Home » Dunia Binatang » Burung Kasturi, Burung Cantik dengan Penampilan Unik

Burung Kasturi, Burung Cantik dengan Penampilan Unik

Burung kasturi (Lorius garrulus) adalah burung nuri (parrot) penghuni hutan yang hidup di Maluku Utara, Indonesia. Burung ini dianggap rentan, ancaman utama adalah dari penjebakan untuk perdagangan burung hias atau peliharaan. Panjang burung kasturi adalah 30 cm (12 in).

Burung Kasturi

Burung Kasturi

Sebagian besar burung ini berwarna merah dengan kepala berwarna merah semua dan paruh oranye. Lingkar matanya berwarna abu-abu dan iris berwarna oranye-merah. Sayap terutama berwarna hijau dan sudut sayap berwarna kuning. Pahanya hijau. Ekornya berujung hijau gelap. Mereka memiliki kaki abu-abu gelap. Mereka mungkin atau mungkin tidak memiliki area kuning di punggungnya, tergantung pada subspesies.

Dari berbagai jenis burung paruh bengkok, kasturi Ternate (Lorius garrulus) adalah salah satu yang paling banyak diburu untuk diperdagangkan. Perdagangan gelap burung cantik yang memiliki bulu berwarna-warni ini diperkirakan melebihi 16.000 ekor per tahun, melebihi kakatua putih yang diperdagangkan di pasar.

Kasturi Ternate memiliki postur sedang, dengan panjang sekitar 30 cm. Bulu-Bulu tubuhnya didominasi oleh warna merah. Sayap berwarna hijau dengan kombinasi warna kuning pada lipatan (tepi dan flap). Paha dan ekornya juga berwarna hijau. Paruh burung itu dengan lingkaran mata keabu-abuan.

Penyebaran burung di wilayah ini sangat terbatas, bahkan kasturi Ternate hanya ditemukan di Maluku Utara. Dengan kata lain, kasturi Ternate adalah burung endemik di Maluku Utara dan menjadi salah satu habitat berharga di Indonesia.

Kasturi Ternate terdiri atas tiga subspesies dengan persebaran yang berbeda di wilayah tersebut, yaitu:

  • Lorius garrulus morotaianus: menyebar di Morotai dan Rau.
  • Lorius garrulus garrulus: tersebar di Halmahera dan pulau-pulau sekitarnya.
  • Lorius garrulus flavopalliatus: tersebar di Pulau Bacan, Obi, Kasiruta dan Mandiole

Spesies ini adalah burung penduduk dari hutan primer dan sekunder di dataran tinggi dan tepi hutan dengan ketinggian hingga 1.040 meter di atas permukaan laut (dpl). Mereka biasanya ditemukan berpasangan, tetapi kadang-kadang dalam kelompok besar yang terdiri atas 10 ekor.

Kasturi termasuk burung yang sangat aktif. Ketika berkumpul bersama kelompoknya, terutama di pohon-pohon mencari tempat untuk memberi makan, mereka sering berkelahi dan bermain dengan suara yang cukup berisik dan mencolok.

Menurut catatan Birdlife pada tahun 1993, populasi diperkirakan mencapai 46.360 sampai 295.540 ekor. Sebagian besar ancaman utama yang menyebabkannya semakin berkurang populasinya adalah perburuan yang merajalela. Selama bertahun-tahun, ancaman terhadap spesies burung paruh bengkok semakin nyata. Setiap tahun ada lebih dari 16.000 ekor kasturi Ternate yang diambil untuk diperdagangkan di luar negeri. Spesies ini sangat terkenal di kalangan penggemar burung. Selain indah, mereka juga mudah jinak.

Ancaman lain yang dapat mengganggu pelestarian adalah perusakan hutan dan pembukaan lahan untuk keperluan industri. Meskipun tidak ada catatan resmi saat ini tentang jumlah populasinya di alam liar, kasturi diperkirakan terus menurun jumlahnya.

Untuk mencegah kepunahannya, Badan Konservasi Dunia Internasional BirdLife dan atau Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) menetapkan status dalam kategori Rentan terhadap Kepunahan atau Rentan (VU). Agar perdagangan burung kasturi lebih teregulasi, CITES akhirnya mengkategorikan burung kasturi menjadi satwa langka atau hewan yang dilindungi sehingga burung kasturi ini menjadi hewan yang dilindungi sangat ketat.

Sangat disayangkan jika burung endemik Maluku Utara yang cantik ini harus punah oleh keserakahan manusia. Yuk kita jaga eksistensinya dengan tidak memperjualbelikannya. Selain itu, pemerintah diharapkan segera memasukkan burung kasturi Ternate sebagai spesies dilindungi, sehingga generasi kita berikutnya dapat menikmati keindahan burung ini di alam liar.

Komentar