Home » Binatang Buas » 10 Jenis Burung Predator Paling Tangguh di Dunia

10 Jenis Burung Predator Paling Tangguh di Dunia

Umumnya, hewan predator selalu identik dengan hewan darat dengan ciri fisik besar serta cakar yang tajam. Nyatanya, di udara juga terdapat beberapa hewan predator yang tak kalah tangguh dan mematikan.

Burung predator merupakan hewan yang mencari makan dengan cara berburu dengan bantuan indra yang tajam, terutama penglihatannya. Umumnya hewan ini memiliki cakar dan paruh yang cenderung besar yang berfungsi untuk merobek daging mangsanya. Tak lupa juga mereka dilengkapi oleh sayap yang kokoh untuk mendukung mereka mencari mangsa di darat maupun di laut.

Kebanyakan dari jenis burung predator memiliki cakar yang lebar untuk mencengkram, serta paruh yang melengkung tajam. Pada burung predator yang bersifat nocturnal atau aktif di malam hari, umumnya dilengkapi dengan indra pedengaran yang baik.

Sebenarnya sejak zaman dahulu, sudah terdapat banyak sekali jenis buurng predator yang berukuran raksasa. Burung predator yang kita kenal saat ini masih kalah besar dibandingkan dengan burung-burung pada zaman dulu. Sayangnya, burung-burung tersebut sudah punah sejak ratusan hingga jutaan tahun lalu karena kurang bersahabat dengan alam zaman sekarang. Berikut merupakan jenis-jenis burung predator yang paling tangguh di dunia.

  1. Elang

Elang merupakan burung pemangsa yang sangat handal dalam menangkap tikus dan hewan kecil lain baik di darat maupun di laut. Bahkan, kekuatan cengkramannya mampu mencengkram tubuh manusia. Selain itu, mereka juga memiliki keceoatan yang luar biasa ketika mengejar mangsa. Kecepatan tersebut bisa mencapai 320 km/jam sehingga elang dianggap sebagai burung tercepat di dunia. Burung ini terdapat di segala benua, kecuali di benua Antartika.

  1. African Crown Eagle

Jenis ini merupakan jenis elang yang paling tangguh diantara burung tangguh lainnya. Populasinya banyak berkeliaran secara bebas di angkasa hutan hujan Afrika dengan tinggi 90 cm dan panjang sayap 2 meter. Disebut yang paling tangguh karena mampu mencengkram mangsa dengan berat lebih besar dari tubuhnya hingga mencapai 35 kg. Kemampuan utama dari elang ini adalah cakar yang tajam dan panjang di mana cakar tersebut mampu menghancurkan tengkorak monyet.

  1. Eurasian Eagle Owl

Burung ini biasanya banyak ditemukan di daerah pegunungan maupun hutan di wilayah Asia dan Eropa. Umumnya berat tubuh Eurasian eagle owl adalah 4-6 kg dengan bentang sayap hingga 2 meter. Burung ini merupakan jenis burung hantu predator paling tangguh dalam spesiesnya. Mangsa utama dari burung ini berupa kelinci, rusa kecil, rubah, bahkan jenis elang.

  1. Steller’s Sea Eagle

Burung predator tangguh yang satu ini banyak terdapat di langit Rusia dan juga Jepang. Lebar sayap yang dimiliki oleh burung ini adalah 2,5 meter dengan berat sekitar 8-10 kg. Adapun mangsa utamanya berupa ikan, anak anjing laut, maupun jenis burung kecil lainnya. Sayangnya, jenis ini sudah terancam punah akibat polusi udara buruk yang disebabkan oleh ulah manusia.

  1. Elang Merah (Red-Tailed Hawk)

Red-Tailed Hawk merupakan salah satu jenis burung elang merah berukuran besar di Amerika Utara. Berbeda dengan Amerika Utara, burung ini justru lebih dikenal dengan nama Chicken Hawk di Amerika Serikat. Mangsa dari elang ini berupa reptil, ayam, kalkun, dan hewan kecil lainnya. Akan tetapi, terdapat kasus di mana elang ini mampu membunuh seekor anjing rumahan pada tahun 2014. Selain itu, hewan ini juga dikenal memiliki kuku yang sangat tajam, sangat ampuh untuk membunuh mangsanya.

  1. Bearded Vulture

Dilihat dari bentuk fisiknya, jelas bahwa elang ini merupakan jenis yang tangguh. Burung ini memiliki bentang sayap mencapai 3 meter dengan berat 8 kg dan merupakan predator tangguh di angkasa. Bearded vulture banyak ditemukan di kawasan Eropa, Asia, hingga Afrika. Burung ini disebut sebagai hewan “pemulung” karena kerap kali memakan bangkai hewan yang telah mati.

  1. California Condor

Masih di wilayah Amerika Utara, burung ini juga termasuk salah satu predator terbesar. California condor memiliki sayap yang membentang hingga 3 meter serta berat tubuhnya mencapai 12 kg. Dalam memilih mangsa, burung ini tidak akan pandang bulu, mereka akan menyerang apa saja selama terlihat oleh indra penglihatannya. Bukan hanya ancaman udara, burung ini juga merupakan salah satu ancaman mematikan bagi hewan darat lainnya. Umumnya, mangsa dari burung ini meliputi rusa, kelinci, dan hewan pengerat lain.

  1. African Crowned Eagle (Stephanoaetus coronatus)

Jenis ini merupakan salah satu burung elang terbesar sekaligus merupakan jenis elang terkuat yang ada di dunia. Burung ini banyak di temukan di daerah sub-sahara di Afrika dan Afrika selatan. Mangsa utama dari burung ini antara lain monyet sampai anak sapi dengan bantuan terkamannya yang kuat sehingga mampu membuat mangsanya terluka dan mati lemas.

  1. Harpy Eagle

Burung ini memiliki bulu sayap yang indah dibandingkan dengan jenis burung elang lain. Akan tetapi, dibalik keindahan bulu sayapnya ini, ternyata harpy eagle merupakan hewan predator yang berbahaya. Panjang dari bentang sayapnya dapat mencapai 2 meter lebih dengan berat maksimal tubuhnya sekitar 9 kg. Memang sayapnya tidak terlalu panjang, akan tetapi dengan ukuran sayap yang pendek itulah burung ini mampu melakukan manuver yang lebih tajam saat melintasi hutan yang penuh dengan pepohonan. Sayangnya, saat ini populasi dari harpy eagle ini semakin sedikit di alam liar karena habitatnya dirusak oleh ulah manusia tak bertanggung jawab. Bahkan statusnya di negara Meksiko sudah termasuk dalam golongan hewan langka.

  1. Golden Eagle

Burung predator yang satu ini banyak terdapat di wilayah Amerika Utara, Afrika Utara, dan Eurasia. Hewan ini dikenal sebagai predator udara yang sangat berbahaya dengan target utama berupa kelinci, rubah, domba, hingga kambing. Meskipun memiliki serangan yang dapat menyebabkan kematian, beruntungnya sampai saat ini belum ada laporan bahwa elang ini melukai manusia. Bentang sayapnya mampu mencapai panjang hingg 2,5 meter dengan berat tubuh 7 kg. Golden eagle betina biasanya lebih agresif dibandingkan dengan yang jantan.

Komentar