutuhkan tempat penyimpanan khusus, lebih cepat habis, dapat membawa penyakit, dan dapat menciptakan polusi berlebih di air akuarium. Para penghobi umumnya memberi makanan komersial pada peacock bass mereka untuk memudahkan perawatannya.

Namun, tidak jarang para penggemar pbass yang biasa memberi pakan komersial sesekali juga memberikan pakan hidup untuk melihat naluri pemangsa dan teknik makan agresif pbass. Makanan komersial yang cocok untuk pbass meliputi cacing darah, panan pelet, pakan stik, makanan berdaging beku seperti krill, dan lainnya.

Peacock bass juga akan mengonsumsi berbagai makanan hewani mati seperti udang mentah, ikan mentah, dan makanan berdaging lainnya. Spesimen individu seringkali memiliki preferensi mereka sendiri-sendiri. Beberapa individu makan paling banyak, sementara yang lain lebih pilih-pilih soal makanan.

Komentar