Home » Anjing Lucu » Apakah Anjing dan Kucing Bisa Mengenali Kita?

Apakah Anjing dan Kucing Bisa Mengenali Kita?

Anjing dan kucing memiliki banyak cara untuk membantu mereka mengenali kita. Mungkin Anda pernah bertanya-tanya, “Apakah kucing saya mengenali saya?” atau “Apakah anjing saya bisa membedakan saya dengan orang lain?” Hewan peliharaan kita tentu mengetahui siapa kita, tetapi mereka mengenal kita dengan cara yang hanya bisa dibayangkan oleh manusia -yang memiliki indera berbeda-, yaitu aroma, suara, dan gerakan halus serta sentuhan.

Anjing dan Pemiliknya

source: thesprucepets

Persepsi anjing: penciuman

Anjing sangat ahli dalam membedakan orang. Anjing pelacak terlatih dapat mengikuti aroma orang asing sejauh puluhan kilometer. Mereka dapat membedakan aroma orang tersebut dengan orang lain. Anjing bahkan dapat mengendus perbedaan antara dua orang kembar identik.

Jadi tak mengherankan bila anjing Anda juga dapat mengingat aroma Anda ketika Anda tidak ada, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Behavioral Processes dalam edisi terbaru.

Para ilmuwan melatih sekelompok anjing untuk duduk saat berada di mesin MRI dan kemudian secara individual mencatat aktivitas otak mereka ketika mereka bereaksi terhadap aroma orang dan anjing lainyang tidak hadir. Ini meliputi aroma anjing asing, aroma anjing yang tinggal bersama mereka, aroma orang asing, dan aroma orang yang tinggal bersama mereka (tidak termasuk pemiliknya karena pemilik harus bertindak sebagai handler saat anjing berada di MRI).

Anjing-anjing itu menunjukkan aktivitas otak yang lebih besar terhadap aroma orang-orang yang familiar dengannya daripada aroma lainnya, bahkan anjing-anjing yang familiar dengannya. Anjing tidak hanya mengenali dan mengingat aroma ‘manusia mereka,’ tetapi mereka juga menjadi lebih bersemangat terhadap aroma ‘manusia mereka’ daripada hal lain.

Mengenali wajah dengan penglihatan

Kita cenderung berpikir bahwa anjing bergantung pada hidung mereka untuk menemukan dan mengenali segala sesuatu di dunia mereka, termasuk manusia. Namun faktanya mereka ternyata juga sangat pandai menggunakan mata mereka.

Anjing telah berevolusi untuk membaca perilaku dan ekspresi manusia sebagaimana nenek moyang mereka dahulu yang mendapatkan tempat hangat untuk tidur di sekitar api unggun manusia dengan cara membuat mereka bahagia.

Untuk sukses dengan strategi bertahan hidup yang didasarkan pada kemampuan membuat spesies lain bahagia, Anda perlu mengembangkan kemampuan membaca ekspresi dan bahasa tubuh. Dan itulah yang dilakukan anjing.

Sebuah studi yang dipimpin oleh Paolo Mongillo dari University of Padua di Italia pada 2010 menemukan bahwa anjing dapat memilih pemiliknya dari kerumunan dengan mengenali wajah mereka. Ketika anjing memperhatikan pemilik mereka dan orang asing acak berjalan bolak-balik di sebuah ruangan, anjing itu lebih memperhatikan pemiliknya daripada orang asing. Ketika kedua orang tersebut mengenakan topeng di wajah mereka, anjing itu kesulitan membedakan mereka dan dia tampak memperhatikan kedua orang itu dalam porsi yang sama.

Kucing juga mengenali kita

Gambar kucing

source: psychologytoday

Jika Anda pernah bertanya pada diri sendiri, “Apakah kucing saya mengenal saya?” Anda sekarang dapat yakin dengan jawabannya: kucing Anda mengenal Anda. Menariknya, dia bahkan mungkin mengenal Anda lebih baik daripada Anda mengenal diri sendiri.

Pakar perilaku hewan dan pemilik hewan peliharaan telah mengamati bahwa kucing mempelajari kebiasaan teman serumahnya. Mereka tahu siapa yang menangani pemberian makan pagi, siapa yang membawa sekantong camilan di sakunya, dan siapa yang tahu tempat yang tepat untuk menggaruk. Mereka juga terampil menentukan suara dan tindakan apa yang akan mendapatkan respons yang diinginkannya dari manusia.

Kucing mungkin tidak melihat kita untuk membedakan kita. Wajah semua orang mungkin terlihat sangat mirip di mata kucing, menurut sebuah studi tahun 2005 yang dilakukan oleh para peneliti dari Pennsylvania State University dan University of Texas di Dallas. Ketika diperlihatkan gambar wajah manusia, kucing bisa membedakan majikan mereka dari orang asing sekitar 54 persen. Namun, kucing dalam penelitian ini jauh lebih baik dalam mengenali wajah kucing lain, nilainya mencapai 91 persen.

Mengenali suara Anda

Beberapa ahli berspekulasi bahwa wajah manusia tak terlalu penting bagi kucing. Tidak seperti anjing, kucing bergabung dengan masyarakat manusia dengan caranya sendiri. Hewan pengerat datang ke desa manusia untuk memakan biji-bijian yang disimpan di sana, dan kucing datang untuk memburu hewan pengerat itu. Manusia pun mulai memelihara kucing.

Kucing tidak merasa perlu membaca gerak tubuh dan ekspresi manusia dengan cara yang sama seperti yang dilakukan anjing. Dan sebagai hasilnya, mereka mungkin tidak mengembangkan pemahaman yang sama tentang wajah manusia.

Kucing kemungkinan mengenali kita dengan cara lain, seperti melalui aroma, sentuhan, dan suara. Sebuah studi tahun 2013 dari para ilmuwan di University of Tokyo menemukan bahwa kucing dapat membedakan rekaman suara pemiliknya dengan rekaman suara orang asing.

Kucing-kucing dalam penelitian itu sebagian besar mengabaikan rekaman orang asing yang memanggil nama mereka tetapi akan menyentakkan telinga mereka ketika mendengarkan suara pemiliknya. Tentu saja, tak ada kucing dalam penelitian itu yang benar-benar bangkit untuk mencari pemiliknya yang tidak ada!

Nah sekarang kita sudah tahu kan bahwa anjing atau kucing peliharaan kita sebenarnya mengenali kita dengan cara mereka sendiri-sendiri.

Komentar