Home » Budidaya » Cara Mudah Budidaya Ikan Guppy Bagi Pemula

Cara Mudah Budidaya Ikan Guppy Bagi Pemula

Ikan guppy merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar kecil yang populer karena memiliki warna yang cantik dan menarik. Hampir di setiap toko ikan hias ditemukan ikan ini. Perkembang biakannya yang terbilang cepat membuat peminat dari ikan ini pun tidak kalah banyak tidak hanya dari kalangan pencinta ikan hias saja. Salah satu alasan bagi pemburu budidaya ikan guppy adalah peluang bisnis dari penjualan ini sangat menguntungkan karena harganya yang lumayan bernilai jual tinggi. Bahkan permintaan akan ikan ini bisa sampai ke luar negeri.

Banyaknya peminat dari ikan ini, baik di Indonesia maupun luar negeri, maka tidak sedikit orang tertarik untuk budidaya ikan guppy ini.

Cara budidaya ikan guppy ini terbilang mudah asalkan tekun dalam menjalankannya. Adapun cara untuk budidayakan ikan guppy adalah seperti yang dijabarkan di bawah ini.

Ikan Guppy

Menyiapkan Media Berupa Aquarium

Langkah pertama yang wajib anda siapkan adalah media aquarium. Disarankan pemilihan aquarium yang akan digunakan adalah aquarium bening. Tujuannya untuk memudahkan anda ketika proses pemijahan ikan berlangsung sehingga anda dapat memantau perkembangannya secara langsung.

Gunakan setidaknya lima buah aquarium. Siapkan dua buah aquarium untuk tempat bagi indukan, satu buah untuk proses pemijahan, satu buah untuk penetasan telur-telur ikan, dan satu lagi untuk pendederan. Pada aquarium pendederan, sebaiknya gunakan yang berukuran 50 cm atau lebih. Sedangkan untuk pemijahan sebaiknya gunakan aquarium minimal ukuran 30 cm.

Ukuran aquarium yang baik adalah sekurang-kurangnya ukuran yang dapat menampung 30-60 liter air. Jangan lupa untuk menyediakan filter yang tenang dan jangan menggunakan filter jenis undergravel. Untuk membantu distribusi oksigen bagi ikan, gunakanlah aerator.

Memilih Indukan

Langkah selanjutnya adalah memilih indukan ikan guppy. Pilihlah indukan yang berkualitas agar hasil anakan ikan ini lebih sehat dan tingkat keberhasilan dalam pembudidayaannya tinggi. Bibit unggul untuk indukan ikan guppy bisa anda dapatkan di toko-toko penjualan ikan hias atau internet. Anda harus mampu membedakan antara indukan jantan maupun betina terlebih dahulu sebelum membeli bibit indukan ikan guppy.

Pada ikan guppy jantan, biasanya bertubuh lebih ramping dibanding dengan betina yang lebih gemuk, kepala dari ikan guppy jantan lebih besar dari betina, warna siripnya lebih cerah dan indah, memiliki semacam benjolan yang terletak pada bagian belakang sirip perutnya, sirip punggungnya lebih panjang dari guppy betina. Sedangkan ikan guppy betina memiliki pola khusus pada sisiknya yang berwarna kuning kecokelatan, ekornya lebih kecil dibanding guppy jantan, kepalanya terlihat runcing dan lebih kecil, warna pada guppy betina lebih kusam, belakang siripnya tidak terlihat genopodium.

Memilih Kriteria Ikan Guppy

Cara Mudah Budidaya Ikan Guppy Bagi Pemula

Kriteria ikan guppy yang baik untuk indukan adalah yang telah berusia di atas 4 bulan dengan organ tubuh yang lengkap, berwarna cerah, pergerakan aktif dan agresif, serta sehat.

Memisahkan Indukan Jantan dan Betina

Sebelum lanjut ke proses pemijahan, pisahkan terlebih dahulu ikan guppy jantan dan ikan guppy betina dengan cara mengkarantinanya selama 2-3 hari. Tujuan dari pemisahan ini agar ikan jantan terpikat dengan ikan betina. Berikan pakan sebanyak dua kali sehari pada pagi dan sore hari dengan menggunakan pakan hidup seperti moina dan daphina sp, serta rutin mengganti air aquarium sebanyak tiga hari sekali.

Proses Pemijahan

Tahap berikutnya adalah proses pemijahan atau proses mengawinkan indukan ikan guppy. Aquarium yang diperlukan saat proses ini hanya satu buah saja yang telah diisi dengan air yang telah diendapkan semalam, setelah itu indukan dapat langsung dimasukkan. Pastikan kedalaman air tidak lebih dari 25 cm yang berisi ikan tidak lebih dari 30 ekor per 100 liternya.

Untuk efisiensi waktu, lakukanlah pemijahan massal dengan perbandingan 1:5 atau 1 jantan dan 5 betina. Proses pemijahan dengan memasukkan ikan guppy betina terlebih dahulu pada pagi hari, kemudian baru masukkan ikan jantan pada sore hari. Terjadi pembuahan, pisahkan segera ikan betina ke dalam aquarium penetasan.

Proses Penetasan Telur

Pada proses ini, anda perlu memperhatikan gravid spot pada perut ikan betina. Jika warnanya semakin gelap, maka ikan betina telah dibuahi kemudian segera pisahka ikan jantan dengan ikan betina. Lamanya proses mengandung bagi ikan guppy betina adalah kurang lebih satu bulan. Kemudian, apabila telur telah keluar, pisahkan induk ke dalam wadah lain karena induk tersebut dapat memakan anak-anaknya. Untuk antisipasi, sediakan juga tanaman sebagai tempat persembunyian anak-anak guppy dari incaran induknya. Selama proses penetasan berlangsung, pastikan selalu menjaga kebersihan air aquarium anda dengan rutin menggantinya setiap 1 sampai 3 hari sekali.

Merawat Anak-Anak Ikan Guppy

Anak ikan guppy atau fry perlu segera dipisahkan dari induknya, hal ini karena fry sudah mampu merawat dirinya sendiri. Untuk pakan fry sendiri tidak perlu langsung memberinya makanan sesaat setelah menetas. Fry yang baru menetas masih memiliki cadangan makanan di dalam perutnya. Untuk itu, pemberian makan bagi fry dapat dilakukan setelah 3-5 hari pasca penetasan. Lakukan perawatan secara intensif selama 20 hari sampai ukuran tubuh fry cukup besar. Setelah ukuran fry sudah cukup besar, saatnya ikan guppy anda siap untuk dipanen.

 

 

Komentar