Home » Ayam » Ayam Cemani, Ayam Hias Termahal di Dunia

Ayam Cemani, Ayam Hias Termahal di Dunia

Ayam cemani atau ayam kedu adalah jenis ayam yang tidak biasa dan relatif modern dari Indonesia, terkait dengan sepupu mereka Kadaknath India. Ayam ini berasal dari desa kecamatan Kedu, Temanggung, Jawa Tengah. Ayam ini memiliki gen dominan yang menyebabkan hiperpigmentasi (fibromelanosis), membuat ayam ini sebagian besar berwarna hitam, termasuk bulu, paruh, dan organ bagian dalam.

ayam cemani

ayam cemani cemani,

Asal Usul

Trah ini berasal dari pulau Jawa, Indonesia, dan mungkin telah digunakan selama berabad-abad untuk tujuan keagamaan dan mistis. Trah ini pertama kali dijelaskan oleh pemukim kolonial Belanda dan pertama kali diimpor ke Eropa pada tahun 1998 oleh peternak Belanda Jan Steverink. Saat ini, jenis ayam ini dipelihara di Belanda, Belgia, Jerman, Slovakia, dan Republik Ceko. Ayam cemani pertama kali dibawa ke luar negeri oleh orang Belanda. Dia juga dikenal sebagai Kadaknath di India dan ditemukan di beberapa bagian Madhya Pradesh dan Rajasthan. Kata kadaknath berarti dewa kekuatan atau Siwa. Filantropis Belgia Jean Kiala menyimpan koleksi terbesar di Afrika dengan 250 pasangan pengembangbiakan. Ini dilestarikan dalam program pemuliaan oleh Asosiasi Pemulia Hias Afrika (AOBA) di Kenya dan Republik Demokratik Kongo.

Deskripsi

Paruh dan lidah mereka, sisir hitam dan pial, dan bahkan daging, tulang, dan organ mereka tampak hitam. Darah ayam cemani berwarna normal. Warna hitam burung muncul sebagai akibat dari kelebihan pigmentasi jaringan, yang disebabkan oleh kondisi genetik yang dikenal sebagai fibromelanosis. Gen ini juga ditemukan pada beberapa ras unggas hitam lainnya. Ayam jantan memiliki berat 2,0–2,5 kg dan ayam betina 1,5–2,0 kg. Ayam betina bertelur berwarna krem, meskipun mereka pengeram yang buruk dan jarang menetas sendiri. Berat telur rata-rata 45 gram.

Sejarah Ayam Cemani

Ayam ini lebih tepatnya berasal dari daerah Desa Kedu, Kabupaten Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah dan sejak zaman Kerajaan Majapahit. Pemilik pertama ayam ini adalah pertapa yang kuat bernama Ki Ageng Mangkuhan. Namun pada waktu itu ayam cemani mempunyai paruh putih dan digunakan untuk merawat penyakit anak rasmi di daerah Ageng Ki Mangkuhan, dan akhirnya penyakit anak itu sembuh.

Khasiat yang terdapat pada Ayam Cemani

Khasiat ayam cemani memang cukup banyak, tetapi di kalangan masyarakat ayam cemani banyak yang dipercayai sebagai ayam persembahan atau ritual. Kandungan mineral dalam daging ayam cemani sangat banyak sehingga dapat melawan berbagai jenis penyakit kuman di dalam tubuh manusia. Kandungan mineral berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit termasuk menghilangkan rasa sakit, meningkatkan vitalitas lelaki, meningkatkan stamina, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menyokong pertumbuhan fiik anak-anak, meningkatkan kesuburan pada lelaki dewasa, menghilangkan stres, menjaga keseimbangan kolesterol, dan mencegah arthritis. Jadi bagi anda yang sering jatuh sakit, boleh dirawat dengan menggunakan daging ayam cemani ini.

Semakin banyak khasiat yang terdapat pada ayam cemani, penternak ayam cemani akan meningkatkan kualitasnya. Dengan permintaan pelanggan yang semakin banyak, harga yang ditawarkan di pasaran agak mahal. Proses membesarkan cemani ayam memang agak sukar.

Harga yang ditawarkan

Harga yang ditawarkan di pasaran juga berbeda-beda, bergantung pada ukuran dan usia. Pada masa ini jumlah ayam cemani semakin berkurang, jadi tidak heran harganya mahal. Ini kerana pembiakannya agak sulit dan hanya berlaku di Indonesia dan Eroph. Ayam Cemani umumnya tersedia di Indonesia dan mereka dijual di pasaran sesuai dengan tingkatannya yang tergantung pada ukuran dan kegelapan daging dan tubuh mereka. Ayam-ayam ini dapat berkisar dari Rp 1.000.000 hingga Rp 50.000.000 tergantung pada kualitas, ukuran; semakin hitam legam semakin mahal harganya.

Berikut ada 5 (lima) jenis ayam emani di Indonesia yang menentukan kualitas dan harganya di pasaran.

AYAM CEMANI BIASA

Jenis ayam ini dilihat berdasarkan usianya, Semakin tua maka akan semakin mahal. Harga rata-rata di pasaran mulai 500 ribu hingga 5 juta rupiah tergantung dari usia ayam cemani tersebut.

AYAM CEMANI SUPER

Ayam cemani super mempunyai nilai jual yang tinggi karena keunikan bulunya yang sangat hitam legam dibadingkan ayam cemani lainnya, jadi semakin hitam maka akan semakin mahal.

AYAM CEMANI LIDAH HITAM

Harga ayam cemani jenis ini dinilai dari lidahnya, jika lidah ayam ini semakin hitam maka harga jualnya semakin mahal. Harga ayam cemani jenis ini mencapai 70-80 juta rupiah per ekor.

AYAM DARAH HITAM

Yang keempat adalah darahnya. Ayam cemani biasanya darahnya tetap berwarna merah, namun untuk jenis ini dilihat dari darahnya; jika darahnya juga berwarna hitam maka akan semakin mahal harga jualnya. Ayam cemani jenis ini mulai dijual di pasaran dengan harga diatas 35 jutaan.

AYAM CEMANI  PUTIH

Ayam cemani lain yang berwarna putih di pasaran harganya hanya berkisar sekitar 3 jutaan saja, yaitu jenis ayam cemani putih.

AYAM CEMANI WALIK

Harga sekitar 500 ribuan

Nah itulah jenis-jenis ayam cemani beserta harganya yang beredar di pasaran Indonesia. Untuk Anda penggemar ayam cemani semoga bermanfaat dan selamat berbisnis ayam cemani.

Komentar