Home » Kucing Lucu » Bagaimana Perilaku Kucing Bengal dalam Kehidupan Sehari-hari?

Bagaimana Perilaku Kucing Bengal dalam Kehidupan Sehari-hari?

Siapa yang tak jatuh cinta dengan pola bulu belang ocelot, margay, leopard, dan kucing liar lainnya? Tetapi memelihara mereka tentu akan sangat problematis, sulit, dan dilarang oleh pihak berwenang. Kucing liar tidak akan berbaring di pangkuan Anda dan kemampuan destruktif mereka beberapa kali lipat lebih besar dari kucing domestik. Ini pasti akan menimbulkan banyak masalah.

Kucing Bengal

Tapi keturunan kucing tutul seperti Ocicat, Mau Mesir, Toyger, Savannah, dan Bengal bisa menjadi solusinya. Mereka adalah kucing domestik yang dirancang untuk memiliki penampilan khas kucing liar tetapi tidak temperamennya. Kucing Bengal adalah salah satu yang paling populer dari yang paling mirip kucing liar. Mereka disukai bukan hanya karena pola bulu spotted, rosette, atau marblenya, tetapi juga karena sifat aktif, cerdas, dan vokalnya.

Baca Juga: Perbandingan Kucing Savannah dan Kucing Bengal, Bagus Mana?

Kehidupan sehari-hari kucing Bengal

Dikutip dari Catster, pakar kucing Bengal, Anthony Hutcherson, yang jatuh cinta pada kucing ini ketika masih remaja, mengatakan hari yang sempurna untuk kucing Bengal adalah membangunkan manusia mereka dengan purring (dengkuran) dan melihat mereka menyikat gigi dan melakukan aktivitas lainnya di kamar mandi, terkadang dari dalam kamar mandi.

Setelah pemilik mereka pergi bekerja, kucing Bengal akan melakukan hobi mereka, yang meliputi memanjat ke puncak pohon kucing, memandang ke luar jendela, dan melakukan olahraga kardio harian mereka di pohon kucing.

Setelah makan malam, mereka akan berlarian melintasi ruang tamu, mengambil mainan favorit mereka berulang-ulang, dan melakukan sedikit putaran atau duduk di atas perabotan, termasuk keyboard komputer. Mereka bisa belajar membuka pintu, menghidupkan dan mematikan keran air, menyiram toilet, dan lainnya.

Keluarga yang cocok dengan kucing Bengal

Seperti semua kucing, kucing Bengal menyukai rutinitas. “Jika mereka bisa memilih keluarga, mereka akan memilih seseorang yang menarik yang memiliki bermacam kegiatan sehari-hari dan memiliki rutinitas pasti,” kata Anthony. “Mereka senang mengetahui kapan pemiliknya bangun, kapan mereka diberi makan, dan kapan situasi menjadi tenang untuk tidur. Mereka benar-benar menikmati itu semua dan menjadi diri mereka sendiri dengan cara itu.”

Kucing Bengal yang bosan akan masuk ke dalam segala benda, termasuk lemari pakaian, lemari barang, dan laci, kata Canie Brooks, pakar kucing Bengal lainnya. Mereka paling suka ditemani hewan lain untuk saling menghibur ketika pemilik mereka tidak berada di rumah. Itu bisa berupa kucing lain atau anjing kecil, kata Canie. Permainan favorit mereka meliputi permainan bulu dan bola yang bisa mereka kejar dan ambil.

Siapa yang mungkin tak cocok dengan kucing Bengal?

Anak kucing Bengal

Jangan memilih kucing Bengal jika Anda tidak suka kucing yang selalu mengelilingi Anda dan ingin terlibat dalam apa pun yang Anda lakukan.

“Jika mereka tidak punya teman, Anda akan menjadi mainan mereka, dan mereka dikenal suka menguntit pemiliknya,” kata Canie. “Mereka hanya mengajak bermain, tetapi beberapa orang merasa itu menjengkelkan.”

Begitu mereka kehabisan energi setelah bermain dan mempertontonkan kejenakaan mereka, kucing Bengal mungkin akan meringkuk di sebelah Anda saat Anda menonton TV, tetapi jangan berharap mereka suka dipegang atau dipeluk. Mereka lebih suka berinteraksi dengan Anda dengan mempelajari trik, bermain lempar tangkap, atau berjalan-jalan dengan tali.

Yang pasti, kucing Bengal tidak akan pernah menjadi liar temperamennya. Kadang-kadang orang berpikir bahwa kucing Bengal, karena memiliki nenek moyang liar, akan menunjukkan perilaku yang tidak diinginkan (seperti agresi), yang tidak terlihat pada kucing rumahan biasa. Anthony berkata, kucing Bengal seharusnya tidak menunjukkan perangai buruk seperti itu.

Ciri khas menarik kucing Bengal

Kucing Bengal terkenal karena bulu mereka. Bulu mereka lebat dan mewah, dengan sentuhan lembut dan halus. Pola spotted atau rosette menghadirkan kontras yang jelas pada bulunya yang kaya warna. Mereka adalah satu-satunya kucing domestik yang memiliki pola rosette seperti yang terlihat pada jaguar, macan tutul, dan ocelot.

Pada beberapa ekor kucing Bengal, bulu itu tampak berkilau ketika cahaya menyentuh ujung bulunya, sebuah fenomena yang disebut glitter (kilau). Peneliti Universitas Stanford, Chris Kaelin, menemukan gen penyebab glitter ketika dia mencari gen untuk pola rosette ini. Ini adalah sifat dari kucing yang diimpor oleh pendiri breed, Jean Mill, pada awal 1980-an, menurut Anthony.

Sejarah kucing Bengal

Kucing Bengal adalah hasil persilangan antara Asian Leopard Cat (kucing liar kecil dengan berat 2,2 hingga 5,5 kg) dengan kucing domestik. Meskipun persilangan ini telah dibuat beberapa kali pada awal abad ke-20, baru pada tahun 1960-an peternak Jean Mill mulai serius mengembangkan kucing silang untuk menciptakan kucing peliharaan sejati.

Mill mendapatkan kucing yang diinginkannya pada 1980-an dan kucing Bengal saat ini hanya berasal dari peternakan Bengal. Bengal sudah mendapat pengakuan dari American Cat Fanciers Association, Cat Fanciers’ Association, Governing Council of the Cat Fancy, dan The International Cat Association.

Perawatan dan kesehatan kucing Bengal

Bulu indah kucing Bengal mudah dirawat. Menyikat bulu sebulan sekali sudah cukup banyak, tetapi sulit untuk menahan keinginan untuk menyisir bulu-bulu halusnya setiap hari. Bengal biasanya memiliki rentang hidup panjang antara 15 hingga 20 tahun. Seperti kucing lainnya, mereka dapat rentan terhadap masalah kesehatan tertentu, termasuk penyakit jantung seperti hipertrofi kardiomiopati dan kardiomiopati dilatasi serta penyakit mata yang disebut atrofi retina progresif.

Komentar