Home » Budidaya » Ingin Budidaya Lobster Air Tawar? Kenali Dulu Langkah-langkahnya Berikut Ini

Ingin Budidaya Lobster Air Tawar? Kenali Dulu Langkah-langkahnya Berikut Ini

Saat ini, budidaya lobster sedang digandrungi oleh sebagian masyarakat karena modal yang dikeluarkan tidak besar tetapi keuntungannya terbilang wah. Lobster merupakan salah satu makana olahan dari laut yang dikenal memiliki rasa yang sangat enak dan bernilai cukup tinggi. Hampir di setiap restoran yang mengusung konsep seafood selalu meyediakan makanan hidangan dari olahan laut yang satu ini sebagai salah satu menu andalan. Tidak heran jika lobster ini memiliki banyak penggemar. Dengan demikian semakin meningkat pula permintaan akan persediaan lobster ini.

budidaya lobster

Terdapat dua jenis lobster yang biasa dibudidayakan, antara lain lobster laut dan lobster air tawar. Lobster air tawar memiliki cita rasa yang tidak kalah lezatnya dari lobster laut. Bahkan saat ini, permintaan akan pasokan lobster air tawar semakin meningkat. Harga yang dibandrol untuk satu ekor lobster air tawar dapat berharga sekitar 150 ribu sampai dengan 200 ribu rupiah, lho! Lumayan, bukan?

Untuk anda tertarik untuk memulai bisnis budidaya lobster air tawar? Sebaiknya anda harus ikuti langkah-langkah yang akan dijelaskan dalam artikel ini sebagai panduannya!

Menyediakan Lahan dan Lokasi

Langkah awal untuk budidaya lobster air tawar tentunya memerlukan lahan berupa kolam dengan air bersih. Kolam yang dapat anda buat bisa berupa kolam tanah, kolam semen, atau kolam fyber dengan memperhatikan kandungan oksigen yang sesuai. Oksigen yang baik untuk kolam adalah diatas 4 ppm. Selain itu, kolam yang dibangun di bawah pohon lebih akan lebih baik karena akan lebih mudah dalam mengontrol suhu yang sejuk bagi lobster anda.

Setelah itu, perhatikan pula tingkat keasaman pada air kolam. Tingkat keasaman atau pH yang baik adalah sekitar 7-9. Jika dibawah itu, maka akan lebih sulit bagi lobster untuk bertahan lama. Cangkang juga memerlukan kandungan dengan kadar kalsim tinggi untuk pembentukan cangkangnya. Anda perlu menambahkan air yang memiliki kandungan kapur yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan kalsium tersebut.

Memilih Indukan Lobster

Langkah selanjutnya adalah memilih indukan berkualitas untuk proses pembibitan. Untuk mendapatkan indukan yang berkualitas, anda dapat membelinya di toko-toko ikan yang khusus menjual bibit untuk hewan air. Pilihlah indukan yang memiliki ciri tubuh lebih besar dan tentu saja harus sehat. Tak lupa pula untuk memperhatikan jenis kelamin dari indukan, percuma saja anda membeli banyak indukan jika semuanya memiliki jenis kelamin yang sama.

Untuk membedakan indukan jantan dan betina adalah dengan car memperhatikan warna dari capit lobster. Lobster jantan cenderung memiliki capit berwarna lebih menyala, sedangkan betina lebih redup dan terdapa sedikit corak merah. Selain itu, ukuran jantan umumnya lebih besar dibandingkan dengan lobster betina.

Proses Pembibitan

Proses selanjutnya adalah proses pembibitan dengan cara mengawinkan lobster jantan dan lobster betina. Anda hanya perlu menggabungkan lobster tersebut ke dalam satu kolam yang sama. Sebaiknya masukkan lobster jantan dengan jumlah yang lebih banyak dari lobster betina agar proses pembuahan dapat lebih cepat.

Ketika proses perkawinan tengah berlangsung, mereka akan membentuk formasi yang menyerupai huruf Y. Setelah proses pembuahan, lobster betina akan segera meninggalkan lobster jantan dengan mengeluarkan telurnya melalui lubang pangkal kaki.

Pemindahan Induk

Dalam waktu 2-3 minggu setelah pembuahan, maka akan terjadi proses pengereman dimana telur-telur akan menempel pada induk betina. Kemudian induk betina akan berkeliling dengan posisi ekor yang terbuka, hal ini bertujuan untuk memudahkan induk betina memlihat telur dengan jelas. Pada proses inilah waktu yang tepat untuk memindahkan induk ke kolam penetasan.

Setelah induk betina sudah bersih dan tidak ada lagi telur yang menempel, pindahkan induk pada aquarium yang lain untuk menghindari induk memangsa telurnya sendiri. Biarkan induk berganti kulit dalam beberapa minggu. Pergantian kulit terjadi karena lobster sudah semakin dewasa. Setelah masa istirahat bagi induk, kemungkinan mereka akan siap untuk dikawinkan kembali. Biasanya, induk yang sudah pernah dibuahi, akan kembali bertelur sendiri tanpa dibuahi, akan tetapi telur yang dihasilkan merupakan telur kosong. Telur-telur kosong itulah kemudian yang akan menjadi makanan bagi mereka.

Pemberian Pakan

Pemberian pakan bagi lobster dilakukan sebanyak dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Pakan yang baik adalah pakan yang mengandung nutrisi yang baik bagi pertumbuhan lobster berupa pelet, jagung parut basah, sayuran, dan ketela. Sedangkan untuk peternak yang membudiayakan lobster air tawar di media berupa kolam tanah, maka dapat memangkas biaya pakan. Hal ini asupan nutrisi alami yang terdapat pada kolam sangat banyak dan kandungannya lebih tinggi.

Adapun dosisi untuk pemberian pakan adalah 25% pada pagi hari, dan 75% sore hari. Sesuaikan juga dengan berat badan anakan dari lobster itu sendiri dengan presentase 3% dari berat badannya.

Pengendalian Hama

Meskipun memiliki cangkang yang kokoh, akan tetapi anda tetap perlu menjaga lobster ternak anda dari gangguan hama. Dengan adanya gangguan hama dan penyakit, maka panen lobster akan terhambat. Hama-hama tersebut biasanya berkembang biak dengan cepat terutama ketika memasuki musim panen. Selalu pastikan aquarium atau kolam anda tetap bersih baik dari kotoran maupun lumut.

Masa Panen

budidaya lobster, Panen dapat dilakukan ketika lobster telah berukuran 1-2 cm atau setelah 20 hari selama masa pemeliharaan. Pemanenan dapat anda lakukan menggunakan plastik scoopnet berukuran 20×10 cm. adapun waktu yang baik untuk memanen lobster adalah pukul 9 pagi di tempat terbuka. Selama proses panen pula, anda dapat mengganti air untuk digunakan pada lobster generasi berikutnya dengan presentasi air yang sama.

Tiap satu kilonya dapat berisi sekitar 11 sampai 13 ekor lobster tergantung berat dan ukuran masing-masing. Semakin besar bobot lobster yang akan dijual, maka semakin tinggi pula harganya.

 

 

 

Komentar