Home » Burung Kicau » Burung Manyar, Sang Arsitek yang Jago Buat Rumah

Burung Manyar, Sang Arsitek yang Jago Buat Rumah

Burung manyar adalah burung yang berasal dari Asia, Australia, dan Afrika, Burung ini memiliki karakter yang tangguh, rajin, cerdas dan ulet, Burung ini mempunyai bulu yang berwarna cerah; ini menunjukan bahwa burung ini memiliki karakter cerdas, lincah, rajin, dan pekerja keras. Kita terkadang dibuat terkagum-kagum oleh pandainya manyar ini dalam membuat sarang, Bahkan sarang manyar ini sangat kuat sehingga mampu dijadikan sebagai pelindung dari mangsa hewan lainnya dan juga bisa dijadikan rumah bagi hewan lainnya.

burung manyar

Manyar adalah satwa yang suka dan menggemari kacang-kacangan atau biji bijian atau disebut juga granivora.  Manyar senang hidup di alam terbuka seperti padang rumput, tepi hutan, rawa-rawa, dan juga biasanya di area persawahan. Musim berkembang biak biasanya dimulai pada bulan April sampai bulan november. Seekor manyar jantan bisa melakukan perkawinan dengan lebih dari satu betina. Keberhasilan seekor manyar jantan dalam mengawini manyar betina sangat bergantung pada “kesempurnaan” sarang yang sudah dia buat. Para burung betina yang tertarik pada burung jantan tertentu akan menyelidiki sarang sang jantan dengan cermat, dan bila sang betina berkenan, maka perkawinan dapat terjadi sangat unik.

Jenis Burung Manyar

Di Indonesia, burung ini diketahui memiliki bermacam-macam jenis, termasuk ke dalam marga Ploceus anggota suku Ploceidae. Kurang lebih ada empat jenis di wilayah Asia Tenggara dan tiga di antaranya bisa ditemukan di wilayah Indonesia, yaitu manyar tempua (Ploceus philippinus), manyar jambul (Ploceus manyar), dan manyar emas (Ploceus hypoxanthus).

Sarang Manyar

Sarang manyar berbentuk sangat unik, Sarang manyar juga merupakan sarang burung yang paling aman dan rumit, dalam bahasa Inggris disebut “weaver bird” yang berarti burung penganyam. Beberapa sarang burung manyar ini bahkan memiliki “pintu tipuan,” yaitu pintu jebakan untuk mengelabui pemangsa. Pintu tersebut tampak jelas menganga, sementara pintu yang sebenarnya tersembunyi. Jebakan ini bertujuan untuk menjebak pemangsa yang mencoba masuk lewat pintu tipuan dan akan menemui jalan buntu yang tidak terhubung ke rongga tempat telur atau anak burung berada.

Komentar