Home » Ikan Hias » Apakah Ikan Sumatra Kanibal dan Bisa Saling Memangsa?

Apakah Ikan Sumatra Kanibal dan Bisa Saling Memangsa?

Ikan Sumatera alias tiger barb adalah ikan hias kecil yang banyak dijual di berbagai toko ikan dan pasar ikan. Banyak orang bilang tiger barb adalah ikan yang galak dan sebaiknya tidak dicampur dengan ikan-ikan kecil lain yang damai. Benarkah demikian? Lalu benarkah anggapan bahwa tiger barb termasuk ikan yang kanibal dan bisa saling memakan satu sama lain?

Gambar ikan tiger barb

Tiger barb memiliki temperamen yang tidak biasa: Tidak seperti kebanyakan ikan yang bergerombol lainnya, tiger barb tergolong agresif -tetapi tak seperti kebanyakan ikan agresif lainnya, agresi tiger barb tidak terikat pada teritori atau predasi pada ikan yang lebih kecil. Perlakuan yang baik dapat meredakan agresi tiger barb, baik di antara tiger barb sendiri maupun pada ikan lain yang hidup bersama dengan mereka di akuarium.

Agresi tiger barb

Tiger barb biasanya menampilkan dua jenis agresi. Di dalam kawanan mereka -dan dengan ikan barb terkait lainnya- tiger barb biasanya membentuk hierarki. Pejantan akan terus-menerus mengejar dan menggigit satu sama lain, berebut posisi dalam tangga kekuasaan mereka. Perilaku semacam ini menjadi semakin intens bila kelompoknya semakin kecil. Tiger barb yang dipelihara dalam kawanan yang terlalu kecil dapat saling membunuh dan lebih cenderung menyerang spesies lain.

Mengelola agresi tiger barb

Gambar ikan sumatra bergerombol

Tiger barb, seperti kebanyakan ikan kawanan lainnya, bergaul dalam kelompok besar untuk membentuk perlindungan di alam liar. Dalam akuarium yang terbatas, mereka akan merasa stres jika Anda memeliharanya dalam kelompok yang berisi kurang dari 8 hingga 10 ekor. Ikan yang stres lebih mudah terserang penyakit daripada ikan yang sehat.

Kawanan besar ikan tiger barb memiliki tujuan lain. Dalam kawanan besar, agresi dari ikan dominan atau “berpangkat tinggi” akan tersebar di antara bawahan, sehingga kecil kemungkinan mereka akan dirugikan oleh ikan dominan.

Membangun kawanan tiger barb

Anda memiliki beberapa opsi saat memelihara tiger barb di akuarium Anda. Idealnya, Anda harus memelihara mereka sebagai grup atau kawanan. Hal ini dilakukan untuk memperkecil kemungkinan bahwa setiap ikan memiliki keunggulan di atas yang lain ketika mereka membentuk hierarki.

Pemuliaan selektif juga telah menghasilkan beberapa varian yang sangat berbeda pada warna tiger barb asli, termasuk varian hijau dan golden/albino. Varian warna yang berbeda dari tiger barb juga akan siap hidup bergerombol dan membuat kawanan mereka menjadi lebih dinamis.

Tiger barb dan ikan lainnya

Ikan tiger barb jarang membunuh secara langsung. Namun, sifat agresif mereka dapat secara tidak langsung menyebabkan kematian teman seakuariumnya. Tiger barb adalah ikan lincah yang berenang cepat; teman yang lebih lambat dan pemalu mungkin tidak akan kebagian makanan di akuarium karena kalah gesit dari tiger barb, perlahan-lahan mereka akan mati kelaparan.

Sementara itu, tiger barb tidak boleh dicampur dengan ikan bersirip panjang seperti manfish air tawar atau cupang. Bahkan dalam kawanan besar -yang biasanya bisa menurunkan agresi mereka- ikan dengan sirip yang mengalir panjang bisa mengundang tiger barb untuk mengganggunya. Menggigiti sirip secara terus-menerus dapat menyebabkan busuk sirip, infeksi yang berpotensi menyebabkan kematian.

Karena itulah, campurkan tiger barb dengan ikan kecil dan cepat lainnya. Mereka biasanya akan akur bila dicampur ikan zebra (danio), platy, dan kebanyakan lele hias. Jika akuarium cukup besar, Anda juga bisa mencampur tiger barb dengan clown loach (botia badut) yang memiliki bentuk mirip dengan mereka.

Komentar