Home » Anjing Lucu » Apakah Anjing Bisa Memahami Arti Senyuman Manusia?

Apakah Anjing Bisa Memahami Arti Senyuman Manusia?

Setiap pemilik anjing dapat memberi tahu Anda bahwa anjing mampu menilai karakter orang-orang. Mereka dapat membaca banyak hal tentang orang di sekitar kita, dari bau kita sampai bahasa tubuh kita. Tetapi apakah mereka bisa memahami kita dengan baik sehingga mereka juga dapat membaca ekspresi wajah? Secara khusus, apakah anjing mengerti senyuman? Sains berusaha menjawab pertanyaan ini secara ilmiah.

Senyuman anjing

Anjing mengerti bahasa tubuh

Anjing telah berkembang untuk dapat membaca manusia dengan sangat baik. Pada masa-masa awal hubungan anjing dengan manusia, kemampuan ini membantu anjing bertahan di atas rantai makanan. Anjing sangat piawai dalam meramalkan apa yang diinginkan manusia dan kemudian melakukan hal-hal itu sehingga mereka berharap akan mendapatkan makanan dan perlindungan sebagai imbalannya.

Seiring waktu, anjing telah menyempurnakan keterampilan ini dan kini mereka bisa menggunakan isyarat, konteks, dan pengalaman untuk memahami manusia di sekitar mereka, termasuk isyarat non-verbal, seperti ketika kita menunjuk ke suatu objek atau melihat ke arah tertentu. Karena penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 93 persen dari semua komunikasi manusia adalah non-verbal, ini adalah keterampilan yang berguna bagi anjing untuk dikembangkan.

Anjing memahami isyarat nonverbal manusia

Selain memahami bahasa tubuh, anjing juga mampu menangkap makna di balik isyarat non-verbal lainnya yang kita berikan, seperti tepuk tangan. Meski bertepuk tangan dapat menakuti anjing pada awalnya, terutama anjing yang sering gelisah dengan suara keras, ada bukti yang menunjukkan bahwa kebanyakan anjing merasa bertepuk tangan adalah cara konyol kita untuk mengatakan bahwa kita menyukai sesuatu (bila anjing diberi kesempatan untuk mempelajarinya). Ini adalah kunci dari pertanyaan tentang senyuman karena banyak hal yang dipahami anjing didapatkannya dari belajar, bukan bawaan.

Anjing mengerti emosi

Gambar anjing senyum

Ada juga banyak bukti yang menunjukkan bahwa anjing memahami dan merasakan emosi manusia. Penelitian telah menunjukkan bahwa anjing mampu mencocokkan nada emosional suatu suara (bahkan ketika seseorang berbicara dalam bahasa yang tidak pernah didengar anjing) dengan emosi yang sesuai dengan gambar wajah manusia.

Ini artinya, jika Anda menunjukkan pada anjing gambar wajah orang yang bahagia, sedih, dan marah lalu memainkan rekaman suara orang berbicara dengan suara sedih, anjing akan melihat gambar orang yang sedih karena dia mengerti nada orang bersedih. Kemampuan ini disempurnakan dengan kemampuan anjing yang luar biasa untuk beradaptasi dengan apa yang manusia inginkan. Inilah alasan yang masuk akal mengapa anjing Anda akan langsung memeluk Anda saat Anda pulang ke rumah dengan wajah sedih.

Anjing mengerti ekspresi wajah

Pada tahun 2015, para peneliti dari University of Veterinary Medicine Vienna menunjukkan bahwa anjing dapat membedakan antara ekspresi wajah emosional yang berbeda. Para peneliti mencatat bahwa keterampilan ini mungkin merupakan sesuatu yang dikembangkan anjing setelah menghabiskan banyak waktu dengan manusia, tetapi karena penelitian itu hanya berlaku untuk hampir semua anjing peliharaan di Amerika, itu tidak menjadi patokan pasti bagi semua anjing di dunia, termasuk anjing Anda.

Jadi, apakah anjing mengerti senyuman?

Jawaban singkatnya adalah ya. Jawaban panjangnya menggabungkan semuanya di atas. Dengan kemampuan mereka membaca emosi dan ekspresi wajah manusia, anjing pasti mampu memahami senyuman. Beberapa penelitian bahkan lebih fokus pada kemampuan anjing mengenali senyum dan hasilnya menunjukkan mereka memahami bahwa senyuman berkorelasi dengan hal baik, walaupun mereka tidak sepenuhnya menghubungkan senyuman dengan emosi suka cita.

Monique Udell, yang mempelajari kognisi dan perilaku anjing di University of Florida, mengatakan kepada LiveScience bahwa anjing tidak dilahirkan dengan pengetahuan tentang apa arti senyum bagi manusia, tetapi mereka mempelajarinya dari waktu ke waktu karena dikaitkan dengan momen baik dan penguatan positif, seperti pemberian makanan ekstra dan panggilan “good boy” ketika dia mampu melakukan sesuatu dengan benar.

Komentar