Home » Semua Hewan » Arachnida » Bagaimana Cara Mencegah Sengatan Kalajengking?

Bagaimana Cara Mencegah Sengatan Kalajengking?

Kalajengking diklasifikasikan sebagai arakhnida yang mirip dengan laba-laba karena mereka memiliki delapan kaki. Mereka dikenal karena sengatan berbisanya yang mampu membuat orang ketakutan dan merasa terintimidasi. Kebanyakan sengatan kalajengking tidak fatal, kecuali sengatan itu berasal dari 30 hingga 40 spesies kalajengking mematikan yang racunnya cukup kuat untuk membunuh manusia.

Gambar kalajengking hitam

Kalajengking telah muncul di habitat manusia juga, namun ada cara untuk mencegahnya. Berikut adalah beberapa fakta tentang kalajengking yang harus diperhatikan.

Habitat

Kalajengking lebih suka iklim panas dan kering, meskipun mereka dapat ditemukan di pegunungan termasuk Alpen, pegunungan Himalaya, dan Pegunungan Andes yang bersalju. Gua, hutan, dan gurun adalah tempat di mana kebanyakan orang bisa menemukan kalajengking. Daerah berpenduduk manusia juga telah menjadi rumah kedua bagi makhluk ini. Sangat penting untuk mempelajari lebih lanjut tentang predator ini untuk melindungi diri dari risiko apa pun.

Makanan

Kalajengking adalah karnivora dan mereka memangsa semua jenis serangga, reptil kecil termasuk ular dan kadal, dan mamalia kecil termasuk tikus. Kalajengking makan kalajengking lain juga bukan hal yang aneh. Sebagai bagian dari rantai makanan, kalajengking diburu oleh hewan lain termasuk burung kecil seperti burung hantu, reptil seperti kadal, dan mamalia seperti kelelawar.

Bersembunyi di daerah teduh di siang hari, kalajengking nokturnal berburu di malam hari dengan strategi penyergapan. Kalajengking memiliki keterampilan bertahan hidup yang kuat dan mampu memperlambat metabolisme mereka ketika mereka tidak dapat menemukan makanan. Umur rata-rata kalajengking adalah tiga hingga delapan tahun.

Pencegahan

Gambar kalajengking dan anaknya

Dengan bersembunyi di bawah area gelap yang lembab di luar ruangan, kalajengking dapat menyerang kapan pun ketika sarangnya terganggu. Mirip dengan mencegah gigitan kutu, mengenakan pakaian lengan panjang dan celana panjang bisa mencegah sengatan kalajengking.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga merekomendasikan untuk mengenakan sarung tangan kulit bagi mereka yang bekerja di tanah seperti tukang kebun. Ini lebih baik daripada tangan terbuka yang rentan terhadap sengatan kalajengking.

Mengibaskan pakaian sebelum mengenakannya perlu dilakukan untuk memastikan kalajengking tidak melekat pada pakaian. Jika Anda memiliki alergi serius terhadap gigitan serangga, pakailah gelang atau kalung anti alergi dan kenakan untuk mengidentifikasikan alergi Anda kepada dokter.

Injektor otomatis epinefrin, juga dikenal sebagai EpiPen, dapat digunakan untuk injeksi sendiri terhadap anafilaksis, reaksi alergi yang mengancam jiwa yang dipicu oleh makanan dan sengatan tertentu.

Buatlah tempat tinggal aman dari kalajengking dengan selalu menjaga kebersihan dan kerapihan. Kalajengking yang menyerang rumah biasanya sedang mencari hama lain yang bersembunyi di ruang berantakan atau yang habitat aslinya telah terancam.

Jika kalajengking terjebak di dalam ruangan, mereka akan mencari ruang aman untuk bersembunyi seperti ruang loteng, ruang bawah tanah, garasi, wastafel, dan bathtub. Karena mereka adalah makhluk nokturnal, kalajengking di dalam ruangan bisa menyengat orang yang sedang tidur di malam hari.

Karena kalajengking bersinar dalam gelap ketika terkena sinar ultraviolet, Anda dapat memeriksanya dengan menerangi kamar Anda menggunakan lampu senter atau lampu senter hitam yang akan memancarkan cahaya berwarna kebiruan kehijauan.

Pengobatan

Sengatan kalajengking bisa sama menyakitkannya dengan sengatan lebah. CDC merekomendasikan bahwa jika disengat kalajengking, seseorang harus berusaha tetap tenang dan tidak panik. Hubungi nomor darurat atau segera datangi puskesmas atau klinik terdekat.

Jika memungkinkan, jebak kalajengking yang menyengat ke dalam wadah plastik untuk diserahkan pada ahli kalajengking. Hindari mengonsumsi obat penenang. Meskipun spesies kalajengking tertentu telah dipasarkan sebagai hewan peliharaan, kita masih harus belajar bagaimana menanganinya.

Semakin kita mendapat banyak informasi tentang kalajengking, semakin besar peluang kita untuk menghindari sengatan mereka.

Komentar