Home » Kucing Lucu » Begini Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir

Begini Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir

Pada umumnya, anak kucing yang baru lahir yang belum berusia 8 minggu harus selalu berdekatan dengan induknya. Hal ini dikarenakan anak kucing belum mampu untuk buang air kecil maupun besar tanpa mendapatkan rangsangan dari induknya. Selain itu, mereka juga belum mampu menghasilkan suhu tubuh sendiri sehingga membutuhkan peran induknya. Apabila tetap berada pada suhu dibawah 27 derajat, maka akan rentan bagi mereka terkena hipotermia bahkan mati jika tidak dihangatkan.

Terkadang, ada kasus dimana induk menolak untuk menyusui dan merawat anaknya. Hal ini dikarenakan ketika anak kucing tersebut baru lahir terlalu banyak dipegang oleh manusia. Sehingga, tubuh mereka menjadi bau manusia yang mengakibatkan induknya tidak mengenali bau anaknya serta menolak untuk menyusui. Akibatnya, lama-kelamaan anak kucing tersebut akan mati.

Dengan kasus seperti di atas, peran pemilik sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup anaknya tersebut jika tidak ingin mereka mati karena tidak dirawat dengan baik dan benar. Berikut ini cara merawat ;

Mencarikan Induk Angkat

Mencarikan induk angkat bagi kucing bukanlah hal yang mudah. Karena induk angkat belum tentu mau menerima , tetap awasi selalu anak kucing anda untuk mengantisipasi induk angkat membunuh anak angkat yang ditolaknya. Untuk menghindari resiko tersebut, cobalah untuk menyamarkan bau dengan cara mengusapkan bulu anak kandung dari induk tersebut kemudian usapkan pada kucing Anda. Dengan begitu, peluang kucing Anda diterima lebih besar.

anak kucing

Memastikan Tempat Tidur dan Selimut Selalu Hangat

Anakan kucing yang baru lahir cenderung memerlukan suhu yang hangat karena mereka belum mampu menghasilkan panas bagi tubuhnya. Untuk itu, pastikan untuk menyediakan tempat yang hangat, kering, dan jauh dari predator. Usahakan jaga suhu tubuh mereka antara 31-33 derajat celcius selama minggu pertama, minggu berikutnya mereka memerlukan suhu 27 derajat celcius. Barulah ketika usia mereka mencapai 5 minggu keatas, mereka sudah mampu bertahan pada suhu-suhu di bawah suhu kamar.

Media yang dapat Anda gunakan antara lain kardus atau kotak yang kokoh yang telah dilapisi dengan selimut atau kain bekas bersih. Tempatkan juga sebuah botol yang berisi air hangat sebagai pengganti suhu tubuh induknya. Perhatikan kehangatan botol tersebut, jangan terlalu panas yang dapat melukai kulit anakan kucing Anda. Letakkan pada bawah selimut mereka agar tidak bersentuhan langsung. Ganti botol hangat secara rutin jika sudah dingin, karena jika suhu menurun, maka anakan kucing dapat mati.

Memberikan Susu

Pemberian susu bagi anakan kucing yang tidak mendapatkan susu dari induknya sangatlah penting karena mereka membutuhkan asupan nutrisi pengganti untuk pertumbuhannya. Apabila dibiarkan, maka lama-kelamaan mereka akan mati. Berikan mereka susu yang diformulasikan khusus bagi anakan kucing yang baru lahir. Anda dapat membelinya di petshop dengan rekomendasi dari dokter hewan. Yang harus anda perhatikan adalah, jangan memberikan susu manusia kepada anakan kucing Anda, karena susu manusia mengandung laktosa tinggi yang dapat merusak saluran pencernaan mereka. Anda dapat menggunakan dot khusus atau sedotan untuk memberikan susu pada anakan kucing, biarkan mereka menghisap atau menjilat sendiri cairan susu dari alat tersebut.

Caranya dengan menempatkan perut kucing di atas handuk untuk memudahkan mereka untuk berpegangan, kemudian buka mulutnya dengan jari Anda dengan lembut, masukkan ujung dot atau sedotan dengan perlahan diantara rahangnya.

Usia kucing menentukan banyaknya susu yang dibutuhkan bagi asupan yang diberikan bagi mereka. Biasanya, diperlukan 8 cc untuk setiap ons berat tubuhnya dalah satu hari. Sebaiknya, Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter hewan mengenai pemberian susu secara lebih mendetail. Ciri seekor anakan kucing yang telah terpenuhi asupan susunya adalah timbulnya gelembung udara di sekitar mulutnya serta perut yang tampak bulat.

Membantu Anak Kucing untuk BAB

Pada anakan kucing yang memiliki induk, biasanya akan distimulus oleh induknya dengan menjilati perut anakan kucing sehingga kotoran yang ada di dalam perut terdorong melalui anus. Tetapi bagi anakan kucing yang tidak memiliki induk, anda dapat membantunya dengan cara menggosok perut dan anus secara lembut menggunakan tisu atau kapas yang dibasahi dengan air hangat. Gosok dengan hati-hati untuk menghindari luka pada anakan kucing Anda.

Rutin Menjaga Kebersihan Tubuh Anak Kucing

Anak kucing yang baru lahir cenderung mengahabiskan waktunya untuk tidur, akibatnya area di sekitar mata dipenuhi banyak kotoran mata. Bersihkan area sekitar mata menggunakan kain atau tisu yang dibasahi dengan air hangat secara perlahan sampai kotoran yang menempel hilang. Perhatikan pula kebersihan area tali pusar karena area tersebut sering kotor. Usaplah bulu mereka dengan handuk basah yang hangat untuk menjaga kebersihan bulu mereka.

Melatih untuk BAB pada Tempatnya

Melatih kucing untuk buang air pada tempatnya sejak dini agar mereka terbiasa saat dewasa. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengisi pasir pada box yang telah disediakan dengan ketinggian yang rendah. Giringlah mereka ketika telah selesai makan ke dalam box. Segera letakkan anak kucing ke dalam box pasir ketika usianya 4 minggu, latih juga untuk membantu menggerakkan kaki mereka menggaruk pasir untuk menutup kotoran.

Melatih Pergerakan Anak Kucing

Selain pemberian susu dan makanan selama 3 minggu, otot-otot tubuh serta syaraf pada anak kucing perlu dilatih agar kucing tampak lebih atraktif dan lincah. Setelah mata anak kucing terbuka, mereka biasanya ingin keluar dari dalam box untuk bermain. Berikan mainan yang dapat merangsang pergerakan anak kucing seperti bola-bola atau tali-talian.

Memberikan Kasih Sayang dan Perhatian

Selain makanan dan tempat tinggal, anak kucing juga membutuhkan kasih sayang dan kedekatan emosional dengan pemiliknya. Membelai dan mengelus lembut tubuh mereka dapat membuat mereka merasa nyaman dan diperhatikan. Selain itu, kucing yang dirawat dengan penuh kasih sayang dan perhatian akan cenderung lebih setia dan pandai kepada pemiliknya.

 

 

Komentar