Home » Ayam » Ayam Phoenix, Ayam Hias dari Jerman

Ayam Phoenix, Ayam Hias dari Jerman

Ayam Phoenix merupakan ayam dari negara Jerman. Ayam ini merupakan hasil dari perkawinan silang antara ayam onagadori dengan unggas lainnya, sehingga ayam phoenix ini memiliki keturunan dari ayam onagadori. Ayam ini masuk ke negara Amerika pada tahun 1965 serta golden phonix pada tahun 1984.

ayam phoenix

ayam phoenix

Ras ayam Phoenix diciptakan oleh Hugo du Roi, presiden pertama asosiasi unggas nasional Jerman, pada akhir abad kesembilan belas. Beberapa burung Jepang cantik berekor panjang yang diimpor dikawinkan dengan unggas jenis lain termasuk Combattant de Bruges, Kr├╝per, Leghorn, Melayu, ModernGame, Old English Game, Ramelsloher dan Yokohama. Ayam phoenix merupakan ayam hias yang memiliki nilai jual yang tinggi dikarenakan memiliki ekor yang panjang dan indah.

Variasi perak dari jenis Phoenix diterima ke dalam Standard of Perfection dari American Poultry Association pada tahun 1965, dan golden pada tahun 1983. Ayam merah berdada hitam diakui pada tahun 2018. Ayam Phoenix pertama kali diterima di Australian Poultry Standard pada tahun 2012, dengan warna apa pun yang distandarisasi dalam Old English Game diterima.

Karakteristik

Onagadori diperkirakan memiliki gen resesif yang mencegahnya dari moulting setiap tahun dengan cara yang biasa. Gen ini tidak ditransfer ke Phoenix, sehingga ekornya tidak mencapai panjang luar biasa yang sama dengan aslinya. Ekornya bisa mencapai 90 cm atau lebih.

Salah satu keunikan ayam Phoenix memang terletak di ekor yang dimiliki. Ekor ayam Phoenix bisa mencapai panjang 2-3 meter dan lurus. Bulu ayam Phoenix lebih unik daripada jenis ayam lain. Bulu ayam Phoenix yang menyentuh tanah dianggap yang terbaik. Setiap 1-2 tahun sekali bulu ayam akan molting. Ayam ini memiliki ekor yang panjang nan indah sehingga semakin mahal harganya.

Ayam Phoenix adalah jenis unggas yang aktif dan produktif. Mereka bisa menghasilkan telur dalam jumlah yang banyak. Memang, bilangan ayam Phoenix masih sedikit di pasaran sehingga agak sukar untuk memenuhi permintaan orang. Ini boleh menjadi peluang perniagaan yang menjanjikan bagi Anda yang ingin memulai perniagaan Ayam Phoenix. Ayam Phoenix dapat menghasilkan 12-15 telur.

Ciri-ciri ayam Phoenix ialah ekor lurus dan panjang, jengger merah dengan jenis tunggal dan bergerigi 5, berat 2.5 kg dan betina 1.8 kg, kulit kuning. Perbedaan antara ayam Phoenix dan ayam onagadori itu sendiri dilihat pada bulunya. ayam Phoenix itu sendiri adalah sejenis ayam yang berasal dari Jerman dan ayam Onagadori  adalah jenis ayam yang berasal dari Jepang. Perbedaan yang ketara dalam kedua jenis ayam itu sendiri adalah dalam bentuk ekor. Ekor ayam Phoenix lurus, sementara ekor Onagadori keriting di tepinya. Tetapi boleh dikatakan bahawa kedua jenis ayam tersebut termasuk dalam jenis ayam ekor panjang.

Untuk jenis ayam phoenix itu adalah ayam Bantam. Phoenix bantam boleh dikatakan lebih jarang ditemui di pasaran, terutama di Indonesia. Ciri-ciri fisik yang dimiliki oleh ayam Bantam phoenix unik dan cantik, di mana mereka badannya ayam kate dengan ekor merosot dan panjang.

Komentar