Home » Kucing Lucu » 9 Ras Kucing Lucu yang Punya Telinga Besar

9 Ras Kucing Lucu yang Punya Telinga Besar

Telinga besar selalu menjadi faktor yang membuat kucing terlihat lebih lucu dan menawan. Di alam liar, telinga yang besar berperan penting dalam kelangsungan hidup beberapa hewan. Misalnya, telinga gajah yang besar dan mengibas membantu mengatur suhu tubuh dan memungkinkan mereka mendengar suara yang jauh.

Kucing Kuping Besar

Telinga kucing berfungsi seperti parabola yang membantu kucing di alam liar mendeteksi suara terkecil sehingga mereka bisa memburu mangsanya. Di rumah, sebagian besar kucing domestik menggunakan telinga mereka yang mengesankan untuk mendengarkan orang-orang favorit mereka pulang setelah bekerja, suara kantong makanan, atau suara Anda membuka tutup kaleng makanan kucing.

Nah kali ini kami akan hadirkan beberapa ras kucing lucu yang dikenal punya telinga besar.

1. Kucing Siam

Gambar kucing siam

Kucing Siam berukuran besar, panjang, dan lentur, dengan telinga yang besar (seperti sepupu mereka kucing Bali, telinga kucing Siam juga digambarkan berukuran “sangat besar” dalam standar peranakan).

Dinamai sesuai tempat asalnya, Siam, yang sekarang dikenal sebagai Thailand, jenis ini sangat populer di kalangan pecinta kucing sejak akhir 1800-an. Kucing Siam penyayang tapi juga cerewet. Para peternak menyukai vokalisasi kucing ini.

Bulu yang lembut, halus, dan pointed, serta mata biru berbentuk almond menjadi ciri khas kucing Siam yang membedakannya dengan ras kucing lainnya.

2. Kucing Bali

Gambar kucing Bali

Menurut standar ras kucing Bali, telinga mereka “luar biasa besar.” Kucing Bali diperkirakan berasal karena mutasi gen spontan pada ras kucing Siam yang melahirkan kucing Siam versi berbulu panjang, yang mulai dikembangkan pada tahun 1940-an.

Kuat, berotot, dan elegan, trah ini dinamai berdasarkan para penari Bali yang anggun. Bulunya yang halus dan panjang terletak dekat dengan tubuh dan tak bisa menggimbal. Bulu panjang nan indah di ekor menjadi ciri khasnya yang lain.

Mirip temperamen kucing Siam, kucing Bali penuh kasih sayang, jenaka, dan vokal, meskipun tidak cukup cerewet seperti kerabat Siamnya.

3. Kucing Cornish Rex

Kucing Cornish Rex

Dengan mantel ikalnya yang khas serta telinga raksasanya yang seperti kelelawar, Cornish Rex benar-benar menyenangkan untuk dilihat. Ras ini mendapatkan namanya dari tempat asalnya, Cornwall, Inggris, di mana Cornish Rex pertama muncul di antara anak-anak kucing seperindukan yang biasanya lahir di lumbung.

Anak kucing kecil berwarna krem dengan bulu ikal seperti domba adalah hasil dari mutasi genetik acak. Pemilik induk kucing, yang mengenali keunikan anak kucing ini, membawanya kembali ke induknya dan menghasilkan lebih banyak anak kucing yang berbulu keriting dan ras kucing baru pun lahir.

Baca Juga: 9 Ras Kucing Lucu yang Memiliki Bulu Putih Indah

4. Kucing Abyssinian

Gambar kucing Abyssinian

Telinga kucing Abyssinian waspada, besar, dan tampak “seolah-olah sedang mendengarkan,” sesuai dengan standar peranakannya. Kucing Abyssinian adalah salah satu ras kucing tertua. Ada ketidaksepahaman tentang asal-usul kucing ini.

Meskipun jenis ini dinamai Abyssinia, yang saat ini merupakan negara Ethiopia, bukan berarti mereka diperkirakan berasal dari sana, tetapi karena spesimen pertama dari jenis ini yang dibawa ke pameran kucing di Inggris pada akhir 1800-an berasal dari sana.

Kucing Abyssinian adalah kucing yang cerdas, suka bermain-main, dan berorientasi pada manusia sehingga mereka merupakan sahabat berbulu yang baik.

5. Kucing Devon Rex

Gambar kucing Devon Rex

Telinga besar Devon Rex yang mungil ini memberikan penampilan bak peri dan ekspresi nakal. Trah ini sangat supel dan menyenangkan, beberapa orang bahkan menggambarkan kucing Devon Rex seperti anjing.

Bentuk tubuh kecil dan kepribadian penuh semangat membuat mereka terlihat dan bertindak seperti anak kucing di sebagian besar hidup mereka. Bulu Devon Rex, yang hadir dalam warna dan pola pelangi yang tak terbatas, lembut dan bergelombang dan akan tampak makin bergelombang ketika Anda mengelusnya.

6. Kucing Oriental

Gambar kucing Oriental

Kucing Oriental dikembangkan dari kucing Siam, jadi tidak mengherankan kalau jenis ini memiliki telinga raksasa yang sama dengan sepupu Siamnya. Kucing Siam hanya memiliki pola bulu pointed (tubuh berwarna lebih terang dengan “titik” warna lebih gelap di telinga, ekor, wajah dan kaki) dan bulu pendek.

Beberapa peternak kemudian berinisiatif untuk memperluas palet warna dan panjang bulu. Kucing Oriental terlihat sangat mirip dengan kucing Siam, tetapi hadir dalam ratusan kombinasi warna, pola, dan panjang bulu.

7. Kucing Chausie

Gambar kucing Chausie

Telinga kucing Chausie yang besar dan tampak eksotis bertengger di atas kepalanya, berdiri agak miring ke luar. Kucing hibrida ini dikembangkan pada era 1990-an setelah mengawinkan spesies liar kucing hutan (felis chaus) dengan kucing domestik. Hasilnya adalah seekor kucing peliharaan yang jinak dengan keanggunan kucing liar.

Meskipun Chausie hari ini jauh lebih jinak daripada kucing liar, jenis ini bukanlah kucing pangkuan. Kebanyakan Chausie lebih suka bermain dan beraktifitas (bahkan berjalan dengan tali di luar) daripada bersantai.

8. Kucing Savannah

Gambar kucing Savannah

Kucing Savannah dikembangkan pada 1980-an dari perkawinan antara kucing domestik betina dan serval jantan Afrika, kucing liar asli Afrika. Pembiakan ini menghasilkan anak kucing betina yang memiliki ciri-ciri ibu kucing rumahan dan ayah serval liar. Anak kucing itulah yang menjadi dasar dari kucing Savannah.

Telinga Savannah yang besar dan tinggi yang terletak di bagian atas kepala mereka merupakan bagian besar dari keseluruhan penampilan liar kucing ini. Bahkan, standar peranakannya menyatakan bahwa telinga kucing Savannah harus “sangat besar.”

Selain itu, Kucing Savannah juga memiliki kaki yang panjang, tubuh yang panjang dan ramping, serta bulu bertutul yang mengingatkan pada serval Afrika.

9. Kucing Sphynx

Gambar kucing Sphynx

Entah Anda menyukai penampilan keriput mereka atau berpikir mereka terlihat seperti alien bertelinga besar, kucing Sphynx selalu tampil beda. Tidak sepenuhnya gundul, kucing Sphynx sebenarnya memiliki bulu di tubuh mereka.

Beberapa kucing Sphynx tampak hampir tak berbulu dengan hanya memiliki sedikit bulu pendek dan halus di kaki, telinga, dan ekor. Yang lain memiliki bulu-bulu halus dan lembut yang menutupi seluruh tubuh mereka.

Nah itulah sembilan ras kucing yang punya telinga besar. Mana favorit Anda?

Komentar