Home » Budidaya » Ternak Burung Puyuh: Manfaat, Keunggulan, Serta Cara Membudidayakannya

Ternak Burung Puyuh: Manfaat, Keunggulan, Serta Cara Membudidayakannya

Burung puyuh adalah salah satu unggas yang dapat diternakkan. Burung yang dalam bahasa Jawa disebut Gemak ini merupakan pemakan biji-bijian dan juga serangga kecil. Di Indonesia, unggas ini banyak diternakkan karena perawatannya yang terbilang mudah serta tidak membutuhkan perhatian khusus seperti ayam dalam hal penyakit. Jenis puyuh yang biasa diternakkan biasanya yang berjenis Coturix jeponica atau lebih dikenal dengan burung puyuh Jepang karena telur yang dihasilkan lebih banyak jika dibandingkan dengan jenis puyuh lainnya, sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk telur dan dagingnya.

burung puyuh

Fisik dari burung puyuh sendiri lebih mungil, berkaki pendek, warna kecokelatan pada bulu yang membuat burung ini tidak dapat terbang jauh. Sayangnya, saat ini jumlah populasinya semakin sedikit karena sering diburu oleh manusia.

Jika anda tertarik untuk membudidayakannya, tentu akan banyak manfaat yang Anda dapatkan selain upaya untuk ikut melestarikan burung ini, apa sajakah manfaat yang akan di dapatkan?

Manfaat Budidaya Ternak Burung Puyuh

  1. Telur Puyuh

Yang paling diharapkan dari pembudidayaan burung puyuh adalah telurnya, karena telur merupakan penghasil utama dari peternakan puyuh. Kandungan telur puyuh sangat baik bagi kesehatan mata, meningkatkan metabolisme tubuh hingga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh. Telur dari burung puyuh ini tidak hanya digunakan sebagai salah satu obat tradisional, tetapi juga sebagai bahan tambahan makanan seperti bakso, sop, dan lain-lain.

  1. Daging Puyuh

Rasa dari daging puyuh ini tidak kalah enaknya dibandingkan dengan jenis unggas lainnya, pengolahan masakannya pun tidak sulit. Daging yang biasa dikonsumsi adalah dari burung puyuh berjenis kelamin jantan. Selain itu, daging puyuh merupakan sumber gizi yang baik serta cita rasanya yang lezat.

  1. Kotoran Puyuh

Kotoran puyuh dapat dimanfaatkan sebagai pupuk yang baik bagi tanaman karena mengandung protein yang tinggi, selain itu kotoran puyuh tidak memiliki bau yang menyengat.

  1. Bulu

Bulu burung puyuh dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat kerajinan tangan atau perabot rumah tangga lain dengan nilai jual yang tinggi.

Keunggulan Budidaya Ternak Burung Puyuh

Selain manfaat, membudidayakan burung puyuh juga memiliki beberapa keunggulan, antara lain :

  1. Permintaan pasar yang untuk telur puyuh cukup tinggi
  2. Harga jual telur puyuh semakin meningkat mengakibatkan omset bagi pembudidaya pun peningkat
  3. Semua bagian burung puyuh dapat dijual
  4. Modal yang diperlukan tidak terlalu besar
  5. Burung puyuh tidak mudah terkena penyakit
  6. Waktu pemeliharaannya cepat

Cara Membudidayakan Puyuh

Jika dilihat dari manfaat dan keunggulan dari ternak burung puyuh di atas, apakah anda tertarik untuk membudidayakannya juga. Jika tertarik, simak cara mudah dalam membudidayakan burung puyuh di bawah ini :

Siapkan Kandang

Langkah pertama yang harus anda persiapkan adalah tempat tinggal bagi burung puyuh berupa kandang. Anda dapat menggunakan kayu atau rangka baja yang ringan seperti rak. Kelembapan yang dibutuhkan bagi kandang adalah sekitar 30-80% dengan suhu sekitar 20-25 derajat celcius. Penerangan pun diperlukan dan berbeda antara siang dan malam. Penerangan saat malam dibutuhkan 40-60 watt, sedangkan saat siang 20-25 watt. Selain itu, anda juga harus menyiapkan beberapa kandang yang terbagi lagi untuk masing-masing proses pembibitan, kandang bagi indukan, kandang anak, serta kandang tempat pertumbuhan anak-anak burung puyuh.

Memilih Bibit yang Berkualitas

Setelah menyiapkan kandang, langkah selanjutnya adalah memilih bibit unggul untuk proses pembibitan. Pemilihan bibit sebaiknya disesuaikan dengan jenis usaha apa yang hendak dilakukan, apakah untuk telur konsumsi, daging, atau hanya menjual bibit unggulan saja.

Apabila tujuannya untuk diambil telurnya sebagai telur konsumsi, maka pilihlah indukan yang bebas dari berbagai macam penyakit bawaan dan tentunya harus sehat. Apabila tujuannya untuk memproduksi daging saja, maka pilih indukan yang sudah tidak produktif lagi dalam menghasilkan telur. Jenis puyuh  yang biasa diternakkan biasanya jenis puyuh Jepang.

Perawatan Bibit Puyuh

Untuk menghasilkan unggas puyuh yang baik tidaklah akan berhasil jika membiarkan puyuh tumbuh sendiri. Harus ada perawatan dalam melakukan pembibitan. Adapun cara untuk melakukan perawatan terhadap bibit puyuh dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Perhatikan Kebersihan kandang dan sanitasinya, lakukan penyemprotan menggunakan disinfektan dengan dosis 250 ml tanki ukuran 14 liter untuk mengantisipasi timbulnya bakteri dan jamur pada kandang puyuh.
  • Rutin memberikan vaksin pada saat puyuh masih kecil atau berumur 4-7 hari. penggunaan vaksin dapat dilakukan dengan mencampurkan vaksin pada air minum puyuh, atau dapat pula melalui obat tetes mata.
  • Rajin melakukan kontrol kesehatan bagi puyuh, apabila menemukan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa puyuh sedang sakit. Maka anda dapat mengantisipasinya sedini mungkin.

Pemberian Pakan

Pakan bagi burung puyuh terbagi menjadi 2 jenis, antara lain tepung dan palet. Pakan berupa tepung diberikan untuk puyuh yang berusia 3 minggu, sedangkan pelet diberikan untuk usia diatas 3 minggu. Pemberiannya pun didasarkan pada umur bibit, untuk anakan diberikan 2 kali sehari, sedangkan dewasa cukup 1 kali sehari saja. Air minum bagi puyuh tidak harus menggunakan air yang matang. Air sumur dan air sungai juga merupakan air yang baik selama tidak tercemar.

Perawatan Pada Saat Masa Bertelur

Pisahkan antara puyuh jantan dan puyuh betina yang telah berusia 6 minggu di kandang yang berbeda. Hal in bertujuan agar pencampuran bibit telur dengan benih tidak mudah busuk.

Proses Panen

Proses panen yang bertujuan untuk budidaya puyuh petelur dapat dilakukan bahkan setiap hari. Akan tetapi, jika pembudidayaannya betujuan untuk ditetaskan, maka panen hanya dapat dilakukan pada telur-telur yang berkualitas saja.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai manfaat, keunggulan, serta cara membudidayakan burung puyuh dengan berbagai tujuan. Apapun tujuan pembudidayaannya, usahakan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim Research and Developement yang khusu menangani cara pembudidayaan unggas.

 

 

 

Komentar