Home » Ikan Hias » 7 Jenis Ikan Cichlid Tercantik dan Terfavorit untuk Akuarium Rumahan

7 Jenis Ikan Cichlid Tercantik dan Terfavorit untuk Akuarium Rumahan

Jika Anda tertarik untuk memelihara ikan cichlid, banyaknya spesies cichlid bisa menyebabkan Anda bingung memilihnya. Ada cichlid Amerika Selatan, cichlid Malawi, cichlid Tanganyika, cichlid Amerika Tengah, lalu cichlid kerdil, cichlid besar, cichlid agresif, cichlid jinak, dan banyak lainnya. Anda tinggal pilih sendiri sesuai selera!

Dan untuk membantu Anda memilih cichlid peliharaan, kami telah membuat daftar tujuh jenis cichlid favorit untuk akuarium rumahan. Kami mengambil sampel spesies cichlid dari seluruh penjuru dunia yang dirasa paling berwarna dan menarik, dengan berbagai temperamen. Yuk simak bersama.

1. Angelfish (genus Pterophyllum)

Foto Ikan Angelfish

Bicara soal cichlid, tentu tak lengkap kalau kita tidak bicara angelfish alias manfish. Ikan hias klasik ini telah menjadi favorit penghobi selama bertahun-tahun dan masih merupakan salah satu cichlid paling populer. Yang paling umum dipelihara adalah Pterophyllum scalare, yang dibiakkan secara selektif dan ekstensif. Cichlid ini tersedia dalam segala macam warna dan pola yang indah.

Angelfish yang dipelihara dengan baik akan sangat memanjakan mata, tetapi perlu diingat bahwa ada beberapa kesalahpahaman tentang cichlid ini. Bertentangan dengan apa yang sering diberitahukan oleh banyak sumber (dan bahkan oleh toko akuarium), angelfish bukanlah ikan untuk akuarium kecil. Mereka tidak boleh tinggal sendirian: struktur sosial mereka yang kompleks membuat kelompok angelfish yang terdiri atas sedikitnya lima hingga enam ekor ikan diperlukan. Angelfish boleh dicampur ikan lain, tetapi hindari ikan yang lincah, sangat aktif, atau terlalu kecil.

Setup ideal untuk akuarium angelfish adalah biotope Amazon dengan banyak tutupan daun dan kayu. Corydoras bisa menjadi pilihan teman seakuarium yang hebat dan cukup kuat untuk dibiarkan sendirian tanpa mengganggu angelfish.

2. Discus (genus Symphysodon)

Foto Ikan Discus

Sama seperti angelfish, ikan discus dianggap sebagai primadona oleh banyak aquarist. Discus adalah raja cichlid, dan bahkan mungkin raja dari semua ikan akuarium tawar. Status eksklusif ini sepertinya muncul karena cara perawatan discus yang terbilang sangat sulit. Discus jelas tidak cocok untuk pemula. Tetapi apakah mereka hanya bisa dipelihara oleh aquarist yang berpengalaman? Tentu saja tidak. Jika Anda mengikuti panduan perawatan discus yang benar, maka memelihara discus agar tetap bahagia dan sehat bukanlah hal yang mustahil.

Setup biotope Amazon adalah lingkungan discus yang sempurna. Menambahkan beberapa tanaman bisa dicoba, tetapi perlu diingat bahwa ikan ini membutuhkan air yang sangat hangat, lunak, dan cukup asam. Tidak semua tanaman cocok dengan kondisi air ini. Hal yang sama berlaku untuk teman seakuarium: pilihlah dengan hati-hati! Hatchetfish dari genus Carnegiella bisa jadi pilihan bagus karena mereka tidak tinggal di lapisan air yang sama dengan discus dan sangat tenang.

Baca Juga: 9 Ikan Terbaik yang Cocok Dicampur dengan Discus

3. Electric Blue Cichlid (Sciaenochromis fryeri)

Foto Ikan Electric Blue Cichlid

Juga dikenal sebagai electric blue hap, pejantan dari spesies cichlid Malawi ini sangat indah dipandang. Ikan ini adalah pilihan bagus jika Anda memiliki pengalaman memelihara ikan dan ingin mendirikan akuarium cichlid Malawi! Substrat berpasir, banyak gundukan batu, dan air keras/sadah dengan pH dasar adalah keharusan bagi ikan ini.

Jika Anda ingin memeliharanya, ingatlah bahwa Anda harus memelihara beberapa betina untuk setiap satu pejantan guna mencegah stres perkawinan. Kelompok yang terdiri atas satu pejantan dan setidaknya tiga betina sudah ideal. Anda bisa mencampurnya dengan ikan lain, tetapi hindari ikan yang berukuran lebih kecil. Electric blue cichlid adalah predator yang dengan senang hati akan memakan apa pun yang masuk ke mulut mereka!

Jika Anda tidak suka setup spesies tunggal, maka carilah spesies cichlid Malawi lainnya yang kira-kira berukuran sama dan tidak terlalu agresif. Pleco besar yang dapat mentolerir air sadah dan pH tinggi juga bisa menjadi pilihan yang baik.

4. Convict Cichlid (Amatitlania nigrofasciata)

Foto Ikan Convict Cichlid

Tertarik membiakkan cichlid? Convict cichlid bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Anda. Jika Anda ingin membuat setup akuarium spesies tunggal, maka ikan ini juga bisa Anda pilih. Meskipun cichlid Amerika Tengah bergaris ini sering dijual kepada aquarist pemula sebagai ikan komunitas yang sempurna, mereka sebenarnya kurang cocok dicampur ikan lain dan agak agresif. Kelebihannya, mereka cukup mudah dirawat dan cocok untuk pemula.

Akuarium bervolume minimal 30 galon (113 liter) pas untuk satu pasangan. Jika Anda ingin memelihara lebih banyak, gunakan akuarium yang jauh lebih besar untuk mencegah agresi teritorial. Batuan, kayu, dan tempat persembunyian seperti gua dan pot bunga akan disukainya. Tanaman yang kokoh juga cocok, tetapi jangan tanam di substrat untuk mencegah pencabutan atau pengrusakan oleh ikan. Parameter air tidak menjadi masalah serius selama Anda rutin menguras air dan menjaga stabilitasnya.

5. Cockatoo Cichlid (Apistogramma cacatuoides)

Foto Ikan Cockatoo Cichlid

Ikan Amerika Selatan yang berwarna-warni ini disebut cockatoo cichlid karena alasan khusus. Pejantannya dapat mengembangkan warna kuning-oranye yang menakjubkan pada sirip punggungnya yang menyerupai mahkota, yang akan ‘menyala’ saat ikan menjadi agresif atau saat akan kawin. Ukurannya yang lebih kecil dan perawatan yang relatif mudah menjadikan cichlid ini bagus untuk pemula.

Akuarium panjang sekitar 20 galon (75 liter) sudah cukup besar untuk menampung sepasang cockatoo cichlid. Air yang relatif lunak dan pH yang sedikit asam cocok untuk mereka. Pastikan untuk menyediakan banyak tempat persembunyian dalam bentuk tanaman, dekorasi, dan gua. Karena ini adalah cichlid kerdil yang tidak terlalu agresif, mereka dapat dipelihara dalam setup akuarium komunitas selama tidak ada spesies agresif yang hadir di sana. Ikan kawanan kecil seperti neon tetra bisa menjadi teman yang baik untuk cockatoo cichlid.

6. Peacock Cichlid (Aulonocara jacobfreibergi)

Foto Ikan Peacock Cichlid

Sebagai genus lain yang berwarna luar biasa dari Danau Malawi, Aulonocara lebih dikenal secara kolektif sebagai peacock cichlid. Semua subspesiesnya cantik, tetapi Aulonocara jacobfreibergi (juga dikenal sebagai Malawi butterfly atau African butterfly peacock) adalah salah satu yang paling menakjubkan dari semuanya. Pejantan biasanya menampilkan perpaduan warna biru dan oranye yang mempesona serta pembatas vertikal yang halus, tetapi sebenarnya ada beberapa varietas warna lain di luar sana yang semuanya spektakuler.

Karena spesies ini secara alami suka menyaring substrat untuk mencari makanan, penting untuk menggunakan pasir daripada kerikil. Jaga pH tetap tinggi dan air tetap sadah; beberapa tanaman yang secara alami muncul di danau Malawi, seperti Vallisneria, dapat digunakan. Kualitas air harus bagus setiap saat. Pilihan teman seakuariumnya sedikit terbatas karena temperamen ikan ini, tetapi electric blue cichlid dan varietas pleco besar yang cocok dengan parameter air ini bisa menjadi pilihan yang baik.

7. Yellow Lab Cichlid (Labidochromis caeruleus)

Foto Ikan Yellow Lab Cichlid

Masih di cichlid Danau Malawi, kali ini ada yellow lab cichlid yang memiliki warna-warni menakjubkan untuk mempercantik akuarium cichlid Anda. Cichlid ini adalah varietas Mbuna yang digemari oleh para cichlid lovers karena sifatnya yang damai. Mereka bisa hidup dalam komunitas dan akan cocok dengan campuran biotope Malawi yang diisi banyak varietas Mbuna lainnya. Pastikan untuk memelihara beberapa betina untuk setiap pejantan: betina tersebut dapat dikejar-kejar dengan intens selama waktu kawin yang bisa membuatnya stres.

Untuk meniru habitat alami yellow lab cichlid, berikan substrat berpasir berwarna terang dan banyak formasi batuan. Jaga pH dasar dan air tetap sadah.

Lihat juga : ikan louhan

Tags:

Komentar