Home » Anjing Lucu » Anjing Bermain dengan Bangkai Hewan, Apakah Itu Berbahaya?

Anjing Bermain dengan Bangkai Hewan, Apakah Itu Berbahaya?

Terkadang, anjing menjadi makhluk paling lucu di rumah sekaligus yang paling jorok! Pada suatu hari mereka akan menyapa kita dengan keramahan dan kelucuannya, lalu sejurus kemudian mereka melihat ada kotoran kucing dan memutuskan untuk memakannya. Anda tentunya jijik bukan dengan perilaku ini, apalagi setelah memakan benda-benda kotor anjing menghampiri Anda dan menjilat wajah Anda!

Anjing membawa hewan mati

Kelucuan dan kejorokan anjing adalah sebuah paradoks yang menarik. Kita pasti ingin mengekang perilaku kotor itu untuk alasan yang jelas, tetapi bagaimana bila perilaku jorok itu juga berpotensi menimbulkan bahaya bagi dirinya? Bicara soal perilaku jorok anjing yang berpotensi berbahaya, memakan hewan mati berada di urutan teratas dalam daftar. Inilah yang perlu Anda lakukan jika anjing Anda memakan bangkai hewan dan apa alasan mereka melakukannya.

Kenapa anjing tertarik pada bangkai dan hal-hal jorok lainnya?

Seperti banyak perilaku lain yang berhubungan dengan anjing, semua ini bermuara pada bau. Hewan mati berbau busuk dan sangat menjijikkan, namun bagi anjing bau itu menggoda. Hewan yang sudah lama mati berbau lebih busuk (yang bagi anjing baunya lebih menyenangkan), yang berarti anjing akan semakin tertarik dengan bangkai yang membusuk di jalanan yang sudah ada selama beberapa hari.

Ada beberapa alasan mengapa anjing terobsesi dengan bau yang membuat kita muntah. Satu teori populer melacak perilaku ini ke nenek moyang anjing, serigala, yang memiliki alasan kuat untuk bertahan hidup dengan berkeliaran di sekitar benda-benda kotor seperti hewan mati dan kotoran. Bau yang kuat dari benda-benda ini dapat membantu menutupi bau anjing (atau serigala), yang membantu mereka bersembunyi dari calon pemangsa.

Kita juga harus menjawab pertanyaan ini dari sudut pandang yang sangat manusiawi. Manusia berkembang sangat berbeda dengan anjing, jadi bau busuk yang membuat kita menjauh akan berubah menjadi bau yang sedap bagi anjing, yang memiliki alasan untuk tertarik pada aroma itu. Manusia secara instingtif menolak bau busuk itu untuk mencegah bahaya, misalnya mencegah penyebaran penyakit, atau melalui proses belajar (bahwa bau busuk adalah tanda ada hewan mati yang mengandung banyak bibit penyakit).

Kenapa anjing membawa hewan mati di mulutnya?

Anjing memburu hewan

Ini sebenarnya bukan “kesalahan anjing.” Saat ini, sebagian besar anjing ditugaskan menjadi sahabat setia manusia. Faktanya, kebanyakan ras anjing yang sekarang kita kagumi karena kelucuan dan kesetiannya dulu dikembangbiakkan untuk melakukan pekerjaan yang sangat spesifik, salah satunya membunuh dan mengambil hewan mati.

Jika Anda memiliki anjing pemburu (anjing yang memiliki kata “hound” dalam namanya serta anjing seperti Beagle dan Dachshund), maka Anda sebenarnya sedang hidup bersama seekor pembunuh alami. Dan jika Anda menyukai Labrador atau Golden retriever, kata “retriever” yang disematkan pada nama mereka berarti mereka memiliki naluri alami untuk mengambil hewan mati di mulut mereka dan membawanya kembali kepada Anda.

Kabar baiknya adalah jika anjing peliharaan Anda yang dibiakkan sebagai anjing pemburu berjalan mendekati Anda dengan hewan mati di mulutnya, dia kemungkinan tidak akan mencoba memakannya di depan Anda karena tugasnya adalah membawa kembali “buruan” itu kepada Anda.

Mengapa anjing menggunakan hidung dan mulut untuk meneliti barang kotor?

Bila manusia cenderung menyerap sebagian besar informasi di sekitar melalui penglihatan, indra utama anjing adalah penciuman, yang berarti mengendus adalah cara mereka mempelajari dunia di sekitar mereka. Apa yang disebut bau busuk dan bau sedap adalah produk dari budaya kita.

Sebaliknya, anjing tidak berasal dari budaya kita. Mereka tidak mewarisi sistem nilai kita (kecuali kita secara eksplisit melatih mereka) dan dibiarkan dengan kecenderungan mereka sendiri. Bagi anjing, tidak ada bau yang baik atau buruk (dengan beberapa pengecualian); bau hanyalah cara anjing melihat dunia. Bau hanyalah informasi.

Apakah bermain dengan bangkai berbahaya untuk anjing?

Inilah kabar baiknya: Dalam kebanyakan kasus, bermain dengan bangkai hewan (mengendus, menjilat, memukul, menggigit, berguling-guling, dll) tidak terlalu berbahaya untuk anjing Anda. Namun, ada dua hal yang harus Anda khawatirkan yang dapat mengubah itu: Jika hewan yang mati itu ternyata sudah diracun hingga mati, racun itu bisa jadi juga beracun bagi anjing Anda jika dia sampai memakannya. Racun tikus adalah masalah umum yang harus diwaspadai.

Hal lain yang perlu dikhawatirkan adalah kemungkinan hewan tersebut membawa bakteri penyebab penyakit yang bisa dibawa oleh anjing Anda juga. Salah satu yang paling berbahaya adalah clostridium botulinum (yang kadang-kadang ditemukan dalam hewan yang mati serta makanan yang tidak dimasak atau busuk, jadi jauhkan anjing Anda dari tempat sampah) yang bisa menyebabkan botulisme.

Anjing jarang terjangkit botulisme, tetapi efeknya bisa serius. Ketika neurotoxin menguasai tubuh anjing Anda, ini akan menyebabkan kelemahan di seluruh tubuhnya, mulai dari kaki belakang dan kemudian maju ke tubuh, kaki depan, leher, dan akhirnya menyebabkan kelumpuhan keempat anggota badan. Dalam kasus yang paling parah, kelumpuhan dapat berdampak pada kemampuan anjing untuk bernapas, yang menyebabkan kematian.

Komentar