Home » Ikan » Apakah Belut Listrik Bisa Dimakan? Bagaimana Rasanya?

Apakah Belut Listrik Bisa Dimakan? Bagaimana Rasanya?

Belut memiliki penampilan yang menyerupai ular dengan tubuh memanjang dan sirip rendah. Mereka dapat bertahan hidup dan hidup di perairan tawar dan perairan asin, meskipun semua jenis belut berkembang biak di perairan asin. Banyak spesies belut dikonsumsi oleh manusia dan mereka adalah hidangan umum di banyak negara Asia dan Eropa.

Foto Belut Listrik

Belut air tawar seperti unagi dan belut laut seperti anago dan belut conger adalah sajian umum dalam masakan Jepang dan harganya bisa sangat mahal. Belut juga cukup populer di China di mana mereka dipersiapkan dengan berbagai cara. Mereka juga umum di negara-negara Asia lainnya seperti Korea, Hong Kong, dan Filipina. Selain itu, belut diperlakukan sebagai masakan berharga dan istimewa di banyak negara Eropa seperti Italia dan Inggris.

Di sisi lain, belut listrik sebenarnya bukanlah belut. Meskipun mereka mirip ular atau belut, mereka sebenarnya termasuk dalam klasifikasi ilmiah ikan carp dan catfish. Mereka adalah ikan penghirup udara, yang berarti mereka harus sering muncul ke permukaan air untuk bernafas. Ini karena tidak seperti kebanyakan ikan lainnya mereka tidak memiliki struktur insang yang cukup untuk menghasilkan oksigen.

Belut listrik adalah jenis knifefish atau “gymnotiform,” yang mengacu pada sekelompok ikan bertulang teleost. Belut listrik terkenal karena kemampuannya memancarkan muatan listrik masif, yang sering mereka gunakan untuk menyetrum atau bahkan membunuh mangsanya.

Mereka dapat mengeluarkan listrik hingga 600 volt selama lebih dari 2 millisecond. Listrik mereka gunakan untuk pertahanan diri dan bahkan berkomunikasi dengan belut listrik lainnya. Belut yang lebih kecil dan lebih muda dapat memancarkan hingga 100 volt.

Apa yang makanan belut listrik di alam liar?

Gambar Belut Listrik

Predator air tawar ini memakan invertebrata dan mereka biasanya mengonsumsi ikan dan hewan kecil, bahkan tikus. Belut listrik remaja memakan invertebrata seperti udang dan kepiting, sedangkan belut yang baru lahir akan memakan embrio dan telur lain dari kelompok telur lainnya.

Karena sifat buas dan kemampuan listrik mereka, mereka tidak memiliki predator alami di alam liar. Sangat sedikit hewan yang mau memangsanya karena lontaran listrik mereka biasanya lebih dari cukup untuk mengusir calon pemangsa. Hewan yang cukup nekad untuk mencoba memangsa belut listrik akan langsung menyesalinya. Ada beberapa video online yang menunjukkan betapa mudahnya belut listrik dapat membunuh buaya pemangsa.

Manusia adalah salah satu dari sedikit makhluk di planet ini yang dapat berburu dan membunuh belut listrik, walaupun ini cukup sulit. Menangkap belut listrik untuk koleksi pribadi atau untuk kebun binatang terbukti sangat berbahaya. Satu-satunya pilihan praktis adalah membuat mereka kelelahan dengan memprovokasinya dan membuat mereka terus-menerus mengeluarkan listrik (lebih dari satu jam). Cara ini akan melelahkan organ-organ listrik mereka sehingga mereka menjadi mudah ditangkap.

Bisakah kita makan belut listrik?

Secara teknis ya, kita bisa memakan belut listrik. Namun hewan ini jarang menjadi sumber makanan bagi manusia karena alasan praktis. Pertama, mereka sangat berbahaya untuk ditangkap. Dan kedua, seperti yang dijelaskan sebelumnya, mereka termasuk dalam keluarga ikan bertulang, yang berarti mereka memiliki sangat sedikit daging yang cocok untuk konsumsi manusia. Namun belut listrik adalah subjek penting untuk penelitian, yang menjadi alasan utama mengapa manusia menangkapnya dari alam.

Komentar